Sabtu, 24 Desember 2016

DAFTAR KARTU DEBIT INDONESIA UNTUK PAYPAL DAN BELANJA ONLINE (UPDATE)


Di era globalisasi zaman modern sekarang yang Serba Online, serba cashless, dan canggih ini kalau mau apa-apa memang sudah lebih enak dan mudah dibandingkan ketika di zaman kita masih "kecil" dulu ya hehe, termasuk untuk berbelanja/bertransaksi online (E-Commerce) baik didalam maupun dari luar negeri.

Jika anda sudah mempunyai Kartu Kredit/Credit Card (CC) yang berlogo (network/prinsipal) Visa atau Mastercard (American Express, Discover, JCB, UnionPay lainnya masih agak kurang umum di Indonesia), maka tentu saja rata-rata kartu kredit keluaran bank lokal di Indonesia bisa digunakan untuk transaksi online termasuk PayPal dsb.


Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM (Foto Pribadi)
Contoh Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM

Bagi masyarakat Indonesia yang akan bertransaksi online namun belum atau tidak memiliki kartu kredit, selain dapat menggunakan bermacam-macam jenis metode pembayaran lain yang tersedia seperti bayar tunai (cash) ditempat/COD ataupun bermacam non tunai (cashless) lainnya seperti e-payment dan manual transfer seperti transfer bank/ATM, internet banking, fitur clickpay, direct debit dan autodebit, SMS banking, mobile banking, aplikasi mobile dan dompet virtual/e-wallet, transfer virtual account, potong pulsa, kode/online gift card, topup saldo/dompet e-money akun olshop, ataupun transfer via retail seperti Indomaret dsb (bahkan ada juga yang sudah coba menggunakan alternatif Bitcoin) kini selain cara diatas juga sudah bisa menggunakan sebagian (belum semua) APMK (Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu) berupa Kartu Debit/Debet/ATM (Debit Card) dan juga Secure Credit Card keluaran bank lokal di Indonesia yang sudah memakai logo Visa dan Mastercard seperti gambar Kartu Kredit diatas untuk bertransaksi langsung di PayPal dan online (CNP/MOTO/Internet) merchant/payment gateway lainnya selain Instore/POS/EDC/ATM dengan menggunakan metode pembayaran online dijaringan pemrosesan kartu kredit (Visa/Mastercard Network), baik di online merchant dari dalam negeri dan juga khususnya dari luar negeri dimana opsi pembayaran transaksi selain Kartu Kredit dan PayPal mungkin tidak selalu tersedia (termasuk mungkin opsi pembayaran lain seperti SWIFT/IBAN Bank Transfer/Wire Transfer ataupun juga Western Union, lewat jasa pembayaran Pihak Ketiga/Forwarder dsb).


Logo Prinsipal VISA dan MasterCard
Logo Prinsipal VISA dan MasterCard

Ditambah tawaran menarik dari beberapa merchant khususnya dalam negeri baik instore maupun online yang sudah bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit dan debit seperti promo, discount, cicilan (khusus kartu kredit), reward point, cashback dari bank penerbit ditambah juga kemudahan seperti pembayaran transaksi internasional lintas negara (cross border) dsb yang semuanya sudah mejadi kebutuhan (needs) zaman sekarang bukan hanya sekedar gaya hidup semata (life style) sehingga membuat semakin banyak masyarakat Indonesia yang tertarik untuk menggunakan kartu kredit dan juga kartu debit sebagai alternatif pembayaran non tunai (cashless) yang praktis dan bersifat universal di era globalisasi ini.

Banyak orang sering salah kaprah sebelumnya tentang fungsi kartu kredit dan kartu debit selain perbedaan persyaratan dan lama pengajuannya (kartu debit biasanya didapatkan instant dari tabungan, sedangkan kartu kredit biasanya membutuhkan analisa khusus dan waktu lebih lama, juga kartu kredit biasanya punya desain tampilan lebih "wah/ekslusif" ada nama, emboss, chip, dsb), khususnya dalam hal transaksi online. Perbedaan Dasar Kartu Kredit dan Kartu Debit hanyalah sumber dananya yang dipakai untuk pembayaran (Funding Source). Jika Kartu Kredit sumber dananya adalah hutang dari bank (kredit) dalam limit yang dijamin akan dibayar kemudian oleh nasabah, maka Kartu Debit sumber dananya adalah uang nasabah sendiri yang akan dipotong disaldo tabungan bank (debit). Soal akan ada perbedaan fitur khusus lainnya seperti apakah bisa transaksi online dsb adalah tergantung pertimbangan dan kebijakan masing-masing bank penerbit kartu (issuer) misalnya karena alasan keamanan/risk, peraturan atau hal tertentu dsb, serta network pembayaran yang digunakan (i.e Visa/Mastercard), jadi bukan dari jenis kartunya apakah kredit atau debit.

- Mengenai Kartu Debit Mastercard: http://www.mastercard.com/sea/consumer/debit-cards.html
- Daftar BI Untuk Kartu Kredit di Indonesia (issuer/acquirer/principal/network etc): http://www.bi.go.id/en/sistem-pembayaran/informasi-perizinan/kartu-kredit/Contents/Default.aspx
- Daftar BI Untuk Kartu Debit/ATM di Indonesia (issuer/acquirer/principal/network etc): http://www.bi.go.id/en/sistem-pembayaran/informasi-perizinan/kartu-atm/Contents/Default.aspx

Berbeda dengan Indonesia, diluar negeri seperti Amerika Serikat dan Malaysia kebanyakan kartu debit dan prepaid yang berlogo kartu kredit (Visa/Mastercard network) sudah sejak lama bisa dipakai bertransaksi online seperti kartu kreditnya. Karena itulah di PayPal juga tersedia opsi "gunakan kartu kredit atau kartu debet/debit".

Sejak E-Commerce mulai berkembang pesat di Indonesia, selain Kartu Kredit dan Transfer Banking dsb saat ini juga sudah tersedia berbagai macam pilihan Kartu Debit Online dari Beberapa Bank Lokal (tidak/belum semua bank) dimana sumber dananya langsung dari saldo tabungan yang didebit atau uang nasabah sendiri tanpa perlu acara "hutang" dulu seperti kartu kredit. Semua dengan jenis dan fitur masing-masing antara lain seperti Mandiri Debit Online, VCN BNI, BTN Debit Online, Permata Debit Online, Octopay CIMB Niaga, Mega Pass Debit Online, dan Jenius BTPN (masing-masing fitur Kartu Debit Online ini akan dibahas detail dibawah).

Ada juga Secure Credit Card (SCC) dari Bank Sinarmas yang sebenarnya termasuk kartu kredit dengan jaminan tanpa penilaian analyst dan verifikasi persyaratan macam-macam misalnya slip gaji, SKP (Surat Keterangan Penghasilan), credit history/score (SID/BI checking/IDI historis/black list) dsb, kartu kredit ini bisa dibuat hanya dengan jaminan tabungan lock deposit minimal Rp 500.000,00*** (bisa ditop-up jika ingin transaksi lebih besar baik di EDC, Withdrawal/Cash Advance/ATM, dan Online).

Selain Bank Sinarmas, sebenarnya beberapa bank besar lokal seperti BCA dan Bank Mandiri******* juga sudah mengeluarkan SCC, namun sepertinya programnya tidak ditawarkan secara terbuka untuk umum/terbuka (selektif), ternyata masih ada menunggu proses approval oleh verificator dan analyst CC seperti membuat CC biasa biarpun kita sudah menaruh jaminan lock deposit, dan aplikasi SCC harus diajukan di cabang besar/KCP/KCU. Oleh karena itulah menurut penulis untuk segi praktisnya saat ini aplikasi pengajuannya masih agak "ribet"/lama/tidak langsung instant approval, tidak seperti SCC Bank Sinarmas yang mudah dan cepat untuk umum (instant approval)***, apalagi dibandingkan dengan Kartu Debit yang lebih bisa instant lagi didapatkan hanya dengan membuka Tabungan secukupnya. Lock deposit minimalnya SCC BCA dan Bank Mandiri juga jauh lebih tinggi dari Bank Sinarmas yang hanya Rp 500.000,00*** (terakhir BCA Rp 3.600.000,00, sedangkan Bank Mandiri Rp 12.500.000,00 atau lebih). Juga ada annual fee dsb (meskipun tahun-tahun pertama biasanya gratis untuk kartu utama). Namun tentunya setiap Bank dan jenis kartunya punya kelebihan dan penawaran masing-masing, dan semua tergantung pertimbangan dan kebutuhan anda.

Update: Bank BNI dan Bank CIMB Niaga juga kembali membuka program Secure Credit Card/Pledge Card yang instant namun tetap dengan jaminan jauh lebih besar dari Bank Sinarmas bagi nasabah tabungan Xtra atau deposito (Bank CIMB Niaga) ataupun deposito (BNI) yang bersedia dilock (minimal terakhir CIMB Niaga sekitar Rp 8.000.000,00, sedangkan BNI sekitar Rp 10.000.000,00), dan juga akan pre-approved/instant approval/pasti diapprove dengan limit disesuaikan dengan lock deposit (syarat dan ketentuan mungkin berlaku, baca juga pada bagian Kartu Debit CIMB Niaga dan Kartu Debit BNI dibawah)******.

Alternatif lainnya yang sudah lebih lama umum untuk gampang memperoleh Kartu Kredit khususnya buat yang belum berpenghasilan tentu saja dengan "nebeng" hehe dapat meminta dibuatkan Kartu Tambahan bagi yang Orang Tua/Suaminya sudah mempunyai Kartu Kredit sebelumnya sebagai Penjamin (nantinya akan disebut Kartu Utama) dimana nanti bill/tagihannya akan ditagihkan ke Nasabah Kartu Kredit Utama (sudah umum juga misalnya untuk Anak Mahasiswa atau dibawah 21 tahun dan Ibu Rumah Tangga). Ada fitur yang agak mirip juga seperti kartu tambahan untuk kartu debit yaitu fitur x-Card dari Jenius BTPN (baca dibawah dan seterusnya).**

Terakhir inovasi tabungan online/berbasis aplikasi mobile Jenius dari BTPN (saat ini diprioritaskan untuk Jabodetabek, namun untuk diluar Jabodetabek tetap bisa dengan menghubungi marketing/CS Call Center Jenius BTPN/kantor cabang BTPN terdekat, baca selanjutnya dibawah untuk bantuan registrasi, aktivasi, dan pengiriman kartu keluar Jabodetabek)** merupakan tabungan yang juga menggabungkan kartu debit fisik (bisa dipakai baik POS/EDC, ATM, dan juga online) dan virtual (hanya pemakaian online), serta pembayaran dan penerimaan online transfer berbasis aplikasi mobile banking/wallet untuk Android dan iOS. Fitur untuk kartu tambahan juga tersedia.

Untuk khususnya merchant online dalam negeri dan luar negeri yang sudah menggunakan fitur 3dsecure (Visa: Verified by Visa/VBV, Mastercard: Mastercard Secure Code/MSC, dengan otentikasi/otorisasi password/OTP code dari HP) maka rata-rata semua kartu debit diatas sudah dapat digunakan.

Namun bagaimana dengan merchant online khususnya asal luar negeri yang tidak selalu menggunakan 3dsecure seperti PayPal, Ebay, Amazon, Shopify, Aliexpress, Steam, Netflix, Microsoft Store, Google Playstore, Itunes App Store, GoDaddy, Lazada dsb? Tampaknya untuk kartu debit yang bisa transaksi online hanya dengan 3dsecure/VBV saja seperti Mandiri Debit Online tidak bisa karena disyaratkan oleh pihak bank merchant onlinenya wajib memakai 3dsecure/VBV. Jika tidak menggunakan 3dsecure/VBV maka transaksi akan ditolak/gagal (pengecualian mungkin untuk beberapa merchant yang kini sudah bekerjasama resmi dengan Debit Bank Mandiri sebelumnya seperti Lazada, AliExpress, Facebook Ads, Uber dsb). Tentu saja Bank Mandiri mempunyai kebijakan dan alasan tersendiri untuk penggunaan kartu debit onlinenya (biasanya karena alasan keamanan). Untuk sebagian lain Kartu Debit Bank lainnya malah ada yang tidak bisa dipakai transaksi online sama sekali, atau hanya bisa digunakan di ATM/POS/EDC saja.

Untuk kartu debit virtual hasil SMS banking generate akun nasabah pemilik rekening/kartu debit utama seperti VCN BNI dan Octopay CIMB Niaga (nomor kartu debit Mastercard fisiknya bisa dipakai online tapi wajib dengan 3dsecure/MSC) biasanya bisa untuk semua merchant termasuk non 3dsecure namun khusus untuk PayPal terakhir ini sering sekali ditolak/gagal kalau digunakan di PayPal dsb (untuk VCN BNI kata CS nya saat ini lagi "maintenance"), namun setahu penulis  juga sebaiknya tidak digunakan di PayPal karena kebijakan PayPal memang hanya mengizinkan pemakaian kartu kredit/debit bank lokal yang fisik untuk verifikasi dan transaksi di PayPal, serta melarang penggunaan kartu virtual/VCN/Octopay dan VCC termasuk kartu prepaid/debit keluaran luar/non bank yang tidak dikeluarkan oleh institusi bank lokal/terdaftar resmi di Indonesia seperti Payoneer dan Neteller (jika dilanggar dan terdeteksi ada resiko kemungkinan kartu akan ditolak/dihapus, status tidak terverifikasi lagi, bahkan akun PayPal anda bisa kena limit dsb). Untuk bank asing yang terdaftar resmi di Indonesia tidak bermasalah jika kartunya dapat dipakai di PayPal.

Ini quote email dari CS PayPal:

Quote:A. How do I become verified?

For the time being, the only way to become verified in Indonesia is to add a debit or credit card to your PayPal account and complete the card confirmation process.

You can use any card with a Visa, MasterCard, American Express, or Discover logo. Your card must also be enabled for making international online payments. You may need to contact your bank or card issuer to find out if online payments are enabled.

Note: We don't accept VCC (virtual credit card or bank) for example from Neteller, Payoneer or VCN by BNI. 

https://www.paypal.com/id/home 
(Langkah Verifikasi Akun PayPal Dengan Kartu Kredit/Debit: http://amirz123.blogspot.co.id/2016/08/cara-memverifikasi-paypal-dengan-kartu.html)

Tujuan utama verifikasi sebenarnya adalah menkonfirmasi/verifikasi data identitas pada akun pengguna adalah benar adanya dengan membandingkan data lain yang bisa dipertanggungjawabkan secara legal (valid). Misalnya dari data yang sesuai identitas asli/ID Card ataupun data nasabah yang ada dibank resmi dengan cara menkonfirmasikan data rekening bank/kartu kredit diakun tsb dsb, sehingga manfaatnya antara lain limit/batas penarikan dan pembayaran akun bisa terangkat (PayPal).

Alasan tidak diterimanya lagi VCC/VCN/Payoneer/Neteller untuk alat verifikasi PayPal karena VCC/VCN secara teknis sifat datanya anonim/digenerate terpisah dari data akun dan identitas asli nasabah pemilik akun kartu kredit/debit fisik utama yang terdaftar di institusi bank terkait. Termasuk juga karena seringnya penyalahgunaan VCC/VCN pada verifikasi akun PayPal dengan identitas palsu (Stealth Account) yang sering digunakan untuk aktivitas ilegal seperti fraud/penipuan, money laundering, dsb yang melanggar TOS PayPal dan juga ketentuan hukum yang berlaku.

VCC/VCN juga sering diperjualbelikan bebas, dan dapat dipakai untuk verifikasi oleh nama siapa saja/orang lain yang berbeda identitasnya dengan nasabah asli yang terdaftar (abused). Hal-hal inilah yang menjadi pertimbangan pihak PayPal yang menerapkan aturan verifikasi yang valid/legal pada penggunanya (KYC/Know Your Customer) dan menghindari penyalahgunaan untuk tidak lagi menerima VCC/VCN buat verifikasi akun PayPal. Sedangkan VCC dan kartu prepaid/debit asal luar negeri seperti Neteller dan Payoneer juga tidak lagi diterima oleh PayPal karena bukan dikeluarkan oleh institusi bank/keuangan yang resmi terdaftar di Indonesia (locally licensed) seperti daftar diatas. Note: untuk bank asing yang terdaftar resmi secara lokal di Indonesia maka dapat saja diterima PayPal jika kartunya memang bisa dipakai online/PayPal.

Dengan status akun PayPal anda yang sudah terverifikasi dan terkonfirmasi secara legal dengan Kartu Kredit/Debit lokal fisik bukan hanya bermanfaat untuk rasa lebih aman serta percaya diri dan lebih praktis dalam berbelanja online, namun juga dalam menerima dan menarik pembayaran, berbisnis online dsb dengan PayPal.

Sebenarnya ada juga kelebihan pemakaian nomor kartu virtual (temporary virtual card) hasil SMS banking generate akun nasabah pemegang kartu kredit/debit fisik seperti VCC, VCN BNI dan Octopay CIMB Niaga antara lain memang lebih aman dari kemungkinan fraud atau susah dicuri karena umurnya yang biasanya pendek/temporer dan limit belanjanya terbatas sesuai yang direquest nasabah. Namun berbeda dengan nomor kartu fisik/tetap jika transaksi gagal/divoid ataupun dana direfund kadang agak "ribet" atau prosesnya terhambat meski dana telah terpotong karena nomor kartu yang digunakan mungkin sudah tidak valid lagi dimana kalau hal ini terjadi kadang kita terpaksa harus "ribet" menghubungi/mendatangi CS bank yang bersangkutan buat melapor untuk meminta pengembalian dana yang terpotong, yang mungkin prosesnya agak lama/manual dari card network.

Juga untuk pembelian online yang bersifat pre-order ataupun pembayaran subscription/langganan yang dicharge/didebitnya otomatis kemudian (fitur auto debit/autodebet) dengan data kartu tersimpan di akun dsb maka sepertinya kartu virtual yang umurnya temporer agak sulit digunakan.

Berbeda dengan Kartu Debit/Tabungan, saat ini tidak semua masyarakat Indonesia bisa dengan mudah memperoleh kepemilikan Kartu Kredit (selain alasan persyaratannya dan lama pengajuannya (kadang approval bisa 1 bulan lebih) ada juga yang tidak ingin "berhutang" dsb) dan karena tidak semua kartu debit/ATM (fisik) Indonesia yang berlogo Visa/Mastercard dapat digunakan untuk transaksi online khususnya PayPal (sebagian lainnya hanya bisa transaksi di Instore/POS/EDC/ATM seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas, ataupun jika bisa online tapi hanya dengan merchant 3dsecure/VBV/MSC saja karena perbedaan kebijakan masing-masing bank seperti Mandiri Debit Online diatas dsb), maka sepengetahuan dan pengalaman penulis yang sudah mencoba beberapa, untuk saat ini bagi yang belum memiliki kartu kredit dapat juga memilih alternatif 4 macam kartu debit (fisik) dan secure credit card jenis Visa keluaran bank lokal dibawah ini (mudah-mudahan bisa terus bertambah kedepannya) yang sudah dikonfirmasikan bisa dipakai/diterima untuk keperluan verifikasi PayPal dan semua jenis transaksi online dalam dan juga luar negeri (internasional) di merchant yang berlogo Visa (bisa digunakan seperti CC Visa biasa di online merchant baik yang 3dsecure seperti Tokopedia, Bukalapak. Bhinneka, Skrill dsb maupun yang non 3dsecure seperti PayPal, Ebay, Amazon, Shopify, Aliexpress, Steam, Netflix, Microsoft Store, Google Playstore, Itunes App Store, GoDaddy, Lazada dsb):


1.  Kartu Debit Bank Permata (Visa):

https://www.permatabank.com/Retail/Kartu-Debit/PermataDebit-Online/#.WF6JMn2DD3A
  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Permata.
  • Model kartu debit Visa Permata (Visa Electron) termasuk debit Visa Permata Syariah dsb semuanya sudah memakai chip (EMV/NSICCS) seperti CC kecuali untuk Permata ME yang belum, namun semuanya bisa dipakai untuk transaksi online (aktifkan fitur Permata Debit Online).
  • Setoran awal tabungan untuk mendapatkan kartu debit bervariasi sesuai jenis tabungannya, untuk Permata Bebas setoran awal Rp 250.000,00 dengan saldo minimum Rp 100.000,00.
  • Mendukung fitur 3dsecure/VBV dan bisa dipakai di merchant non 3dsecure/non VBV/non CVV2 untuk transaksi online (CNP/MOTO/Internet).
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Visa).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Kode Expuse format PP1234 untuk verifikasi kartu/akun PayPal bisa langsung instant didapatkan di internet dan mobile banking juga dari telepon CS setelah 24 jam (pending) 
  • Note: Limit transaksi online harian sejauh ini hanya Rp 500.000,00 (kurang dari $40 USD kurs saat ini) jika dipakai di PayPal atau merchant non CVV2/VBV (mudah-mudahan limit ini bisa naik kedepannya oleh Bank Permata).* Untuk transaksi online dengan kode CVV2 (CVV) atau menggunakan fitur VBV limitnya sama dengan transaksi di POS/EDC sesuai jenis kartu/tabungan Permata (contoh: Permata Personal Rp 10.000.000,00/Hari). Ketentuan limit transaksi online harian non CVV2 Rp 500.000,00 ini berlaku khusus hanya untuk kartu debit Bank Permata dan tidak tergantung jenis kartu/tabungan serta jumlah saldo nasabah, serta tidak berlaku untuk kartu kredit Bank Permata. Saat ini soal limit online harian non CVV2 tersebut belum diupdate secara eksplisit di website Bank Permata (Debit Online).
  • Sumber dana langsung didebit dari saldo tabungan, baik dana internal ataupun setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement by email tiap bulan dan bisa didownload dari akun internet banking (e-statement).
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Visa International). Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Mendapatkan notifikasi SMS ataupun Email khususnya untuk setiap transaksi online > Rp 250.000,00 dengan kartu debit Permata/i-banking, juga kadang mendapatkan telepon ataupun E-mail dari bagian anti fraud bank untuk mengecek apakah benar nasabah yang bertransaksi. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb untuk kartu debit karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan Promo Permata Debit Online/Plus.
  • Selebihnya tentang Debit Permata (Online): https://www.permatabank.com/Retail/Kartu-Debit/PermataDebit-Online/#.WF6JMn2DD3A atau hubungi CS Bank Permata PermataTel 1500111 (24 Jam).
*Limit Transaksi Harian Debit Permata:

1. Untuk limit transaksi harian yang menggunakan mesin EDC/POS atau dengan CVV1 (data di magnetic stripe/chip) baik dengan PIN ataupun Signature (Card Present Transaction) adalah sesuai dengan jenis kartu debit Permata -> Contoh untuk Permata Personal : Rp 10.000.000,00/Hari.

2. Untuk limit transaksi harian secara online (Card Not Present Transaction/CNP/MOTO/Internet) ada 3 buah berdasarkan risknya:
- 3dsecure online transaction (VBV) yaitu otorisasinya dengan menggunakan kode OTP dan CVV2/CVV (3 angka dibelakang kartu) : Sama dengan limit transaksi harian kartu debit pada mesin EDC -> Contoh untuk Permata Personal : Rp 10.000.000,00/Hari. Kalau online merchantnya misalnya di Tokopedia, Bukalapak, Bhinneka, dsb.
- Secure online transaction yaitu otorisasinya menggunakan kode CVV2/CVV tapi tidak dengan VBV : Juga masih sama dengan limit transaksi online harian dengan menggunakan VBV dan EDC -> Contoh Permata Personal : Rp 10.000.000,00/Hari. Kalau online merchantnya misalnya di Lazada, Steam, Microsoft Store dsb (pakai direct checkout/dengan CVV prompt).
- (High Risk) Unsecure online transaction yaitu otorisasinya hanya dengan nomor kartu dan expiry date namun tanpa kode CVV: ini limitnya hanya sampai Rp 500.000/Hari, berlaku untuk semua jenis kartu debit Permata dan tidak tergantung jumlah saldo anda, Jika transaksi lebih dari jumlah itu akan otomatis ditolak (declined). Kalau online merchant/payment processornya misalnya PayPal, Amazon, Itunes, Google Play dsb (biasanya model yang data kartunya tersimpan diakun/tanpa CVV prompt).


Note: limit harian belanja kartu debit tabungan i.e. Permata Personal Rp 10 juta dst adalah tetap limit total gabungan dari transaksi EDC + Online jika ada, bukan terpisah. 


Untuk non CVV2 seperti PayPal dan Google Play hanya mensubmit kode CVV/CVV2 sekali saja ke pihak Bank pada saat kita menambahkan nomor kartu pertama kali (cek kartu valid/authorization hold), dan nantinya pas transaksi selanjutnya PayPal hanya akan mensubmit nomor kartu dan expiry date ke pihak bank namun kode CVV tidak akan disubmit lagi karena PayPal sudah pakai password/one click-buy dan tidak menyimpan CVV kartu kita karena berdasarkan aturan Visa/Mastercard untuk merchant/payment processor tidak boleh menyimpan nomor CVV didatabase mereka.

 - Limit transaksi harian adalah jumlah nilai total yang dibelanjakan dengan mesin EDC/POS pada satu hari/per 24 jam dalam rupiah (atau ekivalennya dalam mata uang lain/Dollar sesuai konversi dan fee) bukan nilai pertransaksi individual.
- Limit transaksi online harian adalah jumlah nilai total yang dibelanjakan secara online pada satu hari/per 24 jam dalam rupiah (atau ekivalennya dalam mata uang lain/Dollar sesuai konversi dan fee) bukan nilai pertransaksi individual.
- Perubahan Limit transaksi online harian ini khususnya untuk Non CVV2 sejauh ini belum diumumkan/diupdate di websitenya Bank Permata Debit Online (Informasi Limit Transaksi): https://www.permatabank.com/Retail/Kartu-Debit/PermataDebit-Online/#.WBNMRcmDDIA - Informasi Limit Transaksi
- Ketentuan limit transaksi online harian non CVV2 Rp 500.000,00 ini berlaku khusus hanya untuk kartu debit Bank Permata (mungkin karena risk terhubung langsung dengan tabungan) dan tidak tergantung jenis kartu/tabungan serta jumlah saldo nasabah, serta tidak berlaku untuk kartu kredit Bank Permata sesuai kebijakan Bank Permata saat ini. M
udah-mudahan limit ini bisa naik kedepannya oleh Bank Permata.

2. Kartu Debit Jenius BTPN (Visa):

https://www.jenius.com/#simple-smart-safe
  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN).
  • Model kartu debit Visa fisiknya (m-Card) sudah memakai chip (EMV/NSICCS) seperti CC. Sudah dilengkapi teknologi Visa PayWave (contactless card) seperti pada kartu kredit luar negeri/lokal premium/tertentu saja saat ini.
  • Sejauh ini untuk tabungan Jenius tidak disyaratkan setoran awal, saldo minimum, biaya admin dsb. 100% gratis. Saldo bisa ditransfer/ditop-up belakangan. Besar saldo tersimpan pada rekening tetap mendapatkan bunga/interest dan mungkin mendapatkan cashtag referral reward Rp 50.000,00 gratis pada saat registrasi/aktivasi pertamakali (jika promo masih berlaku, selanjutnya silahkan digoogle).
  • Fungsi Jenius selain kartu debit langsung dari rekening utama (m-Card) juga dapat ke prepaid debit untuk kartu yang dapat ditop-up terpisah dari rekening utama Jenius (e-Card dan x-Card). BIN/jenis kartu adalah Visa Gold Debit Card.
  • Meskipun diprioritaskan untuk Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) saat ini Jenius juga sudah bisa dibuat dan kartunya dikirim keseluruh Indonesia. BTPN juga akan terus ekspansi segera meskipun mungkin belum semua kota. Bagi yang berdomisili diluar Jabodetabek untuk saat ini dapat menghubungi langsung marketing/CS Jenius BTPN Call Center 1500365 atau mendatangi cabang BTPN Sinaya jika ada (baca update dibawah)**.
  • Jenius merupakan inovasi tabungan dan metode pembayaran baru dari bank BTPN berbasiskan aplikasi mobile yang dilengkapi kartu debit Visa (fisik dan virtual) yang bisa didownload dari Apple App Store (iOS) dan Google Playstore (Android). Akses Internet banking via browser/PC juga tersedia setelah akun selesai dibuat.
  • 1 akun Jenius akan mendapatkan 2 jenis kartu debit Visa yaitu 1 kartu debit fisik utama (m-Card) untuk pemakaian ATM/POS/EDC namun juga bisa online, dan juga 1 kartu debit/prepaid virtual khusus online (e-Card) yang nomor kartunya permanen di akun sesuai expiry date bukan hasil generate. 3 kartu prepaid Visa fisik tambahan x-Card juga bisa dipesan (optional). Masing-masing kartu mempunyai limit/saldo yang terpisah yang bisa diatur sesukanya (m-Card langsung terhubung ke akun utama).**
  • Mendukung fitur 3dsecure/VBV dan bisa dipakai di merchant non 3dsecure/non VBV/non CVV2 untuk transaksi online (CNP/MOTO/Internet) untuk semua jenis kartu.
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Visa).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Kode Expuse format PP1234 untuk verifikasi kartu/akun PayPal bisa langsung instant didapatkan di internet dan mobile banking biasanya langsung muncul.
  • Limit transaksi online/EDC harian Rp 100.000.000,00 atau bisa diatur semau kita baik untuk kartu virtual (e-Card) dan fisiknya (m-Card/x-Card).
  • Khusus untuk verifikasi/transaksi PayPal mungkin lebih dianjurkan pemakaian kartu fisik debit Jenius (m-Card ataupun x-Card) saja karena kebijakan PayPal yang saat ini tidak menerima kartu virtual (kartu fisik m-Card dan x-Card Jenius juga bisa dipakai untuk transaksi online). Sedangkan untuk keamanan bertransaksi online dimerchant lain maka kartu virtual e-Card dapat digunakan, dimana kartu virtual ini juga memiliki limit/saldo yang dapat ditop-up terpisah dari akun utama.**
  • Sumber dana bisa ditop-up internal atau setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement bisa didownload dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Visa International). Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Saldo/limit kedua kartu terpisah dan bisa diatur sesukanya, ada juga fitur nasabah untuk dapat melakukan block/unblock card sendiri (opt in/opt out) jika sedang tidak digunakan dan menentukan limit. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan Promo Jenius BTPN.
  • Selebihnya tentang Jenius BTPN: https://www.jenius.com/#simple-smart-safe atau hubungi CS Jenius Call Center 1500365 (24 Jam).

**Update Untuk Debit Jenius BTPN:

Untuk setiap pemilik akun tabungan Jenius BTPN kini juga dapat memiliki (optional) maksimal 3 buah kartu tambahan yaitu x-Card (kartu debit fisik) dengan limit dan saldo yang dapat ditop-up terpisah (prepaid) dari akun utama (juga agak mirip dengan fitur kartu tambahan pada kartu kredit). Kartu x-Card ini mempunyai fitur yang sama selain bisa buat transaksi di ATM/EDC juga bisa untuk transaksi online seperti m-Card dan e-Card. Cara membuat bisa langsung di menu Card Center aplikasi Jenius -> Buat x-Card/kartu baru. Biaya pembuatan kartu gratis dan akan diantarkan kerumah dalam waktu 3 hari s/d 2 minggu.

Jadi sekarang 1 akun Jenius dapat mempunyai total 5 buah kartu debit Visa (4 fisik + 1 virtual) yang masing-masing dapat ditop-up dengan limit saldo terpisah dan semuanya juga bisa dipakai untuk transaksi online.

Untuk lebih jelasnya juga bisa kunjungi: https://www.jenius.com/cards/ atau hubungi Jenius Call Center: 1500365

Sangat bermanfaat untuk bisa lebih memposkan anggaran, berbagi kartu dengan orang lain yang bisa dipercaya dsb, termasuk jika transaksi online mungkin bisa digunakan terpisah misalnya diakun/pembayaran subscription yang berbeda, untuk verifikasi akun PayPal tambahan/jenis bisnis dsb.

Meskipun Jenius BTPN diprioritaskan untuk Jabodetabek, namun bagi yang berdomisili diluar Jabodetabek dapat menghubungi langsung marketing/CS Jenius BTPN Call Center 1500365 atau mendatangi cabang BTPN Sinaya jika ada dikota anda untuk bantuan/panduan registrasi akun, aktivasi, serta pengiriman kartu debit Jenius bagi nasabah diluar Jabodetabek. -> CONFIRMED/SUDAH DIKONFIRMASI, thanks to agan FatMan @Kaskus buat infonya

3. Secure Credit Card Indigo Bank Sinarmas (Visa):

https://www.banksinarmas.com/ecatalog/n-cc.php
  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Sinarmas.
  • Model kartu kredit Visa ini sudah memakai chip (EMV/NSICCS) dengan cetakan emboss/timbul (standar umum CC). Model fisik kartu yang dikeluarkan sekarang bisa juga berbentuk kartu Visa Platinum hitam atau tanpa label "Indigo" seperti diatas (tidak berbeda dengan model CC reguler).
  • Sebenarnya alternatif SCC Kartu Visa Indigo ini termasuk kategori kartu kredit (BIN/jenis kartunya Visa Classic Credit Card)*** daripada kartu debit, tepatnya "Secure Credit Card (SCC)" karena bisa didapatkan instant approval dengan hanya jaminan menaruh lock deposit (tabungan) yang dikunci minimal Rp 500.000,00*** tanpa perlu penilaian analyst dan verifikasi persyaratan/eligibility macam-macam seperti slip gaji, SKP, credit history/score (SID/BI checking/IDI historis/black list), survey/telepon dsb, sehingga orang tanpa pekerjaan formal/penghasilan tetap bahkan mahasiswa yang cukup umurpun bisa membuatnya*** (bisa juga jadi alternatif selain membuat kartu kredit tambahan dari akun kartu kredit utama punya orang tua). Bank lain yang juga mengeluarkan SCC selain Bank Sinarmas antara lain adalah BCA, Bank Mandiri, BNI, dan Bank CIMB Niaga namun mungkin kurang "seinstant" SCC Sinarmas  (baca lagi paragraf dibagian atas). Juga SCC ini cocok untuk pelaku online dan juga orang asing/WNA/ekspatriat.***
  • Dari fitur belanjanya SCC ini juga mirip kartu debit/prepaid karena juga bisa ditop-up/transfer (maksimal Rp 2.000.000.000,00) jika limitnya yang akan dipakai kurang, dan juga SCC dikeluarkan sebagai salah satu Fitur Pelengkap Tabungan Bank Sinarmas.
  • Mendukung fitur 3dsecure/VBV dan bisa dipakai di merchant non 3dsecure/non VBV/non CVV2 untuk transaksi online (CNP/MOTO/Internet).
  • Dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Visa) dan tentu saja dapat menarik uang tunai (withdrawal/cash advance) dari limit kartu kredit yang tersedia pada mesin ATM (Sinarmas, Bersama, Visa/Plus).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Kode Expuse format PP1234 untuk verifikasi kartu/akun PayPal bisa langsung instant didapatkan di internet banking dan statement setelah 24 jam (pending) atau juga dari telepon CS, namun dari notifikasi SMS/email biasanya kode langsung muncul.
  • Sumber dana berasal dari limit awal kartu kredit yang akan dicharge untuk setiap transaksi pembayaran. Limit transaksi online/EDC total sesuai limit kartu awal (lock deposit minimal Rp 500.000,00)*** namun limit transaksi dapat dinaikkan berapa saja (maksimal Rp 2.000.000.000,00) dengan hanya mentop-up kartu baik dari internal atau sesama rekening Bank Sinarmas juga transfer langsung dari bank lain atau bisa langsung ke nomor CC Sinarmas tersebut (masukkan 16 digit nomor kartu dan pilih tujuan Bank Sinarmas dimenu transfer). Fitur overdraft/overlimit mungkin tidak ada. Penarikan tunai (withdrawal/cash advance) di ATM Sinarmas, Bersama, atau berlogo Visa/Plus berlaku seperti kartu kredit biasa yaitu maksimal 40% dari limit + mungkin ada fee penarikan minimal dari bank.
  • Karena termasuk jenis kartu kredit maka akan ada bill/tagihannya tiap bulan (by email). Namun karena ini Secure Credit Card agak berbeda dengan CC biasa maka tagihan tidak boleh dibayar telat melewati toleransi maksimal batas jatuh bill/tempo (maksimal paling telat 2 minggu dari tanggal jatuh bill), jika lewat dari 2 minggu maka kartu bisa ditutup otomatis dan mungkin kartu tidak bisa digunakan lagi, dan tagihan akan dipotong otomatis dari saldo lock deposit yang ada, lalu sisanya akan dikembalikan ke nasabah. Biasanya untuk mencegah hal ini fitur autodebet pembayaran CC diaktifkan. Juga even ada fitur pembayaran minimum tapi tagihan mungkin tidak bisa dicicil ataupun installment seperti CC biasa (Note: pembelian dari dana hasil transfer/top-up/refund tidak akan ditagihkan, hanya jumlah yang terpakai dari limit lock deposit yang akan ditagihkan).
  • Sejauh ini tidak ada biaya admin dan iuran tahunan/annual fee CC selain biaya materai Rp 6.000,00/bulan untuk billing statement jika ada tagihan jumlah tertentu.
  • Jika anda adalah nasabah Bank Sinarmas yang memiliki tabungan saldo minimal Rp 25.000.000,00 (Jenis Simas Diamond) maka anda tidak perlu melakukan lock deposit dalam bentuk apapun karena dapat langsung mengajukan aplikasi kartu kredit dengan limit maksimal Rp 20.000.000,00/bulan yang juga otomatis diapproved (instant approval).
  • Laporan dan tagihan transaksi/billing statement by email tiap bulan dan bisa didownload dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Visa International). Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Juga pada praktiknya biasanya perlindungan fraud kartu kredit lebih baik daripada kartu debit/tabungan. Selalu mendapatkan notifikasi SMS dan Email khususnya untuk setiap transaksi online berapapun jumlahnya, juga kadang mendapatkan telepon ataupun E-mail dari bagian anti fraud bank untuk mengecek apakah benar nasabah yang bertransaksi. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan program Promo Simas Card.
  • Selebihnya tentang Secure Credit Card Bank Sinarmas: https://www.banksinarmas.com/tabunganonline/productinfo/detail/10/Rekening-tabungan-online atau hubungi CS Bank Sinarmas Care 1500153 (24 Jam).
***Update Untuk SCC Sinarmas:

Berapapun lock deposit/limitnya anda tetap dapat mentop-up limit kartu SCC kapan saja sesuai yang dibutuhkan untuk transaksi dengan cara transfer sesuai cara diatas tanpa perlu menambah lock deposit yang dijaminkan (maksimal yang bisa ditransfer/dijaminkan Rp 2.000.000.000,00 menurut ketentuan pihak bank sesuai LPS dan juga akan menjadi limit total transaksi SCC).


Model fisik SCC Bank Sinarmas yang dikeluarkan sekarang bisa berganti ke model Kartu Kredit Visa Platinum atau tanpa mencantumkan label lama "Indigo" seperti diatas jadi tidak lagi berbeda dengan tampilan CC reguler (syarat dan ketentuan SCC tetap berlaku sama) termasuk limit awal tetap sesuai besarnya lock tabungan/deposit. Besar lock tabungan/deposit sebagai limit awal juga dapat menentukan jenis kartu meskipun kadang tidak selalu berlaku sebaliknya.

Biarpun tidak akan dicek validitasnya namun sebaiknya setiap calon nasabah SCC juga tetap menuliskan (formalitas) pada form aplikasi CC bahwa penghasilan minimum Rp 3.000.000,00/bulan dengan usia minimum 21 tahun atau 18 tahun bagi yang sudah menikah untuk memenuhi ketentuan BI pada setiap bank penerbit kartu kredit, meskipun pertimbangan ini mungkin juga kadang dapat berbeda untuk setiap cabang dan analyst pihak bank. Terima kasih juga buat Mas Yos untuk infonya dibawah.

Hal ini juga berlaku pada setiap bank lainnya yang mengeluarkan CC dan juga SCC pada kondisi khusus (conditional) seperti BCA, Bank Mandiri, BNI, dan Bank CIMB Niaga.

4. Kartu Debit BTN (Visa):

http://www.btn.co.id/id/content/BTN-Promo/BTN-Promo
  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Tabungan Negara (BTN).
  • Terdapat beberapa model kartu debit Visa BTN (Visa Electron) termasuk debit Visa BTN Syariah, ada model yang belum pakai (lama) ataupun yang sudah pakai chip (EMV/NSICCS) seperti CC (terbaru), polos ataupun ada nama nasabah dsb (selain model kartu debit reguler/standar desain kartu debit BTN juga bisa direquest sendiri oleh nasabah dengan fitur Kartu BTN Suka-Suka seperti model kartu diatas), namun semuanya bisa dipakai untuk transaksi online (aktifkan fitur Debit BTN Online). Jika kartu debit BTN lama belum mempunyai chip sebaiknya tetap menanyakan ke cabang BTN terdekat untuk kemungkinan penggantian kartu dengan chip (recommended khususnya untuk keamanan transaksi di ATM dan EDC selain online).
  • Setoran awal tabungan untuk mendapatkan kartu debit bervariasi sesuai jenis tabungannya, untuk Batara setoran awal Rp 200.000,00 dengan saldo minimum Rp 50.000,00.
  • Mendukung fitur 3dsecure/VBV dan bisa dipakai di merchant non 3dsecure/non VBV/non CVV2 untuk transaksi online (CNP/MOTO/Internet).
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Visa).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Kode Expuse format PP1234 untuk verifikasi kartu/akun PayPal untuk saat ini tidak bisa langsung instant**** didapatkan di internet dan mobile banking termasuk print out rekening koran/statement. Untuk mengetahui kode verifikasi PayPal harus menelpon CS BTN 1500286 setelah 24-72 jam kemudian atau lebih (pending) jadi mungkin agak sedikit "ribet" (tapi tetap bisa) kalau dipakai buat verifikasi PayPal****. Namun sekali kartu sudah dikonfirmasi/verifikasi maka selanjutnya Debit BTN akan selalu dapat dipakai transaksi PayPal tanpa perlu kode apapun lagi (verifikasi/konfirmasi kartu cukup hanya 1x proses sekali saja).
  • Limit transaksi online/EDC harian Rp 15.000.000,00 maksimal 7 transaksi/hari (atau tergantung jenis kartu/tabungan). Note: Limit jumlah transaksi BTN Debit Online maksimal 7 kali transaksi/hari akan dikurangi juga aktivitas yang dianggap transaksi di Internet/Mobile Banking (E-Channel) seperti Cek Mutasi/Saldo, Transfer keluar dsb.*****
  • Sumber dana langsung didebit dari saldo tabungan, baik dana internal ataupun setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement by email tiap bulan dan bisa didownload dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Visa International). Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb untuk kartu debit karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan Promo Debit BTN Online.
  • Selebihnya tentang Debit BTN (Online): http://www.btn.co.id/id/content/BTN-Promo/BTN-Promo atau hubungi CS BTN Contact Center 1500286 (24 Jam).
 ****Tips: Sistem BTN Debit Online untuk saat ini hanya akan memunculkan posting deskripsi akhir transaksi kenasabah dengan format "ATM SA VISA POS" setelah 24-72 jam terposting atau lebih (atau hanya 16 digit nomor kartu+digit transaction/authorization code dengan format seperti "4215XXXXXXXX5678:910112" jika masih pending) untuk setiap transaksi online seperti di transaksi POS/EDC/ATM termasuk untuk kode verifikasi $1.95 USD PayPal (format "PP*1234CODE") tidak akan terlihat dimutasi Internet Banking, Mobile Banking ataupun print out Rekening Koran/Statement/Buku Tabungan BTN. (Note: jika terlihat transaction/authorization code seperti "910112" dsb diatas BUKAN kode verifikasi PayPal, jadi jangan dipakai).

Untuk mendapatkan kode sebenarnya (hidden) setelah menambah dan menkonfirmasi kartu anda harus menelepon CS BTN di 1500286 yaitu pada waktu sekitar 24-72 Jam kemudian atau lebih (jangan lebih awal karena status transaksi mungkin masih pending di sistem bank, sehingga kadang hanya mendapatkan keterangan "PAYPAL" saja bukan kode seperti PP*1234 di informasi transaksi), atau bisa juga mendatangi Kantor Cabang Pembantu/Utama BTN yang besar (mungkin tidak bisa dilakukan di branch atau cabang yang lebih kecil).

Sebutkan ke CS data rekening anda dan waktu transaksi (Hari/Tanggal/Jam) dan jumlah transaksi (Rp) yang dilakukan anda pada saat konfirmasi kartu sebesar $1.95 USD diPayPal, harus terperinci sesuai data transaksi yang tertera di internet/mobile banking rekening BTN anda, kemudian tanyakan perincian informasi/deskripsi detail transaksi dari merchant dan lokasinya (negara/mata uang) yang mendebit pada transaksi tersebut (informasi kode PayPal dengan format standar "US PP*1234CODE" akan ada nampak tertulis disitu sebagai keterangan/nama merchant dan lokasi pendebitan pada sistem internal bank).

Ingat mungkin anda harus sedikit "gigih" ya hehe, karena CS bank ada juga yang belum mengerti untuk mendapatkan kodenya dengan mengakses dulu ke sistem internal bank, tapi yakinlah anda pasti bisa dan dapat kok kode PayPalnya karena penulis dan beberapa yang lain juga sudah berhasil dapat kodenya, atau bisa dicoba lagi nanti atau beberapa hari kemudian. Beberapa kawan kita sudah share pengalamannya disini antara lain mungkin harus mencoba menelpon beberapa kali sampai mendapatkan CS yang mengerti dan bisa memberikan kode PayPalnya dsb. Silahkan juga dibaca selanjutnya beberapa sharenya diblog ini. (terimakasih juga untuk sharingnya keberhasilan Mas Ahmad, Mas Nugroho, Mas Khussal, Mas Rizal dkk). ->CONFIRMED/SUDAH DIKONFIRMASI
 
(Recommended/Instant) jika belum berhasil juga alternatif lainnya untuk menverifikasi/menkonfirmasi secara manual kartu kredit/debit di PayPal yang sudah sukses terdebit $1.95 USD tapi tanpa "PP1234CODE" adalah dapat juga dengan mengirim request via menu "Bantuan dan Kontak" di akun PayPal atau kirim request email langsung ke CS PayPal: webform@intl.paypal.com dalam bahasa Inggris berisi keluhan selengkapnya bahwa sistem bank penerbit kartu tidak dapat memunculkan kode di statement dan permintaan apakah dapat dilakukan verifikasi/konfirmasi manual kartu debit/kredit, kirim disertai keterangan lengkap nama email telepon/HP akun PayPal anda. Nanti setelah dibalas emailnya/ditelepon balik pihak PayPal (bisa dalam bahasa Inggris atau Indonesia/Melayu dari orang PayPal Malaysia/Singapore) anda mungkin akan diminta mengirimkan email disertai attachment foto/scan KTP/ID dan tampak depannya kartu kredit/debit tersebut dsb untuk direview ke email CS PayPal yang sama (Card Department/Account Specialist/Analyst): webform@intl.paypal.com. Jika sudah diapprove maka kartu debit BTN anda akan langsung terkonfirmasi dan akun PayPal anda juga akan langsung terverifikasi. (terima kasih lagi juga untuk sharingnya keberhasilan Mas Adrian, Mas Rizal lagi, Mbak Rida dkk). ->CONFIRMED/SUDAH DIKONFIRMASI

Note: Biarpun kartu kredit/debit belum dikonfirmasi dengan kode PP*1234 namun sambil menunggu dapat kodenya kartu tersebut tetap bisa langsung dipakai transaksi setelah ditambahkan di PayPal termasuk kartu debit BTN ini (meskipun PayPal mungkin punya limit transaksi tersendiri untuk kartu kredit/debit yang belum dikonfirmasi/akun belum diverifikasi). Beberapa situs yang menggunakan PayPal seperti Ebay juga menyediakan opsi pembayaran kartu kredit/debit lewat PayPal tanpa perlu membuat akun PayPal ataupun dengan payment gateway lain, meskipun sebagian penjual mungkin lebih menyukai pembeli yang mempunyai akun PayPal yang juga sudah terverifikasi.

Mudah-mudahan sistem BTN bisa ditingkatkan/diupgrade kedepannya sehingga kode tersebut bisa langsung dilihat oleh nasabah seperti dibank lainnya.

Untuk merchant/payment processor lain yang tidak ada acara "verifikasi2an" maka kartu debit Visa BTN ini dapat langsung dipakai transaksi online diseluruh dunia pada situs merchant baik yang VBV maupun non VBV tanpa masalah selama ada logo Visa nya.


UPDATE: CARA/PANDUAN LENGKAP VERIFIKASI (MANUAL) PAYPAL DENGAN KARTU DEBIT/ATM BTN: http://amirz234.blogspot.co.id/2017/03/cara-verifikasi-paypal-dengan-kartu.html
*****Update Untuk Debit BTN:
Batas Limit Transaksi Rp 15.000.000,00 maksimal 7 kali/hari (atau tergantung jenis kartu/tabungan) yang berkaitan dengan transaksi BTN Debit Online juga berlaku dipukul rata pada semua transaksi dengan fitur E-Channel (by Web) BTN pada rekening tabungan terhubung (Mobile Banking, Internet Banking, Debit Online) dan yang dihitung bukan hanya aktivitas pendebitan saldo/transfer out tapi seluruh aktivitas pada jalur E-Channel (selain login dan transfer in dari luar).
Yang dihitung aktivitas transaksi E-Channel (yang bisa mengurangi jatah 7x transaksi/hari BTN debit online) antara lain: - Setiap transaksi BTN Debit Online (VBV dan Non VBV) termasuk ketika memasukkan data kartu (authorization hold). - Setiap request OTP (VBV) BTN Debit Online kenomor HP. - Setiap Cek Mutasi/Saldo/Fitur (Internet Banking/Mobile Banking). - Setiap transfer out/keluar (Internet Banking/Mobile Banking) termasuk pembelian pulsa via Mobile/Internet Banking, autodebit dsb. - Setiap generate Token (Internet Banking).
Jika batas/limit transaksi diatas terlampaui, maka khusus transaksi out/bersifat pendebitan saldo akan ditolak (transfer out Internet Banking, Mobile Banking, dan juga Transaksi BTN Debit Online). Limit transaksi hanya akan direset ulang per 24 Jam/1 Hari setelah Pukul 12.00 Malam (ganti hari baru).
Kartu Debit BTN juga tampaknya saat ini belum dapat digunakan untuk transaksi CNP/MOTO/Internet yang bersifat ditagihkan kedepan/langganan/subscription/bill me later (recurring/pre-authorized payment) dan hanya dapat digunakan untuk transaksi debit langsung pada saat itu saja (one time payment per transaction). Mudah-mudahan hal ini bisa berubah kedepannya. Jika ingin transaksi yang bersifat langganan service tertentu/ditagihkan kedepan mungkin dapat langsung menggunakan kartu kredit ataupun kartu debit lain yang support seperti kartu debit Bank Permata dan Jenius BTPN.
Jadi jika anda hanya akan menggunakan Kartu Debit BTN untuk (sering/rutin) transaksi online sehari-hari, maka sebaiknya jangan terlalu sering melakukan transaksi lain yang mungkin tidak selalu perlu termasuk terlalu sering cek saldo/mutasi di mutasi internet banking dsb karena sudah dihitung sebagai "transaksi" oleh sistem BTN. Jika limit/batas maksimal jatah transaksi 7x/hari atau Rp 15.000.000,00 sudah dekat atau terlewati maka ada kemungkinan transaksi out (termasuk transaksi BTN debit online) akan ditolak.

UPDATE 1: Ada informasi terbaru juga (sekitar Februari 2017) bahwa Kartu Debit Visa dari Bank ANZ (Australia and New Zealand) yang merupakan salah satu bank asing yang terdaftar resmi di Indonesia (untuk bank asing yang terdaftar resmi di Indonesia tidak bermasalah jika kartunya dapat dipakai di PayPal) selain dapat dipakai transaksi online 3dsecure/VBV kini juga sudah bisa non 3dsecure seperti PayPal dsb (CNP/MOTO/Internet). Pembukaan rekening tabungan Rupiah Bank ANZ disini saldo setoran awalnya juga masih lumayan besar minimal Rp 25.000.000,00 yang mana dibank lokal lain dana sebesar itu sudah bisa menjadi jaminan untuk langsung membuka kartu kredit instant. Jumlah branch/kantor cabang Bank ANZ juga masih sedikit dibeberapa wilayah Jakarta. Untuk keterangan FAQ selanjutnya dapat dilihat DISINI (PDF) atau menghubungi Bank ANZ 08041000269 (24 jam).

UPDATE 2: Baru-baru ini (sekitar Mei 2017) Kartu Debit Visa dari Bank DBS (The Development Bank of Singapore) Indonesia kini juga sudah dapat digunakan untuk transaksi online/e-commerce namun masih terbatas/wajib dengan merchant yang sudah menggunakan fitur 3dsecure/Verified By Visa (VBV) seperti Tokopedia, Skrill dsb jadi tampaknya saat ini belum dapat digunakan di merchant non 3dsecure seperti PayPal, Google Play Store dsb. Untuk keterangan FAQ selanjutnya dapat dilihat DISINI (PDF) atau menghubungi Bank DBS 1500327 (24 jam). Termasuk berlaku juga untuk kartu debit/ATM dari produk tabungan baru Bank DBS yaitu Kartu Debit Visa dari Digibank Bank DBS sampai info ini terakhir diupdate (Agustus 2017). Update terakhir Oktober 2017: Berdasarkan informasi terakhir yang sudah dikonfirmasi untuk Kartu Debit Visa dari Digibank Bank DBS sejak awal Oktober 2017 untuk transaksi online selain VBV/3dsecure kini sudah dapat juga digunakan (unblocked) untuk bertransaksi online non VBV/tanpa 3dsecure/CVV di merchant internasional dan lokal seperti PayPal dsb (CNP/MOTO/Internet) menyusul kartu debit beberapa bank lokal lainnya diatas yang sudah bisa terlebih dahulu sebelumnya.

Btw berhubung seperti yang sudah diprediksi sebelumnya trendnya kedepan mungkin akan makin banyak bank lokal lainnya yang kompetitif juga membuka produk layanan baru atau merubah kebijakan dsb bagi kartu debit untuk bertransaksi online e-commerce lokal dan khususnya internasional (yang merupakan kemajuan harus disyukuri seperti diluar negeri karena tidak lagi selalu butuh kartu kredit untuk transaksi online seperti dulu meskipun faktor keamanan dan penanggulangan resiko fraud dsb juga harus tetap diperhatikan khususnya untuk kartu debit) maka mohon maklum jika karena keterbatasan penulis jualah maka list utama daftar kartu debit online bank lokal serta fitur detailnya pada artikel ini tidak selalu pasti akan langsung terupdate. 😃


Selain di PayPal/Ebay tentu saja keempat kartu diatas dengan masing-masing fitur dan kelebihannya juga bisa digunakan untuk online merchant lainnya yang tidak selalu memakai 3dsecure seperti Amazon, Shopify, Aliexpress, Steam, Netflix, Microsoft Store, Google Playstore, Itunes App Store, GoDaddy, Lazada dsb.

Jadi misalnya kalau diantara anda ada yang ingin membeli lagu di Itunes Store Region Indonesia, membeli software Windows/Office asli di Microsoft Store, atau berlangganan di Netflix, bayar Shopify, beli domain di GoDaddy, atau bahkan bayar ongkos di aplikasi Grab dsb juga bisa memakai pilihan keempat kartu diatas jika anda belum atau tidak mempunyai CC (kartu kredit) biasa atau selain kartu virtual VCN BNI dan Octopay CIMB Niaga dsb tentunya.

Selain untuk verifikasi dan transaksi di PayPal semua kartu kredit/debit Visa termasuk diatas sebenarnya bisa juga digunakan untuk alternatif withdrawal dana/saldo hasil pembayaran diakun PayPal anda selain rekening tabungan. Hal ini masih tidak bisa dilakukan dengan kartu lainnya seperti Mastercard. Namun mungkin withdrawal ke kartu tetap kurang recommended karena adanya limit penarikan harian ($10-$500 USD), kemungkinan pending posting lebih lama, serta biaya lain fees dan konversi dari PayPal/Visa/Bank seperti withdrawal fee $5 USD yang mungkin akhirnya jatuhnya lebih tinggi daripada withdrawal ke rekening tabungan bank lokal biasa.

Dan tentu saja keempat kartu tersebut juga bisa digunakan berbelanja di online merchant yang menggunakan 3dsecure/VBV seperti Tokopedia, Bukalapak, Bhinneka dsb.

Berikut adalah beberapa bukti contoh transaksi online yang berhasil (confirmed) hanya menggunakan keempat kartu diatas (Permata, Jenius BTPN, Sinarmas, BTN) dengan merchant dalam dan luar negeri/internasional, baik untuk semua transaksi yang tidak menggunakan 3dsecure/VBV maupun semua yang menggunakan 3dsecure/VBV :
- TRANSAKSI ONLINE NON 3DSECURE/VBV: PAYPAL (USD), AMAZON (USD), GOOGLE PLAY STORE (IDR/RP), DAN ITUNES STORE REGION INDONESIA (IDR/RP):

Resi Pembayaran Amazon.com US
RESI PEMBAYARAN GOOGLE PLAYSTORE DENGAN  KARTU DEBIT ATM
RESI PEMBAYARAN ITUNES STORE REGION INDONESIA DENGAN KARTU DEBIT ATM

- TRANSAKSI ONLINE 3DSECURE/VBV: SKRILL (USD), NIMAX GMBH (EUR), BUKALAPAK (IDR/RP), DAN PLATI DIGISELLER RU (RUB) - DENGAN 6 DIGIT KODE OTP HP:


3DSECURE VBV PERMATA, JENIUS BTPN, SINARMAS, BTN

Dengan keempat kartu diatas selain legal, praktis, dan ekonomis anda juga akan lebih aman dan percaya diri serta tidak akan lagi repot-repot memerlukan saldo PayPal ataupun VCC, jasa apapun dsb yang juga mungkin beresiko jika misalnya akan verifikasi atau bertransaksi online dengan PayPal dsb.


Selain 4 macam kartu debit dan SCC diatas tentu juga terdapat 4 macam kartu debit bank lokal lainnya dibawah ini yang juga sudah umum bisa dipakai juga untuk transaksi online, namun saat ini dari fiturnya mungkin masih belum bisa/kurang recommended jika dipakai di PayPal (seperti yang sudah dijelaskan lebih awal diatas) atau lebih terbatas pada online merchant/payment gateway tertentu lainnya, jadi mungkin istilahnya masih belum "full online" (dari kebijakan banknya) seperti kartu debit sebelumnya diatas yang penggunaan onlinenya sudah full seperti CC biasa (Note: Semua bank tentunya mempunyai kelebihan dan layanannya masing-masing pada tabungan/kartu debit/kreditnya selain seputar fitur transaksi online dsb, jadi pertimbangkan juga antara pilihan dan kebutuhan  anda).

Dan tentunya semua kartu debit online yang terlisting disini, diatas dan dibawah semuanya juga sudah sama-sama bisa digunakan transaksi online di situs online shop Indonesia dan semua situs lain yang juga sudah memakai 3dsecure.

Dengan menjadi nasabah bank dibawah ini anda juga dapat mempunyai kans lebih besar bahkan instant jika ingin mendapatkan kartu kreditnya (yang tentunya pasti lebih baik dan bisa dipakai full transaksi online) silahkan dibaca lebih lanjut:


1. Kartu Debit Bank Mandiri (Visa):













  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Mandiri.
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debit Bank Mandiri saat ini yang beredar sebagian besar belum menggunakan chip (EMV/NSICCS), namun Bank Mandiri sendiri sudah dalam proses migrasi ke chip untuk kartu debitnya sesuai kebijakan BI (kartu debit Mandiri merupakan salah satu yang paling banyak beredar di Indonesia). Note: penggunaan chip di kartu kredit dan kartu debit adalah untuk keamanan transaksi di EDC atau ATM, bukan online. Update: Baru-baru ini (sekitar Agustus 2017) migrasi umum kartu debit Mandiri dari magnetic stripe ke chip (recommended) untuk nasabah tabungan Mandiri sudah resmi dimulai meskipun tampaknya masih di kantor-kantor cabang tertentu saat tulisan ini diupdate. Untuk tampilan kartu debit Visa Mandiri baru yang berchip dapat dilihat diatas (jenis platinum).
  • Setoran awal tabungan untuk mendapatkan kartu debit mungkin bervariasi sesuai jenis tabungannya, untuk Mandiri tabungan standar setoran awal Rp 500.000,00 dengan saldo minimum Rp 100.000,00.
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debitnya hanya bisa digunakan nomornya untuk transaksi online pada merchant yang sudah menggunakan fitur 3dsecure/VBV (saat ini sama sekali tidak bisa dipakai di merchant/payment non VBV seperti PayPal, Google, Itunes, dan sejenisnya) kecuali yang sudah bekerjasama khusus dengan Mandiri Debit Online contohnya seperti Facebook Ads, Uber, Lazada, dan AliExpress.
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Visa).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Limit transaksi online (VBV) dan EDC harian sama dan tergantung jenis kartu debit, sebagai contoh untuk kartu debit Mandiri Visa Platinum diatas maka limit transaksi online (VBV) dan EDC harian adalah Rp 100.000.000,00.
  • Sumber dana langsung didebit dari saldo tabungan, baik dana internal ataupun setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement bisa didapat dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Visa International). Fitur 3dsecure transaction only dengan layer keamanan OTP sendiri membuat kartu debit Mandiri sangat susah dibajak untuk transaksi online yang bersifat fraud. Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb untuk kartu debit karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan Promo Mandiri Debit Online.
  • Meskipun tidak terkait langsung dengan fitur kartu debit/tabungan, namun sebagai tambahan untuk nasabah tertentu ataupun hanya di cabang besar tertentu (biasanya setingkat KCP/KCU) Bank Mandiri (if applicable/selektif/tidak semuanya) dengan jenis tabungan ataupun jaminan deposito dalam jumlah tertentu (terakhir sekitar Rp 12.500.000,00) yang bersedia di lock dapat coba mengajukan Secure Credit Card******* dan dapat memilih jenis CC apapun (sama dengan jenis Kartu Kredit reguler Bank Mandiri yang tersedia namun dengan besar limit tergantung lock deposit) dimana pengajuannya biasanya akan instant/pre-approved atau "kemungkinan besar" (pasti) diapprove. Lebih cepat/simple daripada proses analisa kredit biasa/reguler (syarat dan ketentuan mungkin berlaku, proses standar oleh verifikator dan analyst mungkin tetap diperlukan, tidak semua branch ada program SCC, untuk keterangan lebih lanjut bisa mengunjungi branch Mandiri terdekat/tempat anda membuka tabungan jika tertarik, atau menghubungi Mandiri Call 14000).
  • Selebihnya tentang Mandiri Debit Online (Verified By Visa): http://www.bankmandiri.co.id/article/mandiri-debit-online.asp atau hubungi Mandiri Call 14000 (24 Jam).
2. Kartu Debit Bank CIMB Niaga (Mastercard):

  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Commerce International Merchant Bankers Niaga (CIMB Niaga).
  • Model kartu debit Mastercard ini sudah memakai chip (EMV/NSICCS) seperti CC.
  • Setoran awal tabungan untuk mendapatkan kartu debit mungkin bervariasi sesuai jenis tabungannya, untuk CIMB Niaga Xtra tabungan standar setoran awal Rp 500.000,00 dengan saldo minimum Rp 50.000,00.
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debit fisiknya termasuk dari CIMB Niaga Syariah hanya bisa digunakan nomornya untuk transaksi online (fitur e-commerce sudah diaktifkan) pada merchant yang sudah menggunakan fitur 3dsecure/MSC (tidak bisa dipakai di PayPal, Google, Itunes dan sejenisnya). Namun sebagai gantinya nasabah dapat mengaktifkan fitur tidak langsung berupa Octopay yaitu kartu kredit virtual (VCC) jenis Mastercard dengan umur terbatas yang dapat digunakan khususnya pada merchant online yang tidak menggunakan 3dsecure/MSC diatas (Note: Penggunaan kartu virtual khusus untuk PayPal tetap kurang recommended seperti yang sudah dijelaskan diatas sebelumnya).
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Mastercard).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Limit transaksi online (E-Commerce MSC dan Octopay) serta EDC harian total adalah sama dan mungkin bervariasi tergantung jenis kartu debit dan tabungan, namun untuk limit generate saldo (bukan limit transaksi) pernomor VCC Octopay sendiri adalah maksimal Rp 10.000.000,00 dan minimal Rp 10.000,00.
  • Sumber dana langsung didebit dari saldo tabungan, baik dana internal ataupun setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement bisa didapat dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Mastercard International). Fitur 3dsecure transaction only dengan layer keamanan OTP sendiri membuat kartu debit CIMB Niaga sangat susah dibajak untuk transaksi online yang bersifat fraud, sedangkan fitur Octopay juga sangat aman karena nomornya selalu berubah dengan saldo dan umur terbatas sehingga meminimalisir resiko fraud. Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb untuk kartu debit karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan Promo Online CIMB Niaga.
  • Meskipun tidak terkait langsung dengan fitur kartu debit/tabungan, namun sebagai tambahan untuk nasabah Bank CIMB Niaga dengan jenis tabungan Xtra diatas ataupun jaminan deposito dalam jumlah tertentu (terakhir sekitar Rp 8.000.000,00) yang bersedia di lock dapat mengajukan Secure Credit Card/Pledge Card****** dan dapat memilih jenis CC apapun (sama dengan jenis Kartu Kredit reguler CIMB Niaga yang tersedia namun dengan besar limit tergantung lock deposit) dimana pengajuannya akan Instant Approval/pasti diapprove (syarat dan ketentuan mungkin berlaku, untuk keterangan lebih lanjut bisa mengunjungi branch CIMB Niaga terdekat/tempat anda membuka tabungan jika tertarik, atau menghubungi CIMB Niaga Phone Banking 14041). 
  • Selebihnya tentang Kartu Debit CIMB Niaga (Octopay/3dsecure/MSC/E-Commerce): http://branchlessbanking.cimbniaga.co.id/perkenalan-cimb-clicks/ dan https://www.youtube.com/watch?v=b5wpJNS3skM atau hubungi CIMB Niaga Phone Banking 14041 (24 Jam). 
3. Kartu Debit BNI (Mastercard):

http://bni.co.id/id-id/tarif/ebanking/belanjaonlinedenganbnidebitonline.aspx
  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Negara Indonesia (BNI).
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debit BNI termasuk BNI Syariah saat ini yang beredar sebagian besar belum menggunakan chip (EMV/NSICCS), namun BNI sendiri sudah dalam proses migrasi ke chip untuk kartu debitnya sesuai kebijakan BI (kartu debit BNI merupakan salah satu yang paling banyak beredar di Indonesia). Note: penggunaan chip di kartu kredit dan kartu debit adalah untuk keamanan transaksi di EDC atau ATM, bukan online.
  • Setoran awal tabungan untuk mendapatkan kartu debit mungkin bervariasi sesuai jenis tabungannya, untuk Taplus tabungan standar setoran awal Rp 250.000,00-500.000,00 dengan saldo minimum Rp 150.000,00.
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debit fisiknya diatas sebenarnya malah tidak bisa digunakan nomornya untuk transaksi online sama sekali (blocked), namun sebagai gantinya nasabah dapat mengaktifkan fitur tidak langsung berupa VCN (Virtual Card Number) BNI Debit Online atau nomor kartu virtual jenis Mastercard melalui SMS Banking dari rekening nasabah sendiri (bukan kartu debitnya). VCN dengan umur terbatas dapat juga digunakan khususnya pada merchant online yang tidak menggunakan 3dsecure/MSC (Note: Penggunaan kartu virtual khusus untuk PayPal tetap kurang recommended seperti yang sudah dijelaskan diatas sebelumnya).
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Mastercard).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Limit transaksi online (VCN) dan EDC harian adalah sama dan mungkin tergantung jenis kartu debit dan tabungan, sebagai contoh untuk Kartu Debit Silver BNI diatas adalah Rp 10.000.000,00.
  • Sumber dana langsung didebit dari saldo tabungan, baik dana internal ataupun setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement bisa didapat dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Mastercard International). Pemblokiran total nomor kartu debit fisik BNI untuk transaksi online sendiri membuat kartu debit BNI nyaris mustahil dibajak untuk transaksi online yang bersifat fraud, sedangkan fitur VCN juga sangat aman karena nomornya selalu berubah dengan saldo dan umur terbatas sehingga meminimalisir resiko fraud. Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb untuk kartu debit karena sudah banyak merchant khususnya lokal yang bekerjasama dengan Promo BNI Debit Online.
  • Meskipun tidak terkait langsung dengan fitur kartu debit/tabungan, namun sebagai tambahan untuk nasabah dengan jaminan deposito dalam jumlah tertentu (terakhir sekitar Rp 10.000.000,00) yang bersedia di lock dapat coba mengajukan Secure Credit Card******* dengan jenis kartu yang sama dengan Kartu Kredit reguler BNI dan besar limit tergantung lock deposit/hasil analyst kredit dimana pengajuannya biasanya akan instant/pre-approved atau "kemungkinan besar" (pasti) diapprove. Lebih cepat/simple daripada proses analisa kredit biasa/reguler (syarat dan ketentuan mungkin berlaku, proses standar oleh verifikator dan analyst mungkin tetap diperlukan, untuk keterangan lebih lanjut bisa mengunjungi branch BNI terdekat/tempat anda membuka tabungan jika tertarik, atau menghubungi BNI Call 1500046).
  • Selebihnya tentang VCN BNI Debit Online: http://www.bni.co.id/id-id/ebanking/bnidebitonline atau hubungi BNI Call 1500046 (24 Jam).
4. Kartu Debit Bank Mega (Visa):

https://www.bankmega.com/e-banking.php#tabs-4
  • Penerbit Kartu (Issuer): Bank Mega.
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debit Mega Pass Bank Mega saat ini yang beredar sebagian besar belum menggunakan chip (EMV/NSICCS), namun Bank Mega sendiri sudah dalam proses migrasi ke chip untuk kartu debitnya sesuai kebijakan BI. Note: penggunaan chip di kartu kredit dan kartu debit adalah untuk keamanan transaksi di EDC atau ATM, bukan online.
  • Setoran awal tabungan untuk mendapatkan kartu debit mungkin bervariasi sesuai jenis tabungannya, untuk Mega Dana tabungan standar setoran awal Rp 100.000,00 dengan saldo minimum juga Rp 100.000,00.
  • Tidak seperti kartu kreditnya, kartu debitnya hanya bisa digunakan nomornya untuk transaksi online pada merchant yang sudah menggunakan fitur 3dsecure/VBV (saat ini sama sekali tidak bisa dipakai di merchant/payment non VBV seperti PayPal, Google, Itunes, dan sejenisnya) seperti halnya Kartu Debit Bank Mandiri diatas.
  • Selain berfungsi sebagai kartu ATM juga dapat digunakan pada mesin pembayaran Kartu Kredit (EDC) dengan otentikasi PIN ataupun Signature (Visa).
  • Bisa untuk transaksi lokal maupun internasional/cross border dengan charge mata uang selain Rupiah (fees dan konversi berlaku).
  • Limit transaksi online (VBV) dan EDC harian sama dan tergantung jenis kartu debit atau tabungan seperti Mega Dana, Mega Maxi dsb. Sebagai contoh untuk kartu debit Mega Pass untuk tabungan Mega Dana diatas maka limit transaksi online (VBV) dan EDC harian adalah Rp 10.000.000,00.
  • Sumber dana langsung didebit dari saldo tabungan, baik dana internal ataupun setelah transfer dari bank lain.
  • Laporan transaksi/statement bisa didapat dari akun internet banking.
  • Perlindungan nasabah misalnya dari fraud sejauh ini sangat baik (juga sesuai ketentuan pihak Visa International). Fitur 3dsecure transaction only dengan layer keamanan OTP sendiri membuat kartu debit Mega sangat susah dibajak untuk transaksi online yang bersifat fraud. Nasabah bisa mendapatkan akses langsung ke statement/daftar transaksi yang dilakukan. Jika anda ada komplain/masalah dengan transaksi, tidak dapat diselesaikan dengan merchant, ataupun yang tidak dilakukan oleh anda (unauthorized charges) atau ingin membatalkan/mengganti/blokir kartu dsb dapat menghubungi CS Bank terlebih dahulu.
  • Banyak promo seperti discount, cashback dsb. Kartu debit dan kredit Bank Mega juga sangat populer untuk anda yang suka belanja retail di Carrefour dengan tawaran langsung discount 5-10% dsb.
  • Meskipun tidak terkait langsung dengan fitur kartu debit/tabungan, namun sebagai tambahan untuk yang sudah menjadi nasabah Bank Mega (recommended/preferred) ataupun yang belum nasabahpun dapat mencoba mengajukan Aplikasi Kartu Kredit One Day Approval (bisa individual & kolektif) di Cabang Bank Mega Transmart Carrefour Jakarta (khusus DKI Jakarta) hasil hanya dalam satu hari saja jika diapprove/syarat memenuhi, jauh lebih cepat dari proses reguler (yang biasanya bisa 1 bulan). Kemungkinan approval lebih besar dan jelas namun syarat dan ketentuan tetap berlaku, proses oleh verifikator dan analyst juga tetap berlaku, untuk keterangan lebih lanjut bisa mengunjungi Cabang Bank Mega Transmart Carrefour Jakarta jika tertarik, atau menghubungi Mega Call 1500010.
  • Selebihnya tentang Fitur Mega Pass Debit Online (Verified By Visa): https://www.bankmega.com/e-banking.php#tabs-4 atau hubungi Mega Call 1500010 (24 Jam).


Note: Seperti yang sudah dijelaskan diatas sebelumnya, untuk sebagian besar kartu debit bank lokal lainnya meskipun sudah menggunakan logo/jaringan transaksi (network/prinsipal) Visa/Mastercard namun saat ini masih diblokir untuk transaksi online CNP/MOTO/Internet (hanya Instore/POS/EDC/ATM) sesuai kebijakan bank penerbit (issuer) masing-masing (biasanya karena alasan keamanan dan ketiadaan infrastruktur pendukung, juga  memprioritaskan marketing kartu kredit, dsb). Untuk kartu debit/ATM bank lokal lainnya yang populer di Indonesia seperti BCA (Bank Central Asia) saat ini juga tidak bisa digunakan untuk transaksi online/e-commerce karena kartu ATM/debit Paspor BCA sendiri tidak menggunakan logo/jaringan transaksi Visa/Mastercard namun hanya Prima Debit, Maestro dan Cirrus untuk bertransaksi debit dan ATM (Instore/POS/EDC/ATM).

Juga sesuai dengan guidelines dari BI (Bank Indonesia) tentang keamanan transaksi kartu kredit dan kartu debit, meskipun transaksi online dengan kartu debit lokal tidak (lagi) dilarang namun kartu debit mungkin tetap dipandang masih lebih "high risk" daripada kartu kredit jika digunakan secara online (Card Not Present/CNP/MOTO) karena terhubung langsung ke tabungan nasabah sehingga kartu kredit sebenarnya dari segi keamanannya dan perlindungannya (i.e. fraud/dispute) memang masih lebih dianjurkan. Karena itulah saat ini mungkin masih sebatas bank-bank tertentu saja (belum semua) yang memang sudah dapat menjamin keamanan transaksi ataupun dengan layanan serta fitur tertentu yang dapat membuka kartu debitnya untuk transaksi online seperti yang ada diartikel ini. Semoga bisa terus bertambah jumlah bank yang bisa kedepannya.


Semoga bisa menjadi pertimbangan opsi/alternatif buat anda yang mungkin belum mempunyai Kartu Kredit untuk bertransaksi online ataupun digunakan di PayPal dsb. Jika ada kesalahan atau kekurangan dalam menulis maka penulis mohon maaf. Jika ada yang mau share artikel atau apapun dari blog ini bebas, silahkan semoga bisa bermanfaat...😃

DISCLAIMER: Berhubung kebijakan masing-masing pihak institusi/bank penerbit kartu (issuer) yang dapat berbeda atau dapat berubah kapanpun juga maka mohon maklum jika mungkin tulisan diartikel ini tidak selalu akan berlaku, dan mungkin artikel ini juga Insyaallah akan selalu diupdate jika ada perubahan atau perkembangan kedepannya. Mudah-mudahan daftar kartu debit keluaran bank lokal yang sudah bisa full online PayPal dsb ini akan bisa terus bertambah kedepannya dan juga akan lebih baik lagi fiturnya.

Akhirnya tidak kurang tidak lebih hanya sekedar berbagi info saja, mudah-mudahan sekali lagi bisa bermanfaat...Terima kasih sudah berkunjung dan semoga sukses selalu. Salam. 😅
  
Tambahan

- (Ringkasan) Daftar Kartu Kredit dan Kartu Debit Bank Lokal Indonesia Untuk Transaksi Online/E-Commerce (Confirmed)
http://amirz365.blogspot.co.id/2017/10/daftar-kartu-kredit-dan-kartu-debit.html

 - Cara Verifikasi PayPal Dengan Kartu Kredit dan Kartu Debit/ATM Rekening Tabungan Bank Lokal:
https://amirz123.wordpress.com/2017/02/02/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debitatmdebit-card-bank-lokal-indonesia/


 - Pembelian Di Google Play Store dan Google Payments Dengan Kartu Debit/ATM:
https://amirz123.wordpress.com/2017/01/14/pembelian-di-google-play-store-dan-google-payments-dengan-kartu-debitatm-rekening-tabungan-lokal/

- Pembelian Di Apple App Store dan Itunes Store Region Indonesia Dengan Kartu Debit/ATM:
https://amirz123.wordpress.com/2017/01/14/pembelian-di-apple-app-store-dan-itunes-store-region-indonesia-dengan-kartu-debitatm-rekening-tabungan-lokal/


- Beberapa Tips Menghindari Kegagalan Transaksi Online Dengan Kartu Kredit/Debit:
https://amirz123.wordpress.com/2017/01/11/beberapa-tips-menghindari-kegagalan-transaksi-online-dengan-kartu-kreditdebit/

- Beberapa Bank Di Indonesia Yang Bisa Mengeluarkan Secure Credit Card (SCC) Atau Kartu Kredit Dengan Jaminan:
https://amirz234.wordpress.com/2017/04/06/beberapa-bank-di-indonesia-yang-bisa-mengeluarkan-secure-credit-card-scc-atau-kartu-kredit-dengan-jaminan/

149 komentar:

  1. Mas, yg secure credit card Sinarmas bisa diseluruh Indonesia ya?
    Apa cuma di jakarta saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa seluruh Indonesia Mas selama ada cabang Bank Sinarmas disitu :)

      Hapus
  2. Terima kasih mas Amir infonya. Sangat membantu sekali karena akun PayPal saya belum bisa digunakan secara optimal karena belum ada kartu debit/kredit yg terhubung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mas, senang bisa membantu :-)

      Hapus
  3. Makasih banyak bro Amirz123 benar saya akhirnya bisa verifikasi paypal dengan debit atm BTN. Memang sedikit lama nunggu nelpon sama cs BTN tapi sesuai petunjuk bro diatas memang dapat kode paypalnya dan berhasil terverifikasi nanti juga coba pakai belanja. Sekali lagi terima kasih dan selamat tahun baru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 bro selamat tahun baru juga, iya benar dan setelah kartu sudah terkonfirmasi/terverifikasi maka semua kartu debit yg ada didaftar 4 kartu diatas termasuk kartu debit/ATM BTN punya bro bisa digunakan untuk transaksi PayPal dimana saja termasuk Ebay dsb, jadi bukan hanya untuk verifikasi saja, sehingga tidak perlu beli saldo PayPal atau pakai VCC lagi. Semoga sukses selalu. :-)

      Hapus
    2. Sya juga baru belanja paypal diebay dari seller cina gak banyak sih $9.99 free ongkir mudah2an abis taun baru cepat dikirim, ternyata bisa mantap bro makasih banyak sangat bermanfaat sekali blognya akhirnya bisa belanja pakai kartu debit dengan paypal buat yg gak punya cc kya saya

      Hapus
    3. Iya bro memang seller dari Cina kayak di Ebay dan Aliexpress dsb pada murah2 barangnya dan banyak nawarin free international shipping ke Indonesia, biar pengirimannya bukan EMS tapi banyak yang punya tracking jadi bisa dilacak juga disitus EMS Pos Indonesia, 2 minggu paling lama 1 bulan nyampe kerumah, yang penting kalau belanja tetap selektif aja milih seller dan barangnya. Ok deh sip bro, all the best :)

      Hapus
  4. Singkatnya, jadi selain Kartu Kredit maka Kartu Debit/ATM yang sejauh ini bisa dipakai buat PayPal:
    - Kartu Debit Bank Permata
    - Kartu Debit Jenius BTPN
    - Kartu Debit BTN
    dan juga ada Kartu Kredit Secure Bank Sinarmas (lock dana jaminan 1 Juta langsung dapat CC tanpa persyaratan macam2).

    BalasHapus
  5. Mas, saya sdh aktifasi Paypal dgn VN BNI tahun 2015 yang lalu, tapi sekarang setelah membaca tulisan ini baru ngeh dari beberapa minggu yang lalu kalu VCN BIN ditolak terus dan ternyata sudah tidak diterima oleh Paypal. Pertanyaannya, saya aktif bertransaksi di Paypal, saya tertarik dengan kartu debit Bank Permata, hanya sayangnya limit transaksi hanya IDR 500,000 per hari. Bolehkah saya diberikan saran dari mas untuk menggunakan kartu debit yang mana yang lebih aman dan tentunya limit penggunaannya lebih besar, paling tidak IDR 3-5 juta untuk transaksi di Paypal. Terima kasih sebelumnya. Salam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semuanya kartu debit/SCC diatas sih baik/aman Mas termasuk debit Permata, tapi memang sih untuk saat ini kalau mau limit transaksi online harian diPayPal agak gede jutaan>500 ribu jika Mas diJakarta/Jabodetabek Mas bisa buat Debit Jenius Bank BTPN (sementara ini masih Jakarta) itu maksimal limit onlinenya bisa 100 juta/hari sesuai top-up, kalo diluar Jakarta bisa coba bikin Secure Credit Card Bank Sinarmas tapi memang harus lock jaminan dana 1 Juta (gak hilang tapi jadi limit awal) dan limit kartunya bisa ditop-up unlimited berapa aja tinggal transfer.

      Debit BTN juga OK selama ini bisa tapi saya pribadi belum nyoba buat transaksi yang lebih besar dari $8 USD di PayPal karena belum lama masang juga, kalo yang disebelah bilang sudah pakai debit BTN verifikasi diPayPal dan belanja Ebay $9.99 bisa, nanti kapan2 kalo ada yg mo dibeli lagi tapi agak besar saya akan coba pakai debit BTN nanti hasilnya saya share, kalau kata CS BTN nya sih limit hariannya bisa 15juta/hari atau 7x transaksi online tapi belum jelas apakah limit untuk VBV/CVV2 doang atau sama dengan PayPal seperti Permata.

      Kalau yang sudah bisa dikonfirmasi saya transaksi online terakhir bulan kemarin sebelum tahun baru yang paling gede yaitu pake Secure Credit Card Sinarmas ($507.17 USD) dan Debit Jenius (126,89 EUR) semuanya diPayPal/Ebay dan Alhamdulillah semua transaksinya berhasil gak ada yang ditolak, jadi Insyaallah bisa Mas. Salam :)

      Hapus
  6. Terima kasih mas atas sharingnya. Saya akan coba BTPN (kebeneran tinggal di Jakarta) kalau begitu. Ditunggu kelanjutan infonya mas. Terima kasih. Salam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Mas, semoga sukses selalu, salam :-)

      Hapus
    2. Mas hanya update/konfirmasi info saja, saya baru saja pake debit BTN buat transaksi PayPal di Ebay $42.04 USD (diatas 550ribu) berhasil, jadi memang limit belanjanya untuk transaksi online non CVV2 atleast lebih tinggi dari debit Permata dan saya sudah konfirmasi ulang ke CS BTN memang limit harian transaksi EDC dan Online saat ini memang disamakan semua untuk segala jenis transaksi Rp 15.000.000,00 maksimal 7x transaksi/hari.

      Yang penting kartu debit BTN nya sudah dikonfirmasi di PayPal karena kartu yang hanya dipasang tapi belum dikonfirmasi suka gagal/ada limitnya jika dipakai bertransaksi (dari PayPal sendiri, bukan bank).

      Tapi memang untuk menkonfirmasi kartu debitnya saat ini sedikit "ribet" karena kode 4 digitnya PP1234 tidak terlihat dimutasi gak kayak bank lain, jadi harus telepon CS BTN 1500286 dulu tapi pasti dapat kodenya kok (sesuai langkah yang saya tulis diatas).

      Mudah2an bisa juga jadi pertimbangan alternatif/opsi tambahan saja. :-)

      Hapus
  7. Makasi buat infonya kak aq sih ngga punya paypal tapi alhamdulilah akhirnya bisa pakai debit permata untuk nyoba beli itunes pernah nyoba atm bca tapi gabisa hehe jadi aq ga perlu beli indo giftcard lagi ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe sama2 gan, ane juga dulu pernah coba2 pasang di iTunes store ganti2 CC/debit yang sekarang pake debit BTN sih juga langsung bisa :-)

      Hapus
  8. Halo Mas Amir..
    Saya mau tanya mungkin mas Amir bisa membantu. Saya kan sudah buat kartu debit btn, tapi kenapa ga bisa dipake buat transaksi paypal ya? Padahal kalau selain buat transaksi paypal bisa digunakan (transaksi eximbay, non VBV juga)..kira2 kenapa ya? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mbak Rida,

      Itu kartunya sudah dikonfirmasi belum Mbak pake kode 4 digit yg PP1234? Kalo belum atau baru dipasang setahu saya untuk akun PayPal non US/Indonesia kartu yang belum dikonfirmasi belum bisa dipakai transaksi, kecuali kalau akunnya sudah verified duluan dengan minimal 1 kartu kredit/debit lainnya yang sudah terpasang dan terkonfirmasi, tapi ada limit total pembelanjaannya (dulu kalo gak salah $100 USD untuk kartu yg belum terkonfirmasi). Kecuali kalo pemakaiannya di Ebay atau merchantnya ada opsi bayar pake kartu diPayPal tanpa perlu bikin akun (direct payment) CMIIW.

      Kalo belum dikonfirmasi sebaiknya dikonfirmasi dulu Mbak ada langkahnya saya tulis khusus diatas karena debit BTN sedikit agak "ribet" gak langsung keliatan kode 4 digit PayPalnya gak kayak bank lain (baca diatas).

      Itu transaksinya kalau boleh tahu berapa jumlahnya ya Mbak? Error message dari PayPalnya bilangnya apa? Nanti kelihatan dari pesan errornya bisa juga apakah transaksinya diblock karena security measure PayPal (biasanya temporer/dicoba lagi nanti) atau bisa diblock karena limit pembelanjaan kartunya perhari dsb entah dari PayPal atau dari pihak banknya (seperti debit Permata ternyata maks 500.000/hari kalo diPayPal) atau ada penyebab lain jaringan lagi maintenance dsb. Saya sendiri juga belum lama pasang debit BTN baru nyoba transaksi pake itu di PayPal sekali $8 USD berhasil, kalo pos Mas Ahmad diatas $9.99 berhasil, juga terakhir saya udah confirm lagi berapa sebenarnya limitnya ke CS BTN katanya sih limit EDC/Online bisa maks 15 juta/hari 7x dimana aja dan baca di blog tetangga katanya juga sama debit BTN diPayPal limitnya besarnya segitu :-)

      Hapus
    2. Sudah dikonfirmasi Mas pakai vcn bni, waktu awal vcn bni dirilis. Jumlahnya $48,01 Mas, error message dr paypalnya "We're sorry. Your Visa x-xx24 was declined. You can complete this purchase with the payment method shown, or choose another way to pay."

      Saya juga sudah coba bayar tanpa login ke akun paypal tapi tetep ditolak kartunya, padahal lewat eximbay kemarin sebesar $69 diterima :(

      Kalau ngga bisa terus rencananya mau bikin kartu debit permata, cuma sayangnya belum ada di kota saya cabangnya.

      Kalau direct payment via paypal itu termasuk secure online transaction ya mas? Jadi pake cvv tp non vbv. Soalnya debit permata kalo dipakai di paypal kan cuma bisa 500rb/hari.

      Hapus
    3. Berarti PayPal sudah verified ya Mbak ada kartu lain VCN terpasang yang sudah terkonfirmasi tapi kartu BTN nya belum dikonfirmasi, mestinya sih bisa. Dari error message sepertinya lebih kearah declined by banknya (tapi bisa juga dari error sistem PayPalnya). Itu $48 USD 600ribuan ya. Coba Mbak telepon CS BTN 1500286 penyebabnya kenapa gitu declined namanya sistem bank/CC juga kadang2 ngeblock transaksi online karena disangka fraud tapi harapan saya mudah2an bukan karena ada limit online nonCVV2 kayak debit Permata. Atau mungkin coba dikonfirmasi kartu BTN nya dulu diPayPal bisa aja declined/limit belanja karena itu Mbak, soalnya setahu saya juga VCN BNI sudah gak boleh dipasang verifikasi diPayPal.

      Benar kalo pake debit Permatapun juga sama aja hasilnya sih Mbak $48.01 600ribuan akan ditolak untuk limit transaksi 500 ribu diPayPal (harus kurang dari $40).

      Direct payment via PayPal itu pakai CVV tapi setahu saya sama aja hanya untuk 1x ngecek valid kartunya aja pas ditambahin ($1 USD authorization hold), transaksi selanjutnya akan diproses tetap tanpa CVV jadi kalo pake debit Permata limitnya sama aja sih masih Rp 500.000,00 (unsecure). Kalo di merchant online lain atleast kita bisa input CVV sekalian dicharge langsung (secure) atau ada prompt untuk input CVVnya pas transaksi (real time authorization), jadi kalau pake debit Permata iya bisa naik limitnya 10 Juta/hari sesuai kartu, even itu gak pake VBV/OTP.

      Mudah2an setelah itu ntar dicoba lagi bisa Mbak :)

      Hapus
    4. Mbak bagaimana transaksinya apakah sudah bisa dan apakah kartu debit BTNnya sudah dikonfirmasikah, saya baru saja pake debit BTN buat transaksi PayPal di Ebay $42.04 USD (diatas 550ribu) berhasil, saya sudah konfirmasi ulang nanya ke CS BTN memang limit harian transaksi EDC dan Online (VBV/CVV2/Non CVV2) saat ini memang disamakan semua untuk segala jenis transaksi Rp 15.000.000,00 maksimal 7x transaksi/hari. Jadi gak kayak debit Permata. Mudah2an kedepannya tidak berubah sih.

      Memang yang penting kartu debit BTN nya sudah dikonfirmasi di PayPal karena kartu yang hanya dipasang tapi belum dikonfirmasi suka gagal/ada limitnya jika dipakai bertransaksi (dari PayPal sendiri, bukan bank). Hope this helps :-)

      Hapus
    5. Halo Mas, maaf baru sempat dibalas.
      Belum, Mas. Tinggal nunggu kode dr paypalnya, kayaknya udah muncul, cuma rencananya mau langsung datang ke KCP aja buat nanyain kode nya, soalnya pengalaman nelpon cs bni nanyain tentang paypal habis 100rb karena kebanyakan cs nya ngga ngerti :( semoga nanti di KCP bisa dapetin kodenya.

      Semoga nanti setelah dikonfirmasi bisa dipakai di paypal karena BTN ini limitnya besar ga kaya permata hehe tapi daya udah bikin debit permata juga sih buat jaga2.

      Kalau udah bisa saya kabarin lagi. Thanks bgt Mas udah membantu :)

      Hapus
    6. Sama2 Mbak, iya saya juga heran sistem BTN kenapa rada ribet ya gak praktis kayak bank lain kode PayPalnya gak bisa langsung keliatan, kita cek saldo/mutasi aja udah dihitung "transaksi" (baca pos saya di bawah) mungkin jangan2 karena itu Mbak transaksinya gagal (batas limit "transaksi" 7x/hari). Tapi kelebihannya masih worth it sih sesuai Mbak bilang bisa jadi opsi lebih tinggi dari debit Permata. Semoga sukses selalu, salam :-)

      Hapus
    7. Mas Amir saya mau kasih update nya nih. Kartu debit saya akhirnya sudah diverifikasi manual oleh paypal Mas, soalnya saya udah ke KCP + nelpon CS 6 kali semuanya ga ada yg bisa ngebantu, ada yg bilang ga ada kodenya cuma paypal aja, Bank BTN belum kerjasama dengan paypal, dll 😭
      Tapi setelah diverifikasi pun masih belum bisa dipakai buat transaksi Mas, barusan coba transaksi $48 ditolak lagi :(

      Oh iya saya juga udah buat kartu debit Permata tapi ga bisa ditambahkan ke akun Paypal, katanya kartu tidak bisa diterima, padahal coba buat transaksi di google play bisa.

      Btw, saya juga baru baca komen dibawah ternyata kartu SCC bisa di top up ya (pas baca artikel ga terlalu detail baca yg ttg SCC ini) Tau gitu mending bikin SCC Sinarmas aja huhu. Mana ini urgent banget perlu dipake skrg2 >_<

      Yg saya bingung kenapa masih ga bisa dipakai ya, padahal baca komen2 org lain pada sukses :(

      Hapus
    8. Waduh saya juga heran Mbak ampe 6x nelpon BTN suka dapat CSnya kebanyakan gak ngerti ya, daripada puyeng emang mending verifikasi manual ke PayPal juga sih hehe.

      Mungkin transaksinya ditolak karena debit BTN mbak ngelewatin limit transaksi E-Channel (baca keterangan saya di artikel atas) kan ada batas transaksi 7x/hari, itu termasuk aktivitas kayak cek saldo di internet banking udah diitung "transaksi" sama sistem BTN mbak. Juga jangan terlalu pas didebit dekat saldo minimal BTNnya mbak, soalnya minimal harus ada 50.000 ditabungan. Lihat juga ratenya dalam dollar konversinya.

      Mungkin coba tunggu direset tengah malam atau besok bisa coba lagi mbak, Oh iya jangan login atau dipake dulu internet bankingnya terlalu sering buat cek saldo dsb soalnya udah dihitung "transaksi" oleh sistem BTN, yg penting saldonya dipastikan cukup.

      Mas Nugroho pake transaksi $150 pake debit BTN bisa mbak malah pas kartunya belum dikonfirmasi (akhirnya dapet kodenya dari CS BTN):

      "Nah, saya belanja pake debit BTN di ebay, pertama saya belanja sekitar $150 dan bisa melakukan pembayaran via paypal (pake kartu debit BTN yang belum verified). namun pembayaran berikutnya gagal dengan pesan " ...this card...declined". Saya coba beli yang $5 pun gagal. Khirnya telpon CS BTN minta 4-digit kode."

      Soal Debit Permata itu transaksi di Google Play berapa mbak, mungkin Mbak juga melewati batas transaksi Permata yg non CVV2 500ribu perhari itu gak tergantung besar saldonya mbak. Nambahin kartu di PayPal juga dihitung transaksi butuh $1 authorization hold buat ngecek kartu, sama $1.95 buat konfirmasinya, jadi total kira2 $3 yg dibutuhkan sisa limit hariannya. Mungkin baiknya bisa dicoba lagi besok Mbak pas sudah kereset limitnya.

      Sabar aja Mbak hehe mungkin kebetulan aja lagi ada halangan make kartunya, kalo saya dan yg lain bisa pasti mbak juga bisa kok :)

      Iya Mbak pake SCC Sinarmas memang bisa ditop-up (saya juga punya 1) Mas Yos dibawah baru bikin SCC lock depositnya sudah turun dari 1 juta sekarang hanya 500ribu minimal.

      Mudah2an masalahnya cepat beres mbak, ditunggu updatenya salam :)

      Hapus
  9. Gan ane penasaran pengen nanya ente setelah baca2 ane juga sering belanja online kaya lazada pake CC kok VBV ga pernah kluar ya ga kaya tokopedia padahal ada logo VBV koq disitu ane juga nyimpen data CC tapi kata org jngan nyimpen data CC di lazadut ga aman gara2 suka dijebol memang bener gituu ya gan lazadut ga VBV jadi kya situs luar tapi ga pernah ada masalah thanks gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkw Lazadut wkwkw jangan gitu gan ntar bisa kena pasal penistaan merk dagang lho hehe :D

      Memang Lazada ada logo 3dsecure/VBVnya tapi kayaknya gak fungsi deh sistemnya langsung ngecharge aja. Ane juga kalo belanja pake CC/Debit Visa apa aja di Lazada gak pernah nongol VBVnya termasuk pas pake Debit Mandiri yg wajib VBV gak ada OTP sama sekali langsung didebit tapi kata org Mandirinya udah kerjasama. Kalo pake CC Mastercard 3dsecure/MSCnya nongol sih gan. Mungkin Lazada emang gak ngaktifin fitur VBVnya karena udah kerjasama atau emang sengaja disabled karena setau ane biaya pemrosesan transaksi online VBV dipayment gateway itu lebih tinggi daripada yang tidak pakai VBV dan gak semua merchant terpilih dapat fitur VBV dari Visa (juga gak semua kartu/bank ada fitur 3dsecure juga).

      Emang sih setau ane sesuai himbauan BI buat keamanan nasabah dari fraud, untuk online merchant/payment gateway lokal di Indonesia menerapkan 3dsecure OTP ini untuk transaksi online dengan kartu kredit/debit selain harus dalam mata uang Rupiah, dan rata2 semua bank di Indonesia kartunya udah 3dsecure juga kalo online. Sama saja kayak kalo transaksi di EDC/merchant darat harus pake PIN 6 digit dan kartu kredit/debit sudah mulai pakai chip biar gak gampang dibajak/diskim kayak zaman dulu.

      Kalau ada dugaan pembobolan data diLazada atau lainnya, itu biasanya karena phishing site sih gan bukan salah Lazadanya, jadi biasanya orang ngira itu situs Lazada/lainnya karena persis banget tampilannya padahal bukan/tiruan, lalu login masukin data2 sensitif mereka kayak password nomor CC dsb. Kalo mo bedain itu sih gampang liat aja udah secure page belum di browser addressnya diatas warna ijo ada gemboknya (https://, biasanya digital signaturenya Symantec atau Verisign dsb), kalo gak ada itu boleh curiga jangan masukin data2 sensitif kayak password apalagi nomor CC karena biasanya phishing atau situsnya kurang aman. Atau bisa juga karena data2 CC kita sebelumnya dilihat orang lalu difoto/dicatat. Makanya ane anjurin khusus nomor CVV 3 angka dibelakang diselotip item aja atau dilakban dikit biar gak keliatan orang setiap belanja darat/kasir, jaga2 aja minimalisir resiko takutnya direkam bisa dipake online lho kalo niat orangnya gak bener. Kalo misal ada kejadian seperti itu langsung telpon bank minta blokir kartu dan langsung dispute transaksinya (tertulis/affidavit form jangan hanya lisan/by phone ya) kalau sudah gak pending masuk statement CC/tabungan, jangan ditunda2.

      Kalau disitus luar kayak di US/Amrik VBV memang jarang digunakan selain pemrosesan transaksi lebih tinggi (apalagi mereka gak boleh nambahin surcharge tambahan ke customer, agak beda ya kalo di Indonesia) merchant/payment gateway US kebanyakan pakai fitur AVS (Address Verification System) jadi bisa memverifikasi alamat billing address apakah sama dengan shipping untuk membedakan mana yang customer beneran mana yang gadungan (fraud), namun tidak selalu efektif untuk barang digital sih. Lagian fitur perlindungan nasabah/konsumen disana juga biasanya lebih baik, jika ada online fraud pasti biasanya nasabah dibela bank (gak kayak disini kadang2 udah jelas2 dibobol tapi nasabah CC tetap disuruh bayar dikejar2 debt collector pula). Tapi sekarang sistem perbankan Indonesia udah semakin baik kok buat nasabah (pernah sekali dispute transaksi CC bukan PayPal barang gak dikirim2, akhirnya menang).

      Sori kalo kepanjangan gan, tapi mudah2an bisa jadi info tambahan disini penting juga buat jaga keamanan CC/debit kita semua :)

      Hapus
  10. Kl 1 debit permata, apa bisa untuk verifikasi 2 akun paypal atau lbh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa gan misalnya buat akun tambahan/bisnis (1 org boleh punya maksimal 2 akun PayPal yaitu 1 personal & 1 bisnis) tapi kartu diakun lainnya harus dihapus dulu sebelum bisa dipakai diakun lain (1 kartu CC/debit hanya bisa dipasang di 1 akun pada saat yg sama). Biarpun kartunya dihapus/tidak ada lagi namun status PayPal biasanya akan tetap verified, tapi lebih recommended sih minimal ada 1 kartu terpasang masing2 ditiap akun.

      Semoga membantu, salam :)

      Hapus
  11. Saya udah nyoba Debit BTN buat verifikasi paypal.. tinggal tunggu konfirmasi aja (belum 24 jam soalnya). Sambil nunggu 24 jam, saya nyoba buat pembayaran Dev Google Playstore.. dan hasilnya.. hartu ditolak :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya lagi ada gangguan jaringan deh Mas, saya juga kemaren baru transaksi PayPal $42 diEbay kemaren bisa, tapi tadi nyoba di Amazon kindle $4 doang ditolak padahal saldo jauh lebih dari cukup, udah ngehubungin CSnya sih katanya kartunya gapapa tapi mungkin ada lagi ada gangguan jaringan disuruh nyoba lagi ntar2. Ntar saya kabarin lagi deh. Udah coba telpon BTN nya Mas?

      Ngeliat Mbak Rida diatas juga sempat gitu mudah2an sih gak ada masalah lagi nih make debit BTN.

      Hapus
    2. Nih saya baru coba transaksi lagi di Amazon $4 udah bisa kok Mas, mungkin bisa dicoba aja lagi Mas tapi kalo masih belum bisa telpon Call Center BTN aja Mas 1500286 mungkin ada sebab lain atau bisa kadang2 kalo jangka waktu antar transaksinya terlalu dekat apalagi online sistem bank kartu kredit/debit emang suka otomatis ngeblok gitu mungkin takut disangka fraud, ama bisa sekalian tanya kode PayPal Mas siapa tahu udah nongol :)

      Hapus
    3. Belum 24 jam dari "hubungkan kartu" di PayPal mas.. btw saya bingung nanya ke CS nya gimana mas.. saya kan orangnya pemalu >.<

      Hapus
    4. Wkakak ngapain malu Mas kan gak ketemu orangnya langsung cuman nelpon PD aja hehe :D Nanti kalo udah 24 jam atau udah gak pending telpon aja sesuai langkah yang saya tulis diatas, intinya sih sebutkan ke CS transaksinya pas konfirmasi kartu di PayPal persis sesuai data diinternet/mobile banking tanggal dan besarnya Rp ($1.95 sekitar 26-27 ribuan ya) ampe koma2nya lalu minta detail nama/keterangan dari merchant yang mendebit (kode PP1234 itu nanti dianggap nama/keterangan merchant), nanti CSnya paling 1-3 menit suruh nunggu bentar, nanti pas balik udah tinggal catat. Saya aja dapat kok Mas. Emang sih BTN sedikit ribet harus pake nelpon2 buang2 pulsa dikit gak kayak bank lain, mudah2an sistem kedepannya bisa berubah. Tapi gak bakal sia2 kok Mas Bismillah aja hanya proses 1x aja Insyaallah pasti dapat kok kodenya. Semoga sukses selalu, salam :)

      Hapus
    5. Walah ini keterangan dari mbak CS nya cuma dari paypal gitu doang.. saya tanyakan disitu ada kode atau tidak, bilangnya gak ada..

      Hapus
    6. Itu transaksi besarnya berapa mas setau saya kalau keterangannya hanya "PAYPAL" tanpa embel2 apapun itu transaksinya beda hanya authorization hold saja pas kita nambahin no kartu pertama kali (buat cek kartu) $1 USD (13 ribuan, nanti akan divoid/direfund), kalau yang ada kode PayPalnya "PP1234" itu transaksi kedua yg besarnya $1.95 (26-27 ribuan). Mas udah klik lagi "konfirmasikan kartu anda" di akun PayPalnya? Soalnya kalau hanya nambahin nomor kartu tapi gak klik konfirmasi maka kodenya gak akan muncul karena $1.95nya belum kedebit.

      Hapus
    7. Udah klik itu tinggal masukkan 4 digit code.. di internet banking nya tertulis "ATM SA VISA US POS" didebet 26.793,20, saya tanya ke CS nya bilangnya cuma paypal.. terus saya tanyakan "apa ada informasi seperti code gitu mbak" jawabnya gak ada..

      ini saya yang salah ngomong atau mbaknya yg gak ngerti ? :(

      Hapus
    8. Waduh saya juga heran Mas, kalo saya bulan kemarin telpon CS BTN nunggu 3 menit langsung dikasih tahu CSnya, format keterangannya "US PP1234" gak pake nama PayPal tapi PP. Coba mungkin Mas telpon lagi besok2 siapa tahu sistemnya disono masih pending atau sebab lain makanya kodenya belum keliatan. Atau alternatifnya kalau masih gak bisa juga datang ke kantor cabang yg gede pembantu/utama. Mungkin sistem BTN lagi error nih atau kebetulan dapat mbaknya yg kurang ngerti gak bisa nyari detailnya. Semoga cepet beres ditunggu updatenya Mas.

      Hapus
    9. mungkin dapet mbak yang kurang ngerti mas :D ..
      Telpon pertama mbaknya bilang "Dari paypal" saja ..
      Telpon kedua mbaknya bilang "Transaksi EDC" dan tidak ada nama merchant sama sekali ..
      Pulsa saya sampai habis buat nunggu 2 menitan x2 telpon mendengarkan lagu kebangsaan BTN :D

      Besok saya coba datengin kantornya saja..
      Nanti saya infokan lagi ya mas ..

      Hapus
    10. Oh OK Mas saya juga ngerasa ikut prihatin kesal juga sih dengernya sama sistem BTN dan pegawainya mudah2an bisa berubah ya kayak bank lain gak praktis nyusahin nasabah buat dapat kode PayPal kok ribet sampai harus ngabisin pulsa Mas. Mudah2an ada orang BTN yg baca nih. Tapi Insyaallah pasti dapat kok Mas ada kodenya, kartu debitnya juga kan memang dasarnya bisa dipakai diPayPal/non VBV. Saya dan beberapa yang lain kayak Mas Ahmad di pos atas dapat kok Mas.

      Kalo gak bisa dikasih kodenya ngotot aja Mas minta sambungin ngomong ke supervisornya kali aja kebetulan CSnya yang males atau plo'on hehe :D atau kalau masih mau nelpon mungkin coba besok siang Mas jam kerja soalnya yg shift sore/malam itu takutnya org baru atau gak ada akses penuh kesistemnya kalau malam, mungkin. OK saya tunggu infonya ya Mas semoga cepet beres salam :)

      Hapus
    11. Mas saya juga baru baca lagi di PayPal:

      https://www.paypal.com/us/selfhelp/article/Where-do-I-find-the-PayPal-code-to-link-and-confirm-my-debit-or-credit-card-FAQ1948

      Ada kemungkinan proses munculnya juga bisa saja keposting 2-3 hari kemudian untuk kode verifikasi 4 digitnya (Note: untuk Visa: PP*1234 CODE, Mastercard: PayPal*1234 CODE, kalo debit BTN kan Visa jadinya PP*1234 tanpa "PayPal").

      Juga saya sudah coba browsing di Google jikapun kepostingpun sebelum itu mungkin belum penuh/bukan kode sebenarnya even kelihatannya udah gak pending, dan memang tergantung kecepatan sistem bank/networknya juga dengan PayPal. Kalo bank lain kayak Debit Permata kan cepat gak nyampe 24 jam juga udah muncul (kalo pake CC malah biasanya langsung keliatan kodenya di notifikasi SMS biarpun distatement belum muncul/pending). Kalo Debit BTN nih saya jadi mikir soalnya sistemnya kan masih beda sendiri masih "primitif" agak lelet ribet gak kayak bank lain kodenya aja belum bisa kelihatan dimutasi/statement nasabah, juga CSnya aja ternyata gak semuanya ngerti bisa langsung ngedapetin kodenya biarpun mungkin sebenarnya bisa aja sudah keposting ada disistemnya (dan pasti ada kodenya karena saya juga dapat sebelumnya).

      Saya juga inget bulan kemarin pas pertama kali habis nyoba konfirmasi kartu debit BTN diPayPal juga baru sekitar 5 hari kemudian saya nelpon CSnya soalnya saya bingung nungguin kok kodenya gak nongol2 hanya "ATM SA VISA US POS" di Internet Banking kagak berubah2 padahal sudah bukan angka2 lagi/gak pending setelah 24 jam (waktu itu saya belum begitu ngerti sistem BTN, saya pikir sama kayak bank lain). Jadi kalo saya boleh nyaranin sih mungkin Mas antara 1-2 hari lagi aja kedepan sebaiknya baru nelpon atau datang kekantornya BTN, daripada belum tentu datang langsung dapat kodenya gara2 sistemnya masih agak "primitif" gitu.

      Saya juga sudah update postingan saya diatas buat jaga2 aja jadi sebaiknya 24-72 jam aja amannya buat pending codenya sesuai info dari PayPal diatas. Apapun semoga cepet beres ya Mas dapat kodenya, salam :-)

      Hapus
    12. Ok waktunya sharing..

      Jadi setelah baca balesan mas amir.. saya mengurungkan niat untuk datang ke kantor BTN, saya nunggu minggu berikutnya..

      Karena saya senin sampai kamis sibuk, saya ga sempet pergi ke kantor BTN. Kamis malem saya lihat komentar di bawah (komentarnya mas adrian), disitu saya tertarik dengan "alternatif lain". Akhirnya saya ikutin caranya, terus ada balesan disuruh data-data. Karena sudah malam dan saya juga sudah lelah, saya memutuskan untuk mengirimnya besok.

      Nah besoknya, pagi jam 8-an saya coba telpon btn lagi dan jawabannya "Maaf pak, system bank kami tidak bisa melihat nama bank yang mendebet". Karena kecewa, saya mengirim data-data yang diminta. Sekitar jam 11-an karena saya orangnya gak sabaran, saya coba telpon BTN lagi. Setelah muter muter sama mbak csnya, akhirnya saya dapat kode verifikasinya dan kodenya berhasil.

      Setelah itu sekitar jam 2 siang saya dapat telpon dari nomor malaysia, dan dari mas Syukri (sama seperti komentar mas adrian). Karena sudah terverifikasi saya menjelaskan semuanya ke Mas Syukri.

      Nah setelah itu, tanggal 20 saya buka akun paypal saya dan saya kaget. Saya mendapat $5 dan email dari mas Syukri lagi.

      Intinya "Catatan : Ada sedikit kado buat Anda Rizal. Silahkan dicek saldo PayPalnya. Semoga bermanfaat. Selamat berhujung minggu bersama keluarga tercinta!"

      Wah saya dapet kado.. :D

      Terima kasih mas Amir, Adrian, Syukri dan Emak (buat nelpon BTN) :D karena selama ini selalu sharing informasinya.

      Hapus
    13. Alhamdulillah selamat Mas Rizal sama2 Mas makasih juga mau sharing disini berikut update infonya, udah sekian lama gak percuma akhirnya bisa terverifikasi juga PayPalnya dapat angpao $5 lagi emang rezeki gak kemana2 ya Mas hehe sip2 :D

      Semoga sukses dan sehat selalu Mas, Salam :)

      Hapus
  12. Mantap bro amir asli panjang tapi lengkap jelas banget gw baru tau sekarang bisa pakai debit buat paypal,nggak perlu kartu kredit besok2 coba deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe makasih bro, yang penting semoga bisa jadi info yang berguna/membantu. Kartu debit bisa tapi memang gak semua debit Indonesia bisa di PayPal, kalo virtual seperti VCC, VCN dan Octopay ataupun model luaran kayak Payoneer/Neteller memang sudah gak diterima lagi sama PayPal (gak diterima bukan berarti gak bisa dipake, tapi ada resiko dihapus/akun PayPal kena limit kalau terdeteksi pemakaiannya).

      Mungkin kalau ada yang juga tahu/mencoba alternatif debit lokal (fisik) lainnya yg bisa dipake PayPal selain diatas mudah2an bisa dishare juga trims :)

      Hapus
  13. Update: Berhubung akhir-akhir ini ada beberapa yang share soal kegagalan transaksi online dengan Kartu Debit BTN di PayPal dsb, saya mencoba mengkonfirmasi lagi ke pihak CS BTN, kemungkinan penyebabnya ada gangguan/maintenance jaringan atau limit maksimal jumlah transaksi Rp 15 juta 7 kali/hari terlampaui (baca dibawah). Pastikan fitur BTN debit online sudah aktif termasuk no HP untuk transaksi VBV dan Internet/Mobile banking.

    Mungkin juga karena saldo tabungan BTN yang terhubung dengan kartu debit terlalu ngepas/tidak cukup untuk transaksi (harus ada saldo sisa minimal Rp 50.000,00 terkunci tidak bisa dipakai) dan transaksi internasional dengan Dollar/Non Rupiah ada konversi dan fees yang berbeda tiap bank (biasanya sekitar 2-3%). Sebaiknya kalau mau transaksi online dalam Dollar Rp 100.000 paling amannya jangan terlalu ngepas saldonya Rp 150.000,00 tapi misalnya Rp 175.000,00 dsb sudah termasuk saldo minimum Rp 50.000,00), berlaku untuk kartu debit tabungan lainnya atau sisa limit untuk kartu kredit jika tidak mau overdraft/overlimit.

    Beberapa sistem keamanan bank/kartu kredit/debit kadang2 juga dapat memblokir otomatis transaksi (khususnya online) jika agak besar atau terlalu berdekatan waktunya, baik dengan/tanpa meminta konfirmasi nasabah sebelumnya (takut ada transaksi fraud). Jika block seperti ini sampai terjadi dapat ditunggu dan dicoba lagi nanti atau ditelepon CS banknya buat konfirmasi/fix. Ini juga bisa berlaku untuk semua/sebagian kartu kredit/debit.

    Khusus PayPal terlepas dari akun sudah verified atau belum sebaiknya sebelum dipakai transaksi kartu sudah dikonfirmasi dengan kode 4 digit PayPal (khusus Debit BTN sudah saya tulis langkahnya diatas) karena selain untuk verifikasi juga menghindari kemungkinan transaksi gagal atau limit/batas transaksi dari PayPal (terpisah dari limit bank) khususnya untuk akun PayPal yang belum terverifikasi atau tidak ada minimal back-up 1 kartu kredit/debit lain yg valid dan sudah terkonfirmasi.


    (Info Dari CS BTN): Batas Limit Transaksi Rp 15.000.000,00 maksimal 7 kali/hari yang berkaitan dengan transaksi BTN Debit Online juga berlaku dipukul rata pada semua transaksi dengan fitur E-Channel (by Web) BTN pada rekening tabungan terhubung (Mobile Banking, Internet Banking, Debit Online) dan yang dihitung bukan hanya aktivitas pendebitan saldo/transfer out tapi seluruh aktivitas pada jalur E-Channel (selain login dan transfer in dari luar).

    Limit transaksi pada ATM/EDC adalah terpisah/lain sendiri dan tidak berhubungan dengan E-Channel.

    Yang dihitung aktivitas transaksi E-Channel (yang bisa mengurangi jatah 7x transaksi/hari BTN debit online) antara lain:
    - Setiap transaksi BTN Debit Online (VBV dan Non VBV) termasuk ketika memasukkan data kartu (authorization hold).
    - Setiap request OTP (VBV) BTN Debit Online kenomor HP.
    - Setiap Cek Mutasi/Saldo/Fitur (Internet Banking/Mobile Banking).
    - Setiap transfer out/keluar (Internet Banking/Mobile Banking) termasuk pembelian pulsa via Mobile/Internet Banking, autodebit dsb.
    - Setiap generate Token (Internet Banking).

    Jika batas/limit transaksi diatas terlampaui, maka khusus transaksi out/bersifat pendebitan saldo akan ditolak (transfer out Internet Banking, Mobile Banking, dan juga Transaksi BTN Debit Online). Limit transaksi hanya akan direset ulang per 24 Jam/1 Hari setelah Pukul 12.00 Malam (ganti hari baru).

    Jadi jika anda hanya akan menggunakan Kartu Debit BTN untuk (sering/rutin) transaksi online sehari-hari, maka sebaiknya jangan terlalu sering melakukan transaksi lain yang mungkin tidak selalu perlu termasuk terlalu sering cek saldo/mutasi di mutasi internet banking dsb karena sudah dihitung sebagai "transaksi" oleh sistem BTN. Jika limit/batas maksimal jatah transaksi 7x/hari atau Rp 15.000.000,00 sudah dekat atau terlewati maka ada kemungkinan transaksi out (termasuk transaksi BTN debit online) akan ditolak.

    Memang tiap bank punya "fitur kebijakan" masing2 termasuk BTN, tapi buat saya masih OK mendinglah limit belanja onlinenya lumayan tinggi saat ini dari BTN Rp 15 juta/hari. Hope this helps. :)

    BalasHapus
  14. halo mas, semoga semakin sukses, terima kasih banyak mas, artikel ini sangat membantu kami2 lho mas, di tengah2 ribetnya bank2 besar yang debit cardnya tidak bisa dipakai paypal dll, oh iya mas, kalau menurut mas sendiri, bank yang paling recommended apa? untuk urusan paypal ini? terima kasih beribu2 kali lho mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Khussal,

      Banknya sih standar semuanya Mas udah punya nama tapi memang gak ada yg sebesar kayak BCA dan Mandiri. Tapi buat saya yang penting semuanya juga bank resmi jelas yang terdaftar di Indonesia dan tidak ada sejarah hitam/masalah dengan BI, tabungan nasabah aman dijamin ketentuan LPS, pelayanan/perlindungan nasabah baik, dan tentu saja kartunya bisa dipakai di PayPal dsb hehe :D

      Kalo buat kartu/tabungannya sih semua baik sih mas semuanya aman bisa dipakai transaksi online diPayPal/non VBV maupun VBV ada kelebihan masing2 tapi kalau soal fitur dan limit belanja diPayPal dsb saya lebih prefer SCC Sinarmas dan Debit Jenius. Apalagi SCC Sinarmas ini kan CC bukan debit, fitur2nya lebih baik dari debit, dan kalo saya gak salah ya kalau punya ini sudah lama/1 tahunan bisa jadi referensi buat CC lainnya dan masuk history BI ataupun kalo nggak atleast kalau sudah lama punya bisa ngajukan aplikasi CC biasa di Sinarmasnya tanpa lock deposit lagi (sama dengan SCC BCA dan Mandiri juga gitu), yg penting sering kita pakai transaksi dan bayar tagihan terus. Limit juga bisa ditop-up unlimited berapa aja > limit awal yg sejuta. Kalo Jenius BTPN buka saldonya 100% gratis dan fiturnya lumayan juga, dapat kartu debitnya 2 lagi yg fisik dan virtual dua2nya bisa online. Limit bisa 100 juta atau diatur sendiri sesuai top-up. Tapi sayangnya saat ini masih pengembangan DKI Jakarta tapi mudah2an bisa ekspansi ke daerah lain dalam waktu dekat.

      Kalo Debit Permata dan BTN juga bagus, tapi sayangnya kalau Permata buat PayPal/non CVV2 saat ini besar limit hariannya janya 500ribu (gak nyampe $40). Mudah2an bisa ditingkatkan kedepannya. Kalo Debit BTN limitnya lebih besar 15juta tapi suka ribet kalo buat ngelihat kode verifikasi PayPal dan ada limit jumlah "transaksi"7x/hari yg juga bikinribet (baca pos saya diatas). Beberapa juga share masih suka gagal transaksi online dengan debit BTN mudah2an sistemnya bisa ditingkatkan kedepannya.

      Intinya semua baik punya fitur/kelebihan masing2 tapi kembali ke kebutuhan dan pertimbangan juga selera kita juga sih Mas, semoga bisa membantu :)

      Hapus
  15. Berarti kalo BNI nggak bisa buat verifikasi paypal ya?
    Walau bukan pake VCNnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa secara teknis tapi sebenarnya gak diterima PayPal gan sesuai pernyataan pihak PayPal sendiri yg ane quote diatas (termasuk VCC, Payoneer dsb), soalnya bukan kartu fisik/permanen yg bisa diuji kepemilikannya. Dengan kata lain kalo lagi apes ketauan "razia" PayPal ada resiko diapus kartunya dan akun gak lagi verified bahkan kena limit, bisa tapi resiko tanggung sendiri. Dan setau ane terakhir VCN BNI juga lagi bermasalah sistemnya diblokir buat beberapa negara termasuk PayPal (US), tapi gak tau kalo sekarang udah beres atau belum.

      Kalo misalnya debit fisiknya sekarang ternyata bisa langsung dipakai sih ok aja buat verifikasi PayPal gan coba aja, tapi setau ane sih nomor kartu fisiknya didisabled kalo buat online kecuali harus generate VCN dulu :-)

      Hapus
  16. Wah kebetulan akun pp ane kena limit nih, biasanya ane beli saldo dulu di neteller berhubung sekarang net card lagi out of service jadi ane beli saldo paypal ke orang eh sekarang paypalnya kena limit dan saldo yg ane beli malah direfund ke seller sama paypalnya sedangkan saldo sebelumnya udah ane pake belanja sekarang jadi minus saldo paypalnya :(
    padahal sih pas make paypal dengan saldo neteller engga pernah kena limit udah sering transaksi, tapi pas make saldo dari paypal malah kena limit gini :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh turut prihatin gan semoga limitnya cepat terselesaikan ama PayPalnya, emang resiko beli saldo suka gitu sih mending pake CC/Debit kecuali saldonya dari hasil pembayaran kita sendiri. Takutnya resiko beli saldo asalnya sudah bermasalah/hasil fraud dsb jadinya payment reversal ama PayPalnya. Mudah2an sellernya bisa ngerefund tuh duit beli saldonya agan.

      Soal limit PayPal sih emang untung2an sih gan ane juga pernah kok, kalo lagi apes ya apes kalo nggak ya Alhamdulillah berarti masih hoki :D tapi biasanya sih sekali kena limit keangkat akan jarang kena limit lagi.

      Atleast kita bisa minimalisir resiko dengan nurutin ketentuannya PayPal aja misalnya kalau gak boleh pakai VCC dsb ya kita jangan pakai jadi kalo ada masalah limit dsb kalau diminta PayPal kita bisa nunjukin bahwa kita sudah melakukannya secara legal, misalnya kita bisa nunjukin bukti kita pakai nama identitas asli, statement kartu fisik bank lokal bukan VCC/Payoneer dsb.

      Hapus
  17. Sellernya engga mau refund gan, kata dia rejeki dia dan resiko ane gara2 make neteller. Padahal dulu2 kalo pake saldo dari netellernya aman2 aja. Bingung ini ngatasin saldo minus dipaypal ane sellernya engga berani ngirim balik saldo ke paypal ane katanya takut dia kena limit juga gara2 ane :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Parah tuh sellernya gan gak mau tanggung jawab gitu jangan pake lagi gan kalo perlu bilangin juga kelainnya not recommended seller banget. Agan belinya dimana? Jangan2 agan sengaja didispute lagi sama dia makanya tuh saldo dibalikin PayPal, kadang sering lho kasus kayak gitu tapi emang gak langsung ditipu tapi digiring dulu pas gede. Kalo saldo minus emang ribet jadi dianggap utang ke PayPal kalo mo lepas limit juga harus dilunasin dulu musti terima pembayaran/beli saldo tempat lainnya setau ane juga gak bisa dicharge terpisah dari kartu kredit/debit. Kalo bikin baru akun lagi mungkin bisa tapi takutnya kedetek ya sama namanya bisa kena limit lagi. Nanti kalo misalnya udah lepas limitnya pake aja kartu kredit/debit gan, jangan beli2 saldo lagi resiko kecuali dari saldo hasil pembayaran sendiri.

      Hapus
    2. beli di kaskus gan, nah ane kurang tau dah abis ane belanjain saldo dia besoknya dapet email dari paypal suruh verifikasi ngelengkapin data2.
      nah kalo udah minus gini solusinya gimana ya gan?
      ane cuma punya mandiri debitnya engga bisa dipake buat paypal lagi :(
      apa bisa akun paypalnya ditutup aja terus bikin baru lagi pake email yg sama?

      Hapus
    3. Belinya dikaskus agan pake rekber brankas atau transfer kesellernya langsung gan? Ane saran sih agan komplain bikin posting/thread dikaskus, kali aja sellernya malu mau ngembaliin duit agan kan lumayan dia juga gak rugi saldonya gak ilang dibalikin semua ama PayPal, atleast kalaupun ada potongan jangan semuanya diambil dia parah tuh orang. Soal limit kalo bisa sih saran ane dicoba dulu angkat limitnya penuhin aja yg diminta paypal, tapi kalo gak bisa juga/ribet mending coba bikin yg baru tapi harus pakai email lain tapi kalo data2nya masih sama dsb kedetect ama sistem PayPal takutmya setau ane bisa dilimit lagi ya. Kalo bisa sih mungkin data2nya agak dilainin gan kalo mau sih coba aja bikin dulu pake email lain siapa tau bisa namanya juga usaha gan.

      Hapus
    4. Transfer langsung gan hehehe
      Oh ya tiba2 ane dapet email gini dari paypal :

      Dear Endar Setiadi,

      We're happy to let you know that we've issued you a credit of 5,89 $ USD.

      Credit date: 17 January 2017
      Amount: 5,89 $ USD
      View more details

      If you have any questions about this credit, simply click Help on any PayPal page for support.

      Sincerely,

      PayPal

      Nah jadi saldo minus ane udah hilang. Terus apa ane itu jadi utang kah ke paypal?
      Tapi akun ane masih proses reviewing sama paypalnya gara2 limit itu.

      Hapus
    5. Wah selamat gan itu dapat semacam cashback/bonus reward gitu ya dari PayPal lumayan menurut ane akun agan sebenarnya udah dianggap bagus good standing ama PayPal mungkin udah lama/suka aktif transaksi sebelum ni kejadian, mudah2an jadi pertimbangan lebih cepet kelar limitnya deh gan. Org Kaskus juga katanya ada beberapa yg dapet tuh :)

      Saldo agan minusnya tadinya $5 ya, Alhamdulillah ane kirain tadinya lebih gede, tapi untung udah lunas ya gan. Mudah2an reviewnya cepet tuh.

      Kalo udah terlanjur gitu susah juga ya gan, kalo gak terlalu gede mungkin direlain aja gan sellernya, gak bakal jadi daging gak berkah tuh seller makan duit orang. Jadi pengalaman aja gan jangan beli lagi dari org kayak dia, beresiko bikin apes aja. Yg penting sekrang mudah2an limitnya cepet selesai ane doain, semoga sukses selalu ya gan salam :)

      Hapus
  18. halo mas amirz123, boleh minta sarannya gak mas,
    saya tinggal selangkah lagi untuk verifikasi paypal dengan kartu debit BTN sehingga sudah ada transaksi dari paypal untuk verifikasi dengan kartu debit BTN saya sampai 3 kali di rekening tabungan saya , tetapi kesulitan saya yaitu 4 kode digit dari paypal sulit terlihat dari internetbanking BTN saya atau tersembunyi sehingga ada sampai 3 kali saya untuk memverifikasi akun terpotong U$1.95 atau setara RP.26.000*3 transaksi paypal, mohon untuk saran dan bantuannya mas agar supaya bisa terverifikasi untuk akun paypal saya

    terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hslo Mas Adrian,

      Waduh banyak amat mas konfirmasinya ampe 3x :D batas kartu dikonfirmasi maksimal 3x lho mas, 1x sekali lagi kartunya bakal diblokir PayPal karena disangka fraud, jangan dicoba lagi Mas 1x aja udah cukup kok, nanti pake kodenya yg dari transaksi terakhir.

      Memang kalo debit BTN sedikit ribet Mas gak kayak bank lain kodenya hidden makanya saya sudah tulis khusus langkahnya diatas. Tapi gapapa saya jelasin lagi ya dibawah juga tambahan:

      Kalo udah 24-72 jam sesudah konfirmasi terakhir (amannya 2-3 hari kedepan biar udah gak pending) telpon Contact center BTN 1500286 tanyakan ke CS transaksinya pas konfirmasi kartu di PayPal (transaksi yang ketiga/paling akhir ya Mas) sebutkan persis transaksinya sesuai data diinternet/mobile banking tanggal dan besarnya Rp ($1.95 sekitar 25-26 ribuan ya) ampe koma2nya lalu minta detail ke CS NAMA/KETERANGAN/LOKASI dari merchant yang mendebit transaksi (kode PP1234 itu nanti dianggap nama/keterangan dari merchant), kalau saya bulan yg lalu CSnya paling 1-3 menit suruh nunggu bentar, nanti pas balik kita tinggal catat.

      Mudah2an dapat CSnya yg langsung paham dapat kodenya gak perlu lama atau nelpon2 lagi. Oh iya kalau nelpon kalo bisa jam kerja Mas biar CSnya ada akses penuh kesistem atau supervisornya, soalnya mungkin aja CSnya gak semuanya ngerti kayak CS Mas Rizal dipos atas.

      Selain telpon CS bisa juga kebank tapi kayaknya harus kecabang BTN yg gede KCP/KCU, mungkin kalau branch/cabang kecil kurang capable.

      Atau alternatif terakhirnya bisa juga Mas minta tolong konfirmasi manual kartu sama CS PayPal tapi ini buat saya sih cara yg paling terakhir dan mungkin perlu waktu dsb, Mas bisa login ke PayPal scroll kebawah "Bantuan dan Kontak", Telepon atau "Pusat Pesan" nanti buat pesan baru pilih topik "Rekening Bank/Kartu Kredit" dan "Kartu Kredit - Hubungkan dan Konfirmasikan" masukkan 4 digit terakhir kartu lalu Mas tulis pesannya (in English) bilang aja sistem bank tidak dapat menemukan kode distatement dan apakah tersedia jalan verifikasi manual, kirim. Nanti cek berapa menit misalnya ada email masuk balasan robot/mesin balas aja lagi dengan pesan yg sama. Nanti berapa hari biasanya dibalas orang Paypalnya langsung bukan robot (account specialist) paling antara minta kirim dokumen scan KTP/ID ama tampak depan kartu debit dsb lewat email ke webform@intl.paypal.com atau via secure fax. Nanti berapa lama direview dan kalo diapprove kartunya langsung kekonfirmasi dan akunnya Mas langsung otomatis verified kalau belum verified.

      Ini juga ada link lainnya Mas di indoclixsense Mbak Askadewi yang sudah berhasil pengalaman duluan verifikasi manual debit BTN di PayPal:

      https://indoclixsense.cu.ma/cara-verifikasi-akun-paypal/

      Bedanya kalau doi cara verifikasinya langsung kirim email webform@intl.paypal.com ke PayPalnya sedangkan kalau saya cukup telpon dulu CS BTN 1500286 langsung dapat kok kodenya biar gak keliatan di internet banking.

      Kalo bisa sih lewat CS BTN aja dulu Mas jadinya kan juga lebih kredibel, tapi apapun semoga sukses ya Mas yg penting cepat kekonfirmasi, pasti bisa kok, salam :)

      Hapus
    2. Mas Adrian ini saya kasih quote posnya Mas Nugroho Adi Pramono (makasih Mas) sebelah ya barusan tentang kiat pengalamannya dapatkan kode verifikasi PayPal di debit BTN via telpon CS BTN:

      "Barusan verifikasi BTN.

      minta kode empat angka antara tulisan PP* dan CODE-> PP*1234CODE. (Di permata formatnya gitu dengan keterangan Purchase VISA)

      pertama sama CS-nya cuma diberi tiga angka, saya minta lagi, tetep ngotot ngasih tiga angka itu ( yeah, tipikal ). Ok terima kasih

      coba telpon lagi, tetap CS yang sama, tutup lagi

      coba telpon lagi, ternyata CS yang lain, saya minta lagi dengan cara yang sama, dapatnya empat angka, horee... Dua kartu debit saya terverified hari ini.

      Tentang limit di paypal, walaupun susah cari sumbernya, ada batasan untuk sebuah kartu dalam hal membayar jika kartu itu tidak verified. Akun saya sudah verified dengan VCN BNI (sudah lama), kemudian saya tambah kartu debit permata yang juga saya verified.

      Nah, saya belanja pake debit BTN di ebay, pertama saya belanja sekitar $150 dan bisa melakukan pembayaran via paypal (pake kartu debit BTN yang belum verified). namun pembayaran berikutnya gagal dengan pesan " ...this card...declined". Saya coba beli yang $5 pun gagal. Khirnya telpon CS BTN minta 4-digit kode.

      yang menarik, saat saya berhasil verify debit BTN di paypal, ada tulisan semacam "congratulations your card limit is lifted, now you can use this card to send payment without limit", nah, berarti sepertinya memang ada batasan belanja menggunakan kartu yang belum terverifikasi, walaupun saya tidak menemukan pernyataan itu saat saya cari keterangan di dokumen paypal

      memang paling aman sih setiap kartu yang dipakai harus diverifikasi dulu, walaupun sepertinya tidak wajib karena verifikasi (akun) cukup sekali saja"

      Hapus
    3. halo mas amir terima kasih atas sarannya akun paypal saya telah terverifikasi dengan
      kartu debit btn hari ini tgl 18 jan jam 5 sore
      singkat cerita saya mengikuti saran dari mas amir yaitu dengan
      cara mengemail langsung keluhan saya itu tadi karena tidak
      muncul 4 kode tersebut ke paypal nya webform@intl.paypal.com pada pukul 2 pagi dan saya translate ke dalam b.inggris
      setelah saya menunggu saya mendapat telpon dari nomer kode malaysia yang
      terlihat di smartphone saya panggilan nomer tak dikenal dari malaysia
      tapi ternyata yang
      menelpon saya adalah pihak paypal dari malaysia pada jam 2 siangnya dan bercakap dengan bahasa indonesia, setelah saya
      ceritakan yang sebenarnya saya dibantu agar bisa diverifikasi secara manual oleh pihak paypal dengan
      cara mengirim foto ktp + foto bagian depan kartu BTN saya ke email webform@intl.paypal.com agar di proses.
      dan sambil menunggu email balasan, BENAR akun saya telah diverifikasi oleh pihak paypalnya pada jam 5 sore.

      saya ingin kasih liat buktinya cuman kurang ngerti cara make blognya hehe.. sekali lagi terima kasih mas amir.

      Hapus
    4. Alhamdulillah Mas Adrian mantap, cepet juga tuh Mas langsung ditelpon orangnya lagi mantap biasanya dulu ada masalah CS PayPal kadang ribet :D makin mantap deh PayPal sekarang, sip yang penting kartu debit BTNnya Mas sudah terverifikasi :)

      Tapi mudah2an ada orang BTN yg juga baca nih biar sistemnya bisa diupgrade kedepannya kayak bank lain jadi nasabah bisa praktis bisa baca kode PayPalnya langsung :D

      Sama2 Mas Adrian saya terima kasih juga sudah share pengalaman dan infonya disini bisa lebih membantu lagi alternatif pertimbangan kawan2 kita yg lain yang pake debit BTN diPayPal tapi masih ribet nelpon dapat kodenya kalo gak telpon CS BTNnya ternyata email ke PayPalnya sehari langsung verified. Semoga sukses selalu Mas, salam :)

      Hapus
    5. alhamdulillah mas amir,

      ini salah satu contoh bukti transkrip email balasan dari pihak paypal yang saya terima dan saya copy paste:


      Hi there, it's me again Syukri and it's been a great pleasure speaking to you over the phone just now. I appreciate your time chatting with me. I am sending this e-mail as a follow up on our conversation. I hope the information given have cleared your doubts. May everything run smooth for you moving forward and may today will be better than yesterday

      Catatan : Kartu Anda sudah saya konfirmasikan dan akun Anda sudah sedia terverifikasi. Tagihan $1.95 USD x 3 itu akan dibalikin semua ke kertu debit Anda dalam waktu 5-7 hari bekerja. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda Pak adrian.

      I hope the above clarifies and I hope you are happy with my service. Your satisfaction is my motivation. I appreciate your understanding and support. Should you need further assistant, please kindly get back to us. It is my pure pleasure to assist you.

      May everything run smooth for you moving forward and that today be better than yesterday. Thank you so much for choosing PayPal. We welcome your feedback and hope you recommend us to your friends and family.Sincerely,

      Syukri

      PayPal,

      Copyright© 2017 PayPal Inc. All rights reserved.

      Consumer advisory: PayPal Pte Ltd, the Holder of the PayPal™ payment service stored value facility, does not require the approval of the Monetary Authority of Singapore. Consumers (users) are advised to read the terms and conditions carefully.

      terima kasih
      sukses selalu juga buat mas amir :)

      Hapus
  19. field report & update
    kemarin 18 januari 2017 akhirnya saya buka rekening di bank permata dan dapat kartu debit yang dimaksud di sini terus saya pakai verifikasi paypal & skrill dan hasilnya SUKSES BERAAAATTTT!!!
    tips: untuk tabungan permata biasa memang biaya admin lebih mahal yaitu 15000, tapi saya tanya alternatif lain akhirnya dijawab ada tabungan syariah yang biaya adminnya hanya 5000, kalau csnya nggak jawab, singgung aja soal tabungan syariah
    tambahan: kartu kredit bank permata juga bisa diajukan tanpa slip gaji, tanpa lock jaminan, tanpa harus punya rekening bank permata, hanya dengan menyertakan rekening koran bank apapun selama 3 bulan, dari situ nanti akan ditentukan limitnya oleh pusat, tapi ada biaya tahunannya/annual fee yang besarnya cukup lumayan, tapi katanya bisa request anulir lewat phone banking, tapi saya belum coba ini, silahkan dicoba aja,
    update sinarmas: ada juga kartu kredit tanpa jaminan, tanpa slip gaji, tanpa biaya tahunan, syaratnya juga sama rekening koran 3 bulan, tapi yang ini harus punya rekening bank sinar mas (sepertinya)
    sekali lagi terima kasih banyak buat agan Amirz123, semoga ilmunya bermanfaat (sudah terbukti) dan makin bermanfaat lagi, semoga semakin SUKSES!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mantap selamat Mas makasih banyak ya Mas Khussal buat share dan tambahan infonya disini juga sangat berguna sekali :)

      Saya juga baru tahu dari Mas Khussal alternatif CC Bank Permata dan Sinarmas yang sekarang ternyata persyaratannya sudah gak terlalu sulit kayak dulu hanya pakai rekening koran 3 bulan gak perlu lock deposit langsung dapat. Mantap deh jadinya kalau mau ngurus CC zaman sekarang makin gak seribet pas zaman dulu kecuali ada kenalan org bank atau jasa/sales CC yang bisa dsb. Memang beberapa kegunaan CC masih belum tergantikan kartu debit sih misalnya bisa buat cicilan, bisa bayar ngutang dulu, fiturnya biasanya lebih baik dsb.

      Kalau saya belum ada CC saya juga jadi pingin nyoba tuh Mas CC Permata tapi kapan2, selain CC Sinarmas kebetulan saya juga sudah ada CC Mandiri tapi bikinnya lewat Tante (kebetulan Tante kerja di Bank Mandiri) soalnya dulu saya coba ngurus biasa sendiri lama akhirnya ditolak ribet mungkin gak qualified katanya wakakak untung ada Tanteku jadinya nepotisme deh wakakak :D

      Harapan saya sih Mas dengan kita sama2 saling share informasi ini mudah2an makin banyak kawan kita org Indonesia yg semangat menggunakan opsi metode pembayaran CC/Debit/banking ataupun Non Tunai dsb daripada tunai, baik didarat maupun untuk online dalam/luar supaya gak kalah juga sama negara tetangga kayak Malaysia dan Singapura yg biar penduduknya lebih sedikit tapi penetrasi CC/Debit/bankingnya serta onlinenya lebih tinggi. Indikator kemajuan suatu negara kan bisa juga dari makin banyak rakyatnya yg memakai kartu atau pembayaran non tunai apapun serta online daripada tunai/konvensional biasa contohnya Amerika dan Eropa. Hidup NKRI! :D

      Selain itu saya juga prihatin sih Mas karena dulu pas zaman pengurusan kartu kredit sulit dan kartu debit lokal masih diblokir bank buat online banyak sekali kawan kita yang ingin online/pakai PayPal dsb untuk belanja/berbisnis online tapi susah dapat CC akhirnya terpaksa harus repot2 mesan kayak Payoneer Neteller dari luar ataupun beli VCC serta beli saldo PayPal dengan resiko akun kena limit bahkan menjadi korban penipuan seller seperti pos Mas Endar diatas masih banyak lagi sampai sekarang. Mudah2an dengan adanya alternatif beberapa kartu debit online dan juga pengurusan CC yang lebih instant dsb ini bisa mengurangi hal2 diatas dan semakin meningkatkan semangat masyarakat Indonesia untuk bertransaksi dan juga berbisnis online.

      Sama2 Mas Khussal saya sekali lagi terima kasih banyak Mas Khussal nyempatin bisa share dan infonya disini juga sangat bermanfaat sekali mudah2an juga untuk kawan2 kita yang lain, sama2 Mas juga semoga semakin sukses dan sehat selalu Amin, salam :)

      Hapus
  20. halo mas amir terima kasih atas sarannya akun paypal saya telah terverifikasi dengan
    kartu debit btn hari ini tgl 18 jan jam 5 sore
    singkat cerita saya mengikuti saran dari mas amir yaitu dengan
    cara mengemail langsung keluhan saya itu tadi karena tidak
    muncul 4 kode tersebut ke paypal nya webform@intl.paypal.com pada pukul 2 pagi dan saya translate ke dalam b.inggris
    setelah saya menunggu saya mendapat telpon dari nomer kode malaysia yang
    terlihat di smartphone saya panggilan nomer tak dikenal dari malaysia
    tapi ternyata yang
    menelpon saya adalah pihak paypal dari malaysia pada jam 2 siangnya dan bercakap dengan bahasa indonesia, setelah saya
    ceritakan yang sebenarnya saya dibantu agar bisa diverifikasi secara manual oleh pihak paypal dengan
    cara mengirim foto ktp + foto bagian depan kartu BTN saya ke email webform@intl.paypal.com agar di proses.
    dan sambil menunggu email balasan, BENAR akun saya telah diverifikasi oleh pihak paypalnya pada jam 5 sore.

    saya ingin kasih liat buktinya cuman kurang ngerti cara make blognya hehe.. sekali lagi terima kasih mas amir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah Mas Adrian mantap, cepet juga tuh Mas langsung ditelpon orangnya lagi mantap biasanya dulu ada masalah CS PayPal kadang ribet :D makin mantap deh PayPal sekarang, sip yang penting kartu debit BTNnya Mas sudah terverifikasi :)

      Tapi mudah2an ada orang BTN yg juga baca nih biar sistemnya bisa diupgrade kedepannya kayak bank lain jadi nasabah bisa praktis bisa baca kode PayPalnya langsung :D

      Sama2 Mas Adrian saya terima kasih juga sudah share pengalaman dan infonya disini bisa lebih membantu lagi alternatif pertimbangan kawan2 kita yg lain yang pake debit BTN diPayPal tapi masih ribet nelpon dapat kodenya kalo gak telpon CS BTNnya ternyata email ke PayPalnya sehari langsung verified. Semoga sukses selalu Mas, salam :)

      Hapus
    2. alhamdulillah mas amir,

      ini salah satu contoh bukti transkrip email balasan dari pihak paypal yang saya terima dan saya copy paste:


      Hi there, it's me again Syukri and it's been a great pleasure speaking to you over the phone just now. I appreciate your time chatting with me. I am sending this e-mail as a follow up on our conversation. I hope the information given have cleared your doubts. May everything run smooth for you moving forward and may today will be better than yesterday

      Catatan : Kartu Anda sudah saya konfirmasikan dan akun Anda sudah sedia terverifikasi. Tagihan $1.95 USD x 3 itu akan dibalikin semua ke kertu debit Anda dalam waktu 5-7 hari bekerja. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda Pak adrian.

      I hope the above clarifies and I hope you are happy with my service. Your satisfaction is my motivation. I appreciate your understanding and support. Should you need further assistant, please kindly get back to us. It is my pure pleasure to assist you.

      May everything run smooth for you moving forward and that today be better than yesterday. Thank you so much for choosing PayPal. We welcome your feedback and hope you recommend us to your friends and family.Sincerely,

      Syukri

      PayPal,

      Copyright© 2017 PayPal Inc. All rights reserved.

      Consumer advisory: PayPal Pte Ltd, the Holder of the PayPal™ payment service stored value facility, does not require the approval of the Monetary Authority of Singapore. Consumers (users) are advised to read the terms and conditions carefully.

      terima kasih
      sukses selalu juga buat mas amir :)

      Hapus
    3. Mantap sip2 Mas oh nama CS PayPalnya Syukri juga jangan2 sama lagi nih orangnya 2 tahun lalu pas kena hold dana namanya Syukri juga saya inget banget soalnya namanya sama dengan bapak2 yg dagang pangsit deket rumah saya wakakak dari PayPal Malaysia apa Singapore apa gitu ya, OK sip2, sama2 Mas makasih dan salam :)

      Hapus
  21. Mas, mau tanya,
    Debit mandiri itu klo cuman belanja (bukan verifikasi) di paypal bisa gak mas?
    Tulisannya sih klo merchant nya support, tapi cara ngecek support merchant nya gimana mas?
    Maaf saya masih noobs. Saya cuman punya akun mandiri ama bni. Biasa pake bni tapi vcnnya main tenis, jadi kali aja mandiri bisa. Habis mau buka bank lagi bayar lagi, dan saya masih di luar kota dalam jangka waktu lumayan lama, jadi agak ragu buka akun baru... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga punya kartu kredit dan debit Mandiri Mas, pernah nyoba debitnya di PayPal dari dulu sampai sekarang juga belum pernah bisa, tapi kalo yg kartu kredit sih bisa.

      Kartu debit Bank Mandiri biarpun sudah berlogo Visa namun saat ini hanya bisa digunakan di online merchant/payment gateway dalam dan luar negeri yang sudah 3dsecure/VBV, sedangkan PayPal tidak menggunakan 3dsecure/VBV (sudah saya tulis sebelumnya diatas). Karena itu debit Mandiri saat ini belum bisa digunakan untuk verifikasi dan transaksi PayPal termasuk transaksi online merchant lainnya yg tidak menggunakan 3dsecure seperti Google Play dsb.

      Untuk verifikasi dan transaksi PayPal Mas bisa pakai kartu kredit Mandiri atau kartu kredit bank lainnya. Jika belum ada CC atau ingin gampang bikin CC, alternatifnya bisa juga membuat Secure Credit Card Bank Sinarmas atau BCA/Mandiri, atau terakhir CC Permata katanya bisa modal rekening koran doang 3 bulan Mas (baca share Mas Khussal Zamhalani diatas).

      Jika ingin memakai kartu debit di PayPal saat ini harus membuat/memakai kartu debit bank yang bisa support PayPal (bisa juga transaksi online yang non 3dsecure/VBV/MSC) seperti Debit Permata, Debit BTN dan Debit Jenius BTPN seperti yang sudah saya tulis diatas (Note: PayPal tidak lagi mengizinkan pemakaian kartu virtual seperti VCN BNI dsb).

      Semoga bisa membantu :)

      Hapus
  22. Hi Mas Amir,

    Pertama, terima kasih atas tulisan2nya tentang alternatif kartu kredit selama ini, sangat membantu.

    Begini, saat ini saya sudah punya Debit Permata dan lancar saya gunakan untuk Paypal dan juga pembayaran server di Google Cloud Platform. Cuma, untuk berjaga-jaga saya ingin memiliki satu cadangan lagi, tapi masih bingung antara Sinarmas SCC atau pakai debit lagi aja (BTN).

    Yang bikin galau:

    1. BTN

    Bila memilih Debit BTN, kira-kira bakal bagus untuk jangka panjang ngga ya? maksudnya sebarapa lama mereka (BTN) akan mempertahankan fitur pembayaran VISA non-3dsecure/non-CVV2. Saya ngga tahu trennya itu seperti apa, cuma kalau saya googling2, bank di India sana juga sama dengan di Indonenesia, hampir semua kartu debit bank di sana ngga support transaksi non-3dsecure/non-CVV2.

    Nah, takutnya tren perbankan itu lazimnya memang seperti itu, transaski VISA untuk kartu debit emang harus menggunakan 3dsecure, kalau mau tetap aman transaksi non-3dsecure/non-CVV2 ya bikinlah kartu kredit. Bahkan saya berniat membuat cadangan untuk debit Permata juga berangkat dari alasan yang sama, takut bila sewaktu2 debit VISA Permata tidak support transaksi non-3dsecure/non-CVV2

    2. Sinarmas SCC

    Seperti saya sebutkan sebelumnya, saya takut bank-bank yang debit VISA-nya mendukung transaksi non-3dsecure/non-CVV2 seperti Permata dan BTN sewaktu-waktu akan mengubah regulasi/aturannya jadi tidak support lagi. Dari situ, kalau dari tulisan-tulisan Mas Amir di sini, alternatif terbaiknya adalah Sinarmas SCC ya.

    Rencana 1-2 hari ini saya akan membuat Sinarmas SCC. Saya agak bingung dengan arti "top up" di SCC. Mas menulis, "limit transaksi dapat dinaikkan berapa saja dengan hanya mentop-up kartu". Pertanyaan saya, itu istilahnya apa ya mas menambah limit dengan men-top up, cara ngecek posisi balance/limit setelah di-top up lewat apa?

    Saya tanya ini soalnya penasaran banget, kok sepertinya enak banget ya, wkwkwk. Pemilihan/penentuan limit di awal jadi berasa ngga guna, karena temporary limit bisa dibuat (dinaikan) sesuka hati dengan menambahkan/menitipkan (top up) sejumlah uang ke lock dananya (limit awal). Apakah memang seperti itu mas? sesederhana itu?


    Bila berkenan mohon tanggapan dan pencerahannya ya Mas Amir.

    -Yos Beda-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Yos Beda,

      Sama2, terima kasih juga sudah berkunjung Mas.

      1. Untuk pembayaran online non 3dsecure/CVV2 sampai kapannya itu semua tergantung kebijakan bank penerbit/issuer sih Mas dalam hal ini BTN atau Permata, bukan dari pihak Visa, PayPal dsb. Tapi saya pribadi cukup optimis akan awet/permanen (mudah2an gak salah) karena sebenarnya Bank BTN dan Permata ini debitnya juga baru bisa online non CVV2 sekitar beberapa bulan ini. Sebelumnya sebenarnya sudah bisa online non VBV selain VBV dari setahun lebih tapi masih wajib pakai kode CVV2/secure transaction jadi saat itu sempat belum bisa dipakai untuk PayPal Itunes dsb. Jadi memang kayaknya sengaja udah program dari banknya sendiri Mas sekarang bisa non CVV2/VBV, dan pasti sudah berdasarkan pertimbangan yg matang dan kebijakan bank sebelumnya, biarpun mungkin kayak Permata baru sebatas "tes2an" limitnya baru 500ribu/hari kalau buat dipakai di PayPal/non CVV2.

      Apalagi dengan adanya trend debit online beberapa tahun ini menjadi pasar potensial di Indonesia dimana transaksi online/E-Commerce baik dalam dan dari luar negeri sudah semakin umum di Indonesia, dan tidak semua orang bisa mengafford CC (jumlah ATM/debit card holders jauh lebih banyak daripada CC di Indonesia yang merupakan pangsa potensial). Mungkin juga sengaja mengisi kekosongan/gap debit online yang bisa non VBV selain alternatif debit virtual kayak VCN BNI, namanya juga marketing bank mas mungkin biar laku makanya mereka sengaja begitu :D. Pandangan saya kedepannya dengan makin banyaknya transaksi kartu kredit/debit nanti profit bank akan banyak berasal dari fee pemrosesan transaksi kartu kredit/debit dari merchant di jaringan online/EDC bukan lagi hanya dari saldo tabungan kita yang diinvestasikan oleh bank. Hal yang sama berlaku untuk transaksi e-payment non tunai lain kayak diaplikasi mobile banking, wallet dsb (mirip2 model pendapatan aplikasi grab lah). Makanya kalau sering transaksi non tunai dapat cashback Mas berarti lagi bagi2 rezeki tuh bank dari feenya dia :D

      Memang dari segi risk transaksi online dengan kartu debit lebih high risk daripada kredit karena langsung terhubung ke nasabah, namun semua kembali lagi ke kebijakan bank issuer dalam perlindungan nasabah, sesuai dengan kontrak dengan Visa/Mastercard selama transaksi itu dilakukan di jaringan Visa/Mastercard maka nasabah wajib dilindungi bank (termasuk kartu debit) dan berlaku diseluruh dunia (biar kadang lain teori lain praktek khususnya di Indonesia). Namun saya lihat juga sistem pelayanan perbankan di Indonesia sudah makin baik kok makanya debitnya sudah mulai berani online kayak diluar sana.

      Jadi saya sekali lagi pribadi optimis awet karena trendnya cenderung begitu tapi apapun nantinya semua akan kembali lagi ke kebijakan bank issuer, tapi sih kayaknya mudah2an tidak berubah.

      Tapi memang benar idealnya buat jaga2 sih gak ada salahnya punya back-up CC juga Mas, saya juga afdolnya begitu.

      2. Ya benar sekali Mas, ketika Mas membuka CC dengan jaminan (SCC) seperti di Sinarmas maka besar jaminan lock deposit (minimal 1 juta s/d maks 2 milyar) akan dijadikan besar limit awal kartu (termasuk limit untuk cash advance 40% tarik tunai di ATM).

      Namun jika ingin bertransaksi diatas itu berhubung di SCC fitur overlimit dan request limit mungkin tidak ada kecuali nambah lock deposit maka Mas dapat mentransfer (top-up) jumlah yang dibutuhkan ke CC untuk menaikkan limit temporer (available balance). Bisa dari rekening Sinarmas Mas sendiri yang akan terlink ke CC (nanti akan otomatis dikasih 1 rekening bank internet banking pas bikin CC buat nyimpan lock depositnya dan mengatur akun pembayaran CC) atau dari sesama rekening bank Sinarmas ataupun bank lain seperti BCA, Mandiri dsb. Nanti nomor CC yang 16 digit akan dianggap nomor tabungan dari bank Sinarmas, jadi kalau mau transfer lewat ATM/Mobile/Internet banking/Bank bisa masukkan 16 digit nomor CC dengan tujuan bank Sinarmas, nanti nama Mas sebagai card holder akan muncul, jadi sama saja dengan melakukan transfer ke rekening bank biasa.

      Semoga bisa membantu Mas, salam :)

      Hapus
    2. Oh iya untuk debit card di India berdasarkan regulasi standar disana semua bank, merchant/payment gateway dan kartu kredit/debitnya wajib mendukung 3dsecure (by default) hanya jika dipakai transaksi online didalam negeri (Amazon India aja pakai 3dsecure). Namun jika untuk dipakai transaksi internasional dan non 3dsecure beberapa bank (tidak semua) disana memberikan keleluasan fitur untuk nasabahnya khususnya kartu debitnya untuk setting sendiri apakah kartunya bisa dipakai limit/blocknya untuk transaksi online internasional, non 3dsecure dsb (mirip2 fiturnya Debit Jenius BTPN gitu):

      Ini ada linknya:

      https://www.techmesto.com/indian-debit-card-paypal-google-wallet/

      Bahkan PayPal sendiri khusus "mengakui" pemakaian debit card bank asal India (belum pernah lihat tuh di website PayPal Indonesia tentang spesifiknya kartu bank mana aja yang bisa dipake di Paypal):

      https://www.paypal.com/in/webapps/mpp/debit-credit-cards

      Jadi kayaknya mereka mirip di Indonesia tapi sebagian malah lebih advanced sistemnya dari Indonesia deh Mas (aman namun gak perlu ribet buat nasabah kalau mau dipake buat transaksi online yang non 3dsecure). Mudah2an nanti sebagian sistem perbankan di Indonesia bisa kayak gitu jadi terserah nasabahnya (tapi udah mulai sih, kayak Jenius BTPN kan ada fitur block/unblock kartu sama nentuin limit oleh nasabah sendiri). :)

      Hapus
    3. Terimakasih mas Amir atas jawabannya. Sepertinya saya makin mantap pakai amunisi 1 debit (Permata) + 1 CC (SCC Sinarmas) untuk aktivitas online. Jadi saya mau tanya soal SCC Sinarmas lagi aja ya, khususnya soal available balance mas.

      Seperti tadi di pertanyaan saya sebelumnya, saya penasasaran cara ngecek available balance-nya itu mas. Apa bisa bis dicek lewat internet banking dan applikasi mobile (Simobi)? Kaya fitur di Permata CC yang bisa cek history transaksi dan status available limit lewat apps mobile (pernah baca testimoni para pengguna kartu kredit di kaskus, hehehe). Yang saya khawatirkan kalau harus telpon bank untuk mengatahui sisa/available balance, kan ribet banget jadinya.

      Dan mengulangi pertanyaan saya sebelumnya, kalau untuk transaksi melebihi limit bisa dilakukan dengan cara menambah available balance (top up), lalu fungsi limitnya jadi semacam tidak berguna dong mas. Jadi tidak perlu bikin SCC dengan limit gede, cukup yang terendah saja, Rp 1 jt. Apakah benar seperti itu?

      Hapus
    4. Untuk sekedar ngecek limit, balance, statement transaksi CC dsbnya kayaknya harus lewat Internet Banking deh mas via browser (bisa lewat PC, Tablet, atau Smartphone) namun kalau lewat aplikasi khusus mobile yang Simobi kayaknya gak detail sih Mas gak bisa kayakanya hanya bisa ngecek tabungannya saja bukan CC, saya juga hanya install yg Simobi di IoS, tapi Sinarmas ada beberapa pilihan aplikasi mobile yg lain sih mungkin aja bisa sih Mas, tanya aja ke CSnya pas Mas bikin. Tapi yg udah pasti bisa sih via browser (ama telpon CSnya kalau mau buang pulsa hehe :D).

      Tapi kalau hanya sekedar transfer ke CC dan bayar tagihan CC sih bisa mas lewat aplikasi mobile.

      Hehe memang iya benar mas ngapain kita naruh gede2 tapi gak bisa diambil/dikunci dulu, basically sih percuma gede2 kan bisa ditop-up, lagian kalau terlalu gede lock depositnya orang juga pada males Mas buat SCC di Sinarmas mending sekalian di BCA atau Mandiri hehe :D

      Mungkin penyebabnya seperti yang sudah saya tulis diatas, di zaman transaksi non tunai dan debit online ini profit bank bukan lagi kayak dulu hanya pada investasi dari besar saldo tabungan kita (untuk kartu debit) atau mungkin lock deposit (untuk SCC) namun juga dari fee pemrosesan transaksi kartu dari merchant di online/EDC. Makanya gak masalah sih Mas kita buka tabungan kita dikit atau sekedar "numpang lewat" syarat doang hanya buat transaksi debit/SCC make online, makin kita sering transaksi dengan kartunya nyedot saldo/limit malah makin senang banknya, yang penting feenya kenceng movement duitnya in out lancar, even saldo akhir kita ditabungannya kecil segitu2 aja :D

      Makanya saya sih kayaknya termasuk optimis fitur BTN dan Permata debit online juga bakal awet termasuk Jenius BTPN, tapi kalau ada CC biar bagaimanapun lebih recommended sih khususnya buat online menurut saya juga :)

      Hapus
    5. Terima kasih atas jawabannya Mas Amir.

      Ini saya baru saja pulang bikin SCC dari cabang Sinarmas kota saya (Wonogiri). Ada yang menarik, saat mbak CSnya saya tanya soal top up additional deposits/funds, dia malah bilang ngga bisa. Ketika mau transaksi melebihi batas limit ya harus menaikin lock dananya, katanya begitu.

      Saya sih ngga langsung percaya ya, hehehe.. Coba deh ntar kalau SCCnya sudah ada di tangan mau saya buktiin sendiri. Apalagi, Mas Amir sendiri udah buktiin juga kan kalau SSC Sinarmas bisa dipakai melebihi limit asal di-top up.

      Oiya, tadi total cuma habis Rp 538 ribuan, dengan rincian 500 ribu lock dana, 20 ribu tabungan perdana, dan 18 ribu untuk 3 biji materai. Dan kata mbaknya, walau tabungan cuma 20 ribu doang itu tetap ngga kena biaya apa2, bebas biasa admin. Ngga tahu deh bener apa kagak, lucu juga hari ini, bikin rekening 20 ribuan.. wkwkwk..

      Hapus
    6. Hehe CSnya kayaknya kurang ngerti itu Mas, biasa namanya CS bank kan juga manusia gak semuanya ngerti, kayak CS BTN aja gak semuanya ngerti ribet ngelihat kode PayPal doang di informasi detail transaksi. Saya juga dulu pas pertama kali konfirmasi ulang limit PayPal di debit Permata ngomong ke CSnya malah ngotot debit Permata gak bisa buat PayPal karena belum kerjasama harus pake CCnya (padahal udah berapa bulan debitnya dipake bisa hehe), setelah adu argumen dikit dihold 3 menitan (kayaknya ngomong deh ama supervisornya) balik lagi bilang bisa pak di PayPal tapi ada limitnya 500ribu perhari kalo gak pake CVV2 hehe :D

      Tenang aja bisa top-up kok Mas, kan SCC Sinarmas saya juga berapa kali transaksi sebelumnya memang ditransfer gitu ke kartu kalo buat transaksi yang diatas limit/available balance. Nanti transfernya dari internet banking Sinarmas punya Mas ke CCnya yang terlink disitu pake token dari nomor HP, atau bisa juga dari sesama rekening Sinarmas yg lain, atau dari bank luar kayak BCA dan Mandiri banking juga bisa (makanya saya berani tulis artikel ini karena semua kartu bank diatas sebelumnya sudah punya dan sudah coba sendiri semua fiturnya hehe). Bisa dicoba nanti kok mas. Misalnya ada masalah Mas bisa juga hubungi Sinarmas care 1500153 :)

      Oh sekarang lock depositnya minimal 500 ribu doang ya Mas udah turun, dulu saya bikin masih 1 juta. Mantap deh Bank Sinarmas mudah2an makin banyak orang pada mau bikin CCnya laris manis :D

      Katanya sih memang bebas biaya admin sih tabungannya ama CCnya Mas tapi saya juga gak pernah ngecek tuh wakakak namun setiap jatuh bill CCnya ada biaya materai sekitar 6000 apa nanti, kalo misal ada biaya hidden lain gak pernah ngecek/ngitung sih. Tapi CCnya yg jelas gak ada annual feenya kayak CC lain. Oh iya kalo rate dollarnya juga saya kurang tahu juga deh tuh CC Sinarmas termasuk rendah atau tinggi dibanding bank lain gak pernah ngitung juga soalnya tapi nanti keliatan juga distatement

      OK Mas semoga sukses selalu dan ditunggu update infonya juga, salam :)

      Hapus
  23. Bro debit jenius btpn sudah ada di medan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya belum gan sementara ini Jenius BTPN masih khusus DKI Jakarta, tapi mudah2an sih dalam waktu dekat bisa ekspansi kedaerah atau kota lain. Mungkin untuk lebih jelasnya bisa coba hubungi Call Centernya Jenius BTPN 1500365 salam :)

      Hapus
  24. TIPS: Jika terjadi kegagalan transaksi online khususnya dengan PayPal misalnya pada akun yg baru terverifikasi ataupun kartunya baru dikonfirmasi, pastikan transaksi tersebut tidak melebihi limit/saldo dana pada kartu (juga perhitungkan ada konversi dan fee sekitar 2-3% pada transaksi currency asing tergantung bank/kartu) dan tidak melebihi limit/batas transaksi online harian tiap kartu misalnya debit Permata 500ribu dsb (beda2 spesifik bisa tergantung jenis transaksi/kartu/banknya, baca artikel blog diatas).

    Juga pastikan sedang tidak ada gangguan sistem/jaringan dari bank misalnya sedang maintenance sementara dsb bisa hubungi CS banknya juga.

    Jika bukan karena itu dan masih gagal juga, jika bertransaksi memakai browser pada PC bisa dicoba dengan membersihkan cache browser dan history browser (bisa manual sendiri di browser atau dengan bantuan install program seperti CCleaner) atau bisa coba ganti login dengan browser atau device lain (misalnya coba ganti login dari Firefox ke Chrome dsb). Biasakan memakai device dan ISP/IP address yang sudah sering biasa dipakai sebelumnya, sebaiknya sih jangan diwarnet atau pinjam punya teman. Biasakan memakai device dan ISP/IP address yang sudah sering biasa dipakai sebelumnya, sebaiknya jangan diwarnet atau minjem punya orang lain.Transaksi dengan aplikasi mobile PayPal atau Ebay (Android dan iOS) biasanya lebih jarang bermasalah daripada transaksi di browser/PC.

    Jika masih gagal juga bisa dicoba lagi 24 jam kemudian ketika sistem akun sudah tereset lagi, biasanya bisa karena "Security Measure" PayPal misalnya untuk akun PayPal yg baru terverifikasi atau yang kartunya baru terkonfirmasi dengan transaksi agak besar/sering. Bisa juga hubungi CS PayPalnya mungkin ada sebab lainnya atau biar akunnya bisa direset manual. Bisa coba juga ke Facebook resminya PayPal https://www.facebook.com/PayPal/

    Selengkapnya:

    https://amirz123.wordpress.com/2017/01/11/beberapa-tips-menghindari-kegagalan-transaksi-online-dengan-kartu-kreditdebit/

    Semoga bisa bermanfaat, salam :)

    BalasHapus
  25. Halo mas amir
    Saya sebelumnya sudah punya kartu debit permata syariah yg sudah terverifikasi paypal tp limitnya 500rbu an.brusan tau ada info mengenai bank btn,jenis tabungan yg dipakai apa ya untuk BTN?limitnya brp?
    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Eddo,

      Kalau yg saya punya dan tahu sih BTN Batara Mas sesuai yang sudah semua saya tulis diatas, kalau jenis tabungan BTN yg lainnya saya kurang tahu tapi selama tabungannya ada debit Visa BTNnya saya juga yakin bisa termasuk BTN Syariah, tapi buat pastinya sih sebaiknya ditanya ke CS BTNnya.

      Limit transaksi hariannya bisa 15 juta maksimal 7x perhari untuk semua jenis transaksi termasuk online/PayPal jadi ya jauh lebih tinggi dari Permata (saya pernah transaksi $42 berhasil dan postingannya Mas Nugroho transaksi $150 juga berhasil dengan debit BTN di PayPal) tapi ada sedikit kondisi khusus (detailnya sudah saya tulis diatas).

      Kalo buat verifikasi awal di PayPal mungkin agak ribet Mas karena kodenya gak keliatan di internet banking, harus telponin CSnya atau opsi terakhirnya email PayPal langsung buat verifikasi kartu manual (detail ada di artikel dan beberapa posting/share diatas).

      Tapi sih selain itu gak ada masalah debit BTN OK sih selama ini buat semua transaksi online VBV dan non VBV disemua merchant dalam/luar negeri termasuk PayPal, Google Play dsb.

      Kalau mau lebih worth it sih jika Mas Eddo di Jakarta saya sarankan coba buat Jenius, atau kalau diluar Jakarta mungkin bisa coba juga CC Sinarmas yg secure katanya Mas Yos diatas udah turun lock depositnya jadi 500ribu, naikin limit juga tinggal ditop-up transfer berapa saja.

      Semoga membantu, salam :)

      Hapus
  26. Dear Mas Amir,

    Baru kali ini saya nemu artikel yg keren, detail sampai ke komentar2nya, sabar pula balesnya :) hebat!

    Setelah baca2 kyaknya saya malah jadi tertarik dgn SCC Sinar Mas. Niat awalnya sih cuman buat PayPal Verifikasi tapi kayaknya tdk bisa dipakai di Wordpress (saya mau pakai buat hosting dll).

    Nah cuman saya agak takut dengan istilah "kartu kredit", jadi saya ada pertanyaan boleh ya mas...

    1. Misal kita sudah diapprove SCC nya, nantinya setiap transkasi ada biaya tambahan berapa ya mas? (SCC tidak ada biaya tahunan dan bulanan kan ya?)

    2. Limit maksimal pemakaian SCC katakan 1 juta per bulan, nah misalkan bulan itu kita gak pakai apa2 gimana? ada biaya lain yg dikenakan tidak?

    3. Tiap bulan kan ada tagihan kartu kredit, itu kita bayar manual ke nomor rekening tertentu seperti tarnsfer gitu kan ya? Trus yang 1 juta itu "ditahan" kalau nunggak maka diambil dari dana 1 juta itu?

    4. Masa berlaku SCC nya per tahun diperbarui atau selama aktif ya tetap aktif?

    Maaf pertanyaanya lugu :( mohon dijawab :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Helo Mas Feri, saya coba jawab ya

      1. Kalo transaksinya dicharge dalam Rupiah (misalnya Google Play) maka tidak ada biaya transaksi, namun jika dalam asing dollar/selain mata uang Rupiah maka akan ada konversi serta fees tersendiri dari Visa dan bank tapi gak gede total sekitar 2-3% (angka pastinya bisa tanya bank). Even transaksinya dalam Rupiahpun tapi juga sering ada beberapa merchant Indonesia (baik online dan darat pake EDC) yg membebankan biaya pemrosesan transaksi ke pembeli sebagai surcharge misalnya Tokopedia (sebenarnya mestinya ditanggung pihak merchant sih tapi ya gitulah Indonesia). Iuran tahunan gak ada tapi mungkin ada biaya materai apa kalo gak salah Rp6000 pas bill keluar perbulan.

      2.Jika tidak ada transaksi sih tidak ada yg ditagihkan mas, bahkan jika transaksi sudah dilakukanpun tapi masih belum terposting di statement (pending) tidak akan ditagihkan karena ini CC bukan kartu debit, Limit bisa dinaikkan berapa aja dengan transfer.

      3. Bisa lewat internet banking, ATM, transfer, atau manual ke bank langsung dsb, Iya Sinarmas juga bisa juga transfer banking ke nomornya langsung (gak semua CC bisa). Iya yg 1 juta itu ditahan buat jaminan makanya CC instant (katanya Mas Yos diatas udah turun minimalnya 500ribu), kalo gak dibayar billnya akan dipotong dari situ tapi CCnya pasti ditutup. Jadi gak bakalan ada debt collector nyamper kerumah hehe :D

      4. Masa berlaku kartu sesuai expiry date dikartu, misalnya 07/2021 berarti aktifnya sampai Juli 2021 baru diperpanjang, kecuali jika nanti ditengah jalan CCnya mau ditutup atau fisik kartunya mau diganti/hilang.

      Semoga membantu, salam :)

      Hapus
  27. Update Untuk Debit Jenius BTPN:

    Untuk setiap pemilik akun tabungan Jenius BTPN kini juga dapat memiliki maksimal 3 buah kartu tambahan yaitu x-Card (kartu debit fisik) dengan limit dan saldo yang dapat ditop-up terpisah dari akun utama (agak mirip dengan fitur kartu tambahan pada kartu kredit). Kartu x-Card ini mempunyai fitur yang sama selain bisa buat transaksi di ATM/EDC juga bisa untuk transaksi online seperti m-Card dan e-Card. Cara membuat bisa langsung di menu Card Center aplikasi Jenius -> Buat x-Card/kartu baru. Biaya pembuatan kartu gratis dan akan diantarkan kerumah dalam waktu 3 hari s/d 2 minggu.

    Jadi sekarang 1 akun Jenius dapat mempunyai total 5 buah kartu debit Visa (4 fisik + 1 virtual) yang masing-masing dapat ditop-up dengan limit saldo terpisah dan semuanya juga bisa dipakai untuk transaksi online.

    Untuk lebih jelasnya juga bisa kunjungi: https://www.jenius.com/id/jenius-inspired?article=Apa+itu+x-Card+Jenius? atau hubungi Jenius Call Center: 1500365

    Sangat bermanfaat untuk bisa lebih memposkan anggaran, berbagi kartu dengan orang lain yang bisa dipercaya dsb, termasuk jika transaksi online mungkin bisa digunakan terpisah misalnya diakun/pembayaran subscription yang berbeda, untuk verifikasi akun PayPal tambahan/jenis bisnis dsb.

    Meskipun Jenius BTPN saat ini khusus/diprioritaskan untuk Jabodetabek, namun bagi yang tertarik dengan Jenius dan berdomisili diluar Jabodetabek untuk saat ini dapat coba menghubungi langsung marketing/CS Jenius BTPN Call Center 1500365 atau mendatangi cabang BTPN Sinaya jika ada dikota anda untuk bantuan/panduan registrasi akun, aktivasi, serta pengiriman kartu debit Jenius bagi nasabah diluar Jabodetabek.

    Semoga bisa membantu, salam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. gan, udah pernah coba kartu jenius ini utk payment facebook ads?

      Hapus
    2. Jenius dan semua 4 kartu diatas bisa gan buat pembayaran/payment Facebook Ads. Selain 4 kartu diatas, jika agan hanya untuk pembayaran Facebook Ads maka debit Mandiri juga sudah bisa digunakan karena Bank Mandiri sudah khusus kerjasama dengan pihak Facebook untuk debitnya.

      Semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
  28. Thanks pak amirz infonya mantap sekali super detil sangatlah membantu alternativ selain cc

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 pak semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
  29. Saya mau update Mas. Barusan dapat telpon dari Sinarmas cabang tempat saya mengajukan SCC (Wonogiri), dan ternyata ditolak pengajuan saya karena penghasilan tahunannya di bawah 36 juta (saya cuma nulis 35 juga). Saya rasa kok konyol banget ya ini, padahal formnya juga ngga salah, bukan mau ngajuin CC reguler, tapi CUMA SCC.

    Dan setahu saya, SCC ini tidak akan tercatat di data Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia, beda dengan CC reguler yang terecord di SID. Jadi kok bisa2nya sampai njlimet kepo soal penghasilan per tahunnya. Ini tadi mbak CSnnya baru mau menanyakan ke pusat, apa bisa melakukan pengajuan ulang dengan melakukan perubahan data.

    Kemungkinan terburuknya, kalau SCC Sinarmas ini nanti ngga tembus, 2-3 hari ke depan mau ke bank BTN aja, bikin debit di sana buat cadangan Debit Permata saya. Ngga ideal sih sebenarnya, masak debit cadangannya juga debit, wkwkwkw..

    Dan yang paling penting, tetap berdoa semoga debit Pertama, BTN, dan BTPN tetab bisa dipakai untuk transaksi online non-3dsecure/non-CVV2. Untuk update selanjutnya, insyaAllah akan saya posting di sini lagi mas, biar membantu teman-teman yang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh kok Sinarmas jadi ribet gitu ya mas baru tahu saya, jangan2 tuh orang banknya salah paham lagi pas ngajuin ke analyst dalamnya. Bener sih masnya kan ini SCC bukan CC mestinya sih instant. Tapi coba diupdate lagi datanya mas yg penting tembus dulu koreksi aja kasih apa yg diminta mbaknya mudah2an nembus. Btw cepet juga tuh mas ditelpon biasanya 7 hari kerja paling cepet kalo bank :(

      Kalau soal SID saya sih tahunya dari orang bank sih mas bahwa data/pertimbangan ini memang tidak dibutuhkan analyst hanya pada saat pembuatan SCC, namun ketika SCC sudah jadi maka nasabah SCC akan tetap dimasukkan sama seperti nasabah CC biasa. Tapi kurang ngerti juga sih soalnya saya bukan org bank sih mas hehe hanya penyambung lidah :D tapi justru malah saya kira jangan2 karena akan bakal dimasukin ke data SID itulah makanya bank menolak aplikasi SCC mas mungkin karena sesuai kebijakan BI yang hanya mengizinkan dikeluarkannya kredit dan akan masuk SID hanya untuk org yg penghasilannya min 3 juta/bulan (36 juta/tahun) sedangkan pihak bank kan ada pertanggungjawabannya, tapi selebihnya sih saya kurang ngerti juga sih mas :(

      Tahun kemarin saya ngajuin CC biasa bukan secure di BCA dan Mandiri sekaligus juga tembus sih mas dua2nya hanya pake referensi SCC Sinarmas fotokopinya selain data lain kayak NPWP dsb. Tapi mungkin ada pertimbangan lain sih tiap bank beda, tapi jujur yg diMandiri sih dibantu tante saya hehe tadinya malah ribet jadi gampang.

      Iya mas alternatifnya untuk SCC selain debit Permata/BTN saat ini bisa coba bikin Jenius BTPN aja mas, sekarang udah bisa diluar Jabodetabek kok tapi kayaknya masih kota tertentu selama ada cabang BTPN Sinaya disitu atau telpon ke call center Jenius 1500365, ntar kartunya dikirim kerumah mas.

      Apapun semoga cepat dapet kartunya mas dan bisa cepat digunakan, salam :)


      Hapus
  30. **Update Untuk SCC Sinarmas:

    Berdasarkan sharenya Mas Yos dan Mas Feri diatas yang belum lama mengajukan aplikasi Secure Credit Card Bank Sinarmas, sekarang lock depositnya sudah turun dari 1 Juta Rupiah menjadi hanya 500 Ribu Rupiah saja, mungkin bisa dicoba jika anda nanti tertarik membuatnya (saat tulisan ini dibuat perubahan lock deposit juga belum diupdate di Website Bank Sinarmas).

    Berapapun lock deposit/limitnya anda tetap dapat mentop-up limit kartu SCC kapan saja sesuai yang dibutuhkan untuk transaksi dengan cara transfer sesuai cara diatas tanpa perlu menambah lock deposit yang dijaminkan.

    Biarpun tidak akan dicek validitasnya namun sebaiknya setiap calon nasabah SCC juga tetap menuliskan (formalitas) pada form aplikasi CC bahwa penghasilan minimum Rp 3.000.000,00/bulan dengan usia minimum 21 tahun atau 18 tahun bagi yang sudah menikah untuk memenuhi ketentuan BI pada setiap bank penerbit kartu kredit, meskipun pertimbangan ini mungkin juga kadang dapat berbeda untuk setiap cabang dan analyst pihak bank. Terima kasih buat Mas Yos untuk share dan infonya, semoga cepat selesai dan dikirim CCnya ya mas :)

    Hal ini juga berlaku pada setiap bank lainnya yang mengeluarkan CC dan juga SCC pada kondisi khusus (conditional) seperti BCA dan Mandiri.

    Semoga membantu, salam :)

    BalasHapus
  31. Terima kasih mas informasinya, saat ini saya sedang galau karena pengin nutup kartu kredit tapi masih membutuhkan transaksi paypal. Saya sedang mencari kartu debit yang bisa dipakai untuk paypal dan saya menemukan artikel mas ini. Sayang sekali ya permata transaksinya dibatasi hanya 500rb, kalau bank btn agak ribet di verifikasinya. Kebetulan akun paypal saya sudah terverifikasi, kalau nanti saya menambahkan kartu debit apa harus verifikasi lagi?
    Oya, saya juga browsing katanya UOB dan anz juga bisa dipakai untuk paypal, apa mas pernah mendengarnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Riefa,

      Sebenarnya kalo sudah punya CC sayang juga sih mas kalau ditutup, kalau boleh saya anjurin selain debit Permata/BTN Mas Riefa mungkin alternatifnya bisa pakai debit Jenius dari BTPN juga mas, kalau mas Riefa domisili di Jabodetabek lebih gampang tapi misalnya domisili diluar Jabodetabek mas bisa coba install dulu aplikasinya Jenius dari Appstore/Playstore ama registrasi data mas dulu sesuai identitas dan alamat domisili. Nanti buat aktivasi akun dan pengiriman kartu fisik mas bisa hubungi call center Jenius 1500365 atau ke cabang BTPN Sinaya kalau ada ditempat mas. Gak ada biaya apapun buka rekening Jenius malah dapat bunga ama ada bonus/cashback, saldo minimal gak ada 0 rupiah, limit transaksi harian bisa 100juta di online dan EDC, bisa ditop-up dsb. Dan yg jelas gak ada biaya admin ataupun juga annual fee kayak di CC sih mas, verifikasi PayPal juga nyaris instant kodenya gak lama langsung keliatan di akun kayak kalau kita lihat dinotifikasi sms transaksi CC.

      Kalo akun PayPalnya udah terverifikasi sih gak perlu diverifikasi ulang mas, tapi kalau mau nambahin kartu baru sebaiknya kartunya tetap dikonfirmasi ulang lagi pake kode 4 digit PayPal karena kartu yg belum dikonfirmasi memang bisa dipakai untuk transaksi tapi akan ada limit belanja/transaksi tersendiri dari PayPal (bukan bank).

      Itu UOB dan ANZ debitnya ya mas, jujur saya belum mendengar dan kurang tahu juga sih mas karena yg saya share disini hanya yg sudah saya pernah coba pakai dan konfirmasi sendiri bisa dipakai diPayPal dsb. Kalau soal bisa online atau tidak semuanya kembali ke kebijakan bank penerbit kartu/issuer sih mas bisa beda2, untuk tahu pastinya sih sebaiknya mas menghubungi banknya UOB dan ANZnya langsung.

      Semoga bisa membantu mas, salam :)

      Hapus
    2. Saya juga barusan browsing karena penasaran sih mas hehe nemu link mungkin mas Riefa sudah baca sebelumnya, belum terlalu lama sih tahun 2015:

      https://www.neobux.com/forum/?/22/505682/-/0/4915310/#m4915310

      http://www.clixsense.com/en/Forum/170452/Cara_Verifikasi_paypal_pake_debit_card_Visa

      Yang saya ambil kesimpulan bacanya sih mungkin dari daftarnya tadinya debit Citibank, UOB dan ANZ sempat/diduga bisa online/PayPal tapi kemudian tidak bisa lagi. Juga disitu ada debit CIMB Niaga (maksudnya mungkin fitur Octopay) dan VCN BNI tapi sih dua2nya kurang recommended buat PayPal karena termasuk kartu virtual (sudah dijelaskan diartikel atas, makanya saya sengaja tidak memasukkan VCN BNI dan Octopay kedaftar).

      Memang sih semua tergantung kebijakan bank penerbit kartu sih mas otonominya mereka, jangankan kartu debit, kartu kredit aja belum tentu semuanya bisa transaksi online misalnya beberapa jenis CC corporate. Karena termasuk bank asing mungkin dinegara asalnya atau beberapa negara debit dari UOB dan ANZ bisa online tapi belum tentu dinegara lain karena kebijakannya bisa beda2. Tapi gak tau deh kalo sekarang (2017) mungkin saja sudah bisa karena kebijakan bank bisa saja berubah, apalagi sekarang kayak debit Indonesia sudah mulai pada boleh online gak kayak dulu. Mungkin bisa dicek juga sama banknya atau yg sudah pernah pengalaman nyoba/make lagi mungkin mudah2an bisa share juga di internet/medsos.

      Tapi so far sejauh ini untuk kartu debit fisik lokal Indonesia yang memang sudah confirmed sih setahu saya hanya debit Permata, BTN, sama Jenius BTPN disini sih mas yang bisa PayPal dsb yg gak pake VBV. Kalo ada yg tahu debit fisik lainnya mudah2an bisa konfirmasi dan share juga sama2. Mudah2an daftarnya bisa bertambah.

      Semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
    3. Saya sudah coba browsing debit Jenius tapi saya terkendala dengan npwp. Kebetulan saya juga domisili di luar Jabodetabek jadi mungkin akan sedikit ribet ya.

      Kalau di debit Jenius ada m card dan x card, apa dua-duanya bisa dipakai untuk transaksi paypal? Karena saya punya dua akun paypal dan ingin pakai debit semua karena saya ingin menutup semua kartu kredit saya.

      Maaf ya mas banyak tanya soalnya biar saya tambah yakin. Terima kasih

      Hapus
    4. Setahu saya sih mas pas saya bikin Jenius tahun kemaren katanya diaplikasi waktu itu sih NPWPnya boleh belakangan/nyusul kapan2 (optional) tapi karena saya sudah ada NPWP saya foto sekalian aja sih. Tapi saya juga kurang tahu deh kalo ternyata wajib mas. Memang kalo sekarang Jenius NPWP harus langsung ada dulu ya mas?

      Benar mas kalo yg m-Card selain di EDC dan ATM bisa online juga mas seperti e-card bisa PayPal dan juga VBV malah menurut saya lebih recommended m-card kalau dipakai di PayPal karena termasuk kartu fisik bukan virtual, jadi kalo misalnya ada apa2 dengan PayPal lagi "razia" hehe diminta statementnya ama sekalian scan kartunya kita juga lebih aman. Kalo yg e-Card tetap bisa dipakai dimerchant online lain. Kalo x-card itu juga bisa online juga mas sama kayak m-card udah confirm ke CSnya sih jadi kayak semacam kartu tambahan gitu (kayak kita dulu minta CC tambahan nebeng ama CC ortu hehe) jadi nanti mas bisa share kesiapa aja atau pake sendiri juga bisa kalo mo bikin akun bisnis, saldonya dan limitnya juga kepisah masing2 bisa diatur sendiri.

      Ini saya juga lagi mesen x-card 3 biji dari minggu kemaren tapi belum nyampe2, mudah2an sih gak lama, nanti kalo udah terima akan saya share lagi buat bener2 bisa konfirmasi buat online seperti kata CSnya kesaya, tapi yg jelas m-card sudah 100% confirmed bisa PayPal :)

      Hapus
    5. iya harus ada npwp kalaupun tidak selama 14 hari bisa menyusul, saya lihat sekarang kalau buka rekening di mana-mana memang syaratnya harus pake npwp mas.

      Oya kalau minta tambahan x-card itu nanti ada biayanya engga mas?

      Hapus
    6. Oh ternyata gitu ya mas tadinya saya pikir Jenius gak terlalu ribetin wajibin NPWP, iya bener sih memang sekarang bikin apa2 dimana2 diminta NPWP sih.

      Kalo x-card sih saya request kemarin gratis sih mas langsung 3 biji lagi (maks), tapi saya kebetulan diJakarta jadi kurang tahu juga apakah berlaku sama kalau diluar Jabodetabek, tapi sih saya yakin x-card gratis juga apalagi Jenius kan lagi gencar2nya promo. Kalo biaya admin dsb setelah diaktivasi juga gak ada mas sama aja. Oh iya setahu saya untuk mendapat x-card kita harus dapat dan aktivasi m-card dulu (kartu utama), tapi buat pastinya sih sebaiknya mas hubungi call center Jenius.

      Yang jelas sih untuk m-card dikirim gratis kesemua daerah baik Jabodetabek atau diluar Jabodetabek. Udah banyak yg bikin Jenius kok mas sekarang yg diluar Jabodetabek kayak Semarang Medan dsb, malah katanya yg didaerah banyak yg dikirim m-card lebih cepet nyampe daripada yg di Jabodetabek katanya ada yg hanya 2 hari, padahal saya dulu nungguin dikirim sempat ada 2 mingguan kali udah hampir2 kayak nungguin dikirim CC :D

      Hapus
  32. Gan ane ud bikin sinarmas sambil nunggu cc dikirim kerumah atmnya kira2 bisa dipake online gan soalnya ada tulisan visa juga thanks gan jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ATM/debit Sinarmas biar ada logo Visa tapi untuk saat ini hanya bisa buat transaksi di ATM dan EDC doang sih gan, jadi belum/gak bisa buat transaksi online/PayPal. Mungkin lebih baik sabar aja gan tunggu dikirmm SCC, mudah2an cepet jadi dan dikirim kartunya :)

      Semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
  33. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dari sharenya agan Reza Wira disebelah (September 2016) yg udah bikin dan nyoba debit Mega Pass di PayPal kayaknya gak bisa sih mas. Ini quotenya:

      "Sorry baru respon , bro eddo mhon maaf sebelumnya saya belum sempat update karena belum sempat buka , tadinya saya cba berhasil tapi beberapa hari lalu gagal dan sy sudah membuat pengaduan ke cs maupun callcenter sampai saya marah 2 ke cs nya kebanyakan memang ga mudeng apa itu vbv ataupun paypall. Setelah buat surat pengaduan ke cab bank mega besoknya ada staff perwakilan bank mega jakarta yg merespon bahwa kartu debit bank mega sudah tidak dpt dilakukan lagi untuk bertransaksi online , tdk tau kenapa karena tdk diberikan alasan. Dan saya pun kaget , kesal saya buat rekening mega dgn dana mengendap 500 rbu, sungguh tdk profesional sekali ini bank , teringat bank ini mengutamakan nasabah kartu kredit , seperti dlu tanpa ada perbedaan untuk discoun menggunakan kartu kredit atau kartu debit bank mega di grup transcorp spt baskin , coffebean, dan wendi .akhirnya hanya diberlakukan bagi kartu kredit saja. Terlintas di pikiran saya apakah sama seperti itu fasilitas kartu debit dicabut karena mereka concern ke kartu kredit saja."

      Kalaupun bisa onlinepun saya juga sempat dapat dari sumber Kaskus debit Mega Pass kayaknya gak beda sama debit Mandiri, hanya bisa yang 3dsecure/VBV saja jadi gak bisa dipakai di PayPal dsb. Tapi saya juga tidak tahu kalau untuk sekarang sih mas apakah sudah berubah atau tidak karena itu terakhir update penghujung tahun lalu.

      Dulu ada juga yg pernah share Mega Maxi katanya debitnya bisa PayPal kata PayPalnya sendiri tapi gak ada bukti screenshot verifikasinya berhasil. Setelah coba dikonfirmasi bener2 bahkan ada org yg sudah bikin ternyata gak bisa. Habis itu gak pernah ada dibahas lagi :D Tapi kalau CCnya bank Mega memang bisa PayPal sih mas kayak CC Mega Carrefour dsb. :)

      Hapus
  34. Mas amir kok waktu mau bayar faktur senilai 2.5usd dengan debit btn gabisa ya? Padahal sudah di verifikasi juga lewat bantuan cs paypal.. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Error messagenya tuh decline by issuer

      Hapus
    2. Tadi sore saya pake di Google Play Rp28.725 debit BTN masih bisa sih gan. Kalo error message "declined by issuer" berarti itu transaksi ditolak pihak bank kayaknya antara karena limit transaksi kartu terlewati atau saldo kurang, atau mungkin lagi ada gangguan jaringan/maintenance dan sebab lainnya.

      Kalo boleh tahu agan hari ini sudah transaksi berapa kali karena maksimal rekening BTN 7x transaksi perhari (via debit, internet dan mobile banking digabung) tapi harap diingat kalo kita hanya sekedar login dan cek saldopun itu sudah dihitung transaksi online oleh sistem BTN dsb, jadi jangan terlalu sering. Mungkin bisa agan coba lagi nanti atau sebaiknya sih besok atau setelah lewat jam 12 malam/ganti hari setelah limitnya kereset ulang lagi.

      Saya coba quote pos saya diatas ya gan mungkin buat lebih jelasnya:

      "(Info Dari CS BTN): Batas Limit Transaksi Rp 15.000.000,00 maksimal 7 kali/hari yang berkaitan dengan transaksi BTN Debit Online juga berlaku dipukul rata pada semua transaksi dengan fitur E-Channel (by Web) BTN pada rekening tabungan terhubung (Mobile Banking, Internet Banking, Debit Online) dan yang dihitung bukan hanya aktivitas pendebitan saldo/transfer out tapi seluruh aktivitas pada jalur E-Channel (selain login dan transfer in dari luar).

      Limit transaksi pada ATM/EDC adalah terpisah/lain sendiri dan tidak berhubungan dengan E-Channel.

      Yang dihitung aktivitas transaksi E-Channel (yang bisa mengurangi jatah 7x transaksi/hari BTN debit online) antara lain:
      - Setiap transaksi BTN Debit Online (VBV dan Non VBV) termasuk ketika memasukkan data kartu (authorization hold).
      - Setiap request OTP (VBV) BTN Debit Online kenomor HP.
      - Setiap Cek Mutasi/Saldo/Fitur (Internet Banking/Mobile Banking).
      - Setiap transfer out/keluar (Internet Banking/Mobile Banking) termasuk pembelian pulsa via Mobile/Internet Banking, autodebit dsb.
      - Setiap generate Token (Internet Banking).

      Jika batas/limit transaksi diatas terlampaui, maka khusus transaksi out/bersifat pendebitan saldo akan ditolak (transfer out Internet Banking, Mobile Banking, dan juga Transaksi BTN Debit Online). Limit transaksi hanya akan direset ulang per 24 Jam/1 Hari setelah Pukul 12.00 Malam (ganti hari baru).

      Jadi jika anda hanya akan menggunakan Kartu Debit BTN untuk (sering/rutin) transaksi online sehari-hari, maka sebaiknya jangan terlalu sering melakukan transaksi lain yang mungkin tidak selalu perlu termasuk terlalu sering cek saldo/mutasi di mutasi internet banking dsb karena sudah dihitung sebagai "transaksi" oleh sistem BTN. Jika limit/batas maksimal jatah transaksi 7x/hari atau Rp 15.000.000,00 sudah dekat atau terlewati maka ada kemungkinan transaksi out (termasuk transaksi BTN debit online) akan ditolak."

      Semoga bisa membantu dan agan cepat bisa transaksi lagi, salam :)


      Hapus
    3. "Maaf, transaksi Anda tidak dapat diselesaikan menggunakan kartu yang dipilih, Visa x-4874. Hal ini terjadi karena kartu tersebut telah ditolak oleh penerbit kartu."
      Ini gimana ya? :(
      Haruskah saya telpon ke BTN? Kalo iya bilang gimana? :(

      Hapus
    4. Pesan itu berarti transaksi ditolak banknya gan. Kalau masih gak bisa digunakan transaksi dan penyebabnya hal selain diatas sebaiknya sih agan menelpon call center BTN nya 1500286 bilang aja gak bisa transaksi online juga tanyakan apakah status rekening&kartunya masih aktif/tidak bermasalah tidak diblokir dsb, nanti akan dicek CSnya. Kalau tidak agan bisa tunggu 24 jam coba lagi biar pas kereset. Setahu saya kadang2 namanya kartu kalau momen didebitnya sering gagal (failed attempts) kadang bisa diblok otomatis (tapi sementara) ama sistem keamanan banknya/Visa. Memang dari share yg lain sebelumnya kayaknya sistem debit BTN online kadang suka kayak gitu sih gan belum sestabil Permata atau BTPN, tapi bisa dan kalau dicoba lagi nanti2 belakangan biasanya pasti bisa lagi.

      Hapus
  35. Sesuai dengan janji saya sebelumnya ini ada sedikit share info/pengalaman saya tentang pemakaian x-Card (kartu tambahan) Visa Jenius BTPN, sedikit review juga sih.

    Hari ini setelah 1 mingguan dipesan (kebetulan saya di Jakarta) akhirnya kartu tambahan x-Card Jenius 3 biji saya datang juga, ternyata dikirimnya semua sekaligus tapi dalam 3 amplop yang terpisah. Ongkos kirim, aktivasi kartu, admin fee dsb tetap 100% gratis, thanks BTPN :D

    Setelah aktivasi kartu di akun Jenius (CVV+PIN) dan top-up saldo sedikit saya coba test online ketiganya (authorization hold test) ternyata x-Card memang bisa langsung transaksi online sesuai kata CSnya, jadi sama seperti m-Card dan e-Card bisa non 3dsecure di PayPal, Google Play dsb. Namun untuk transaksi online 3dsecure yang membutuhkan OTP ke nomor HP kita sepertinya fitur 3dsecure tidak diaktifkan by default mungkin karena fungsi x-Card ini adalah kartu tambahan (juga bisa dishare dengan orang lain dsb). Mungkin bisa saja diaktifkan fitur 3dsecurenya jika dihubungi ke supportnya Jenius atau mungkin juga nunggu dulu karena baru saja aktivasi kartu x-Cardnya, tapi saya sendiri kurang mengerti dan juga belum merasa perlu sih :)

    Jadi (by default) saat ini untuk transaksi online 3dsecure/VBV dengan kode OTP hanya bisa dengan e-Card dan m-Card saja, namun untuk transaksi online yang tidak menggunakan 3dsecure/VBV seperti di PayPal, Google Play dsb maka semua jenis kartu m-Card, e-Card, dan x-Card ini dapat dipakai semuanya, 100% confirmed :)

    Yang menarik dari x-Card ini selain desainnya juga ternyata tidak ada namanya kita yg dicetak dikartu, namun nama kartu muncul diakun aplikasi Jenius, jadi mirip2 model debit Visa Electron instant kayak debit Permata, atau berbeda dengan m-Cardnya Jenius (main/primary card/kartu utama) yang sudah ada tercetak namanya kita sebagai card holder.

    Jika ingin melakukan transaksi online dengan x-Card juga sama biarpun tidak ada namanya tinggal memasukkan nama dan alamat kita sesuai profil di akun Jenius. Untuk beberapa merchant online khususnya luar yang kadang2 (jarang sih) menerapkan verifikasi awal KYC "Know Your Customer" (anti fraud check) kartu x-Card ini masih dapat dipakai untuk verifikasi karena ada wujud fisiknya tidak seperti kartu virtual karena bisa discan asli, biasanya didampingi juga dengan ID asli (KTP/SIM/Paspor) ataupun dokumen pendukung lainnya seperti statement transaksi dsb. Tapi merchant seperti ini sudah sangat jarang ditemui sih kecuali pada kondisi tertentu.

    Jika ingin bertransaksi dengan x-Card di mesin EDC pun tinggal memasukkan PIN (recommended) atau juga bisa pakai tanda tangan/signature jika diminta/mau. Sesuai ketentuan Visa/bank guidelines untuk otentikasi transaksi PIN atau signature di EDC hanya antara kecocokan PIN atau jika tanda tangan di struk saja yang dicocokkan dengan tanda tangan dibelakang kartu salah satu, jadi tidak ada masalah jika tidak ada nama di kartu khususnya untuk debit/Visa Electron karena otorisasi pembayaran debitnya juga real-time (card present transaction).

    Semoga bermanfaat, salam :)

    BalasHapus
  36. Tadi kayaknya saya sudah komentar, kok ilang ya. Coba deh saya posting lagi, nanti kalau jadi dobel saya hapus.. hehehe..

    Update SCC Sinarmmas mas Amir. Setelah pihak cabang tempat saya apply menanyakan ke pusat apakah bisa melakukan perubahan data yang sebelumnya tidak memenuhi syarat (penghasilan <3jt/bulan), dua hari setelahnya mereka ngabarin bahwa data bisa diiubah (saya ubah ke 3,5jt/bulan).

    Selang 2-3 hari kemudian, saya mendapat telepon dari Sinarmas pusat yang mengabarkan pengajuan SCC saya telah diterima. Pertama, mereka menanyakan alamat pengiriman kartunya lalu diikuti konfirmasi data-data, nama, tempat tanggal lahir, dan nama ibu kandung, itu saja. Kemudian, selang beberapa jam kemudian, pihak cabang telpon juga, mengabarkan CC sudah di approve.

    Sembari menunggu kartunya datang, saya coba review CS cabang saya ya.. hehe...

    Sebelumnya, saya browsing ada beberapa orang yang ngajuin SCC tapi ngga tahu progresnya sampai mana lalu ketika telpon ke pusat atau cabang tempat mengajukan, eh malah dijawab data-data ada yang kurang atau salah. Di cabang tempat saya apply, saya memang mengalami hal itu, namun bedanya, mereka (cabang) yang aktif banget menghubungan saya, hampir tiap hari, benerin data2 saudara/kerabat tidak serumah, alamat surat-menyurat, data penghasilan (seperti di atas saya sebut), dll.

    Oiya saya senang mendengar program SCC Instant sudah dihapus dari Sinarmas per 18 Januari 2017 lalu. Soalnya, program SCC instant seperti ini : http://www.banksinarmas.com/en/promoprj.php , rasanya cuma menegaskan data SCC memang benar-benar tidak tercatat di sistem informasi debitur (SID), bagaimana mau tercatat kalau sejam/dua jam aja langsung jadi, wkwkwkwk.

    Saya malah berharap data SCC itu tercatat di SID sehingga bisa bangun reputasi dan kelak SCCnya bisa dipakai buat referensi saat mengajukan CC reguler. Oiya, setahu saya dari browsing2 juga, yang dihapus tidak hanya SCC Instant kok, tapi jauh sebelumnya, Sinarmas juga sudah meniadakan brand Indigo, jadinya namanya sekarang ya cuma secure credit card aja, ngga ada embel2 indogo-nya.

    Yang bikin penasaran, apakah bentuk fisik kartu yang saya terima nanti sama dengan CC reguler? klo iya bagus sekali berarti, sama seperti BCA yang CC dan SCCnya identik. Menarik untuk ditunggu.. hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kayaknya sistem blogspot lagi error nih, saya juga bales komentar mas gak keposting hehe :D ulang lagi deh

      Waduh maaf mas Yos saya tadi baru baca notifikasi email cek komentarnya mas Yos kok masuk kotak spam ya makanya dua2nya gak keposting, kayaknya mungkin karena ada link aktif atau sistem blogspotnya lagi error kali ya.

      Alhamdulillah mantap mas akhirnya diapproved juga, emang Sinarmas OK sih, kalau bank lain aplikasi CC kita sampai direject kadang ribet baru bisa ngajuin beberapa bulan kemudian dibank yg sama waiting list, tapi mungkin karena ini SCC udah lock deposit juga mungkin agak beda kali ya.

      Saya sebenarnya juga kurang ngerti sih mas hanya denger dari org banknya saja soalnya saya juga bukan org bank hehe tapi mungkin beda2 ya, tapi setahu saya segala macam dari bank yg mengandung kata "kredit" entah dengan atau tanpa agunan/jaminan biarpun gak langsung diawal tapi akhirnya tetap akan wajib masuk SID oleh BI, tapi kurang ngerti juga sih mas CMIIW. Tapi yg jelas sih benar historis kita sebelumnya gak bakal dipertimbangkan analyst bank kalau pas bikin SCC karena instan. FYI tahun lalu saya apply CC biasa/reguler bukan secure di BCA dan Mandiri pake referensi SCC Sinarmas (fotokopi+no CC) diterima sih mas. Hanya saran saya kalau kapan2 mau ngajuin CC lagi ada data atau udah ada referensi CC lain misalnya pake SCC ini sebaiknya kalo bisa nulis penghasilannya agak gede jangan tanggung2 kalo perlu manipulasi hehe (CC bank manapun) karena ada ketentuan BI apa kalo gak salah dibawah 10 juta CC gak boleh banyak2 kalo gak salah maks 2 CC apa ya saya lupa, gak pake referensipun data kita juga udah ada kalau sudah punya CC, untung kayak BCA waktu itu gak minta slip gaji, gak tau deh kalo sekarang apa ada pertimbangan lain dsb apa sudah beda lagi.

      Wah kalo begitu berarti SCC saya yg modelnya udah ketinggalan zaman ya mas hehe soalnya masih ada tulisan Indigonya juga tapi ada namanya saya juga. Iya sih bagus kalo ntar mudah2an terimanya modelnya sama dengan CC reguler kalo kayak BCA SCCnya katanya memang identik ama CC yg reguler jadinya mantap sih gak dibeda2in.

      Makasih banyak ya mas Yos buat mau berbagi pengalamannya disini, sangat bermanfaat sekali khususnya juga buat yg lainnya yg mungkin juga mau bikin SCC Sinarmas, semoga sukses selalu dan salam :)

      Hapus
  37. Terima kasih mas atas tanggapannya. Sepertinya komentar saya masuk spam gara2 ada link promo PRJ Sinarmas itu. Yang mas Amir cerita ngajuin CC bank lain pakai ref SCC Indigo itu udah saya baca kok, tapi saya meyakini SCC indigonya itu ngga dipertimbangkan banget sih (gara2 ada logo Indigonya, kata orang2 sih begitu), jadi ada faktor lain yang membuat mas Amir memang layak diapprove CC regulernya dari bank2 lain itu.

    Soal SCC masuk SID atau ngga itu, malah kayaknya jadi 50:50 ya, seperti yang mas Amir jelaskan, meski ngga langsung di awal, pasti akan terecord SID baik data atau historynya. Belum lama ini browsing2, nemu testimoni pengguna SCC BCA yang setelah beberapa tahun (lama juga ya, wkwkw) tiba2 ditelpon pihak BCA ngasih penawaran SCCnya mau dijadikan CC reguler. Keren juga ya kalau bisa kayak gitu, hahahahah..

    Oiya mas Amir, kalau bisa, komentar saya sebelumnya dihapus saja (kalau bisa) biar ngga dobel2 dan bikin pembaca nyecrollnya kepanjangan, hehehe. Soalnya, postingan ini tidak hanya artikel yang ditulis yang penting dan informatif, tapi banyak banget informasi berharga (penting) di diskusi di kolom komentarnya, seperti kata mas feri di atas.

    Oiya sekalian deh, mengulang lagi, terima kasih telah membuat postingan ini dan postingan Permata sebelumnya, serta balasan komentar2nya yang sangat informatif. Benar2 bermanfaat buat saya, dan tentunya juga yang lain. Gara2 mampir sini, saya jadi tahu Debit Permata support transaksi non-3dsecure/non-CVV2. Dan jadi makin paham tentang SCC Sinarmas juga.

    Dan yang yang paling penting, impian saya untuk bisa nyewa server di Google (Cloud Platform) yang saya pendam sejak lama bisa terwujud juga, maklum saya Google fan boy.. wkwkwkw.. Ragu entah sampai kapan layanan2 Google support Paypal, mungkin selamanya ngga akan disupport. Untung ada Debit Permata (dan insyaAllah SCC Sinarmas).

    BalasHapus
  38. Makasih mas Yos, udah saya hapus yg doublenya ternyata comment saya nyasar keatas ama comment mas masuk kotak spam lagi wakakak, lagi error nih tadi kayaknya blogspot :D

    Oh iya disini saya juga ada sedikit share info buat sesama pengguna Jenius BTPN nambahin diatas soal pemakaian kartu debit fisiknya Jenius (m-card dan x-card) di kasir/EDC. Saya baru dapat kabar kadang kartu Jenius kadang suka ditolak kalo pake EDC tertentu misalnya BCA (pin). Kalo kayak gitu coba minta ganti dengan EDC lain kalo ada atau kalo masih gak bisa juga kalo boleh minta kekasir pake tanda tangan aja (Visa signature), jadi jangan lupa tanda tangan dulu sebelumnya dibelakang kartu sebelah kode CVV yg ada tulisan "authorized signature"nya kayak CC biasa. Itupun kalo dicek :D

    Namun resikonya kalo pake jaringan Visa atau bukan langsung dengan banknya maka biarpun debit maka mungkin akan disamakan dengan CC Visa biasa jadi harap maklum mungkin ada kasir/merchant yg menerapkan belanja minimum dengan debit Jenius seperti dengan CC karena feenya sama atau kalo tidak bisa juga dia minta ditambahin surcharge 3% kekita dsb.

    Btw saya juga gak pernah ngelihat sih EDC BTPN hehe, paling sering sih dari bank ya biasanya EDC BCA dan Mandiri selain mungkin beberapa bank lain juga untuk umum EDC Visa/Mastercard, tapi sih gak masalah semuanya bisa dipakai kartu bank apapun asal networknya support. Tapi mungkin kalo belanja debit darat/offline kayaknya lebih enakan debit 2 bank itu kali ya BCA dan Mandiri lebih umum juga soalnya.

    Juga kalo tarik tunai di ATM kalo gak ada ATM BTPN atau Bersama terpaksa bank yg ada logo Visa/Plus/Prima sesuai network yg ada dibelakang kartu Jenius.

    Itu aja tips dari saya, semoga bermanfaat, salam :)

    BalasHapus
  39. mas amir apakah bisa kita isi saldo paypal kita dengan cara debet dari kartu debit bank permata yang sudah dilink ke paypal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya isi saldo ini balance PayPal ya gan? PayPal Indonesia saat ini gak bisa top up saldo keakun langsung, baik dari rekening bank ataupun kartu kredit/debit, jadi pas saat agan transaksi dananya hanya akan langsung didebet dari kartu kredit/debit atau saldo PayPal hasil pembayaran/beli (jika sudah ada sebelumnya).

      Hapus
  40. Mas Amir, saya udah aktivasi kartu Jenius Card Visa Debit dari Bank BTPN, namun ternyata gagal untuk beberapa merchant besar (Bukapalak, Tokopedia, Elevenia, Sepulsa, Neteller). Semua menggunakan sistem 3D secured verified by visa, namun tidak bisa di eksekusi oleh kartu Jenius BTPN dan kode OTP juga tidak dikirim ke handphone.

    Untuk paypal memang bisa dan paycode juga terlihat, namun dana refund paypal belum masuk sampai hari ini. Saya juga transaksi di iqoption, namun dana refund nya juga belum masuk ke Jenius BTPN.

    Apakah Mas Amir mengalami masalah serupa? Terutama terkait verifikasi sistem 3D secured verified by visa kartu Jenius BTPN ini? Jika iya, maka ini sebenarnya agak berbahaya dan riskan, karena Jenius BTPN promosi sangat gencar bahwa sistem mereka sanggup melakukan transaksi ini layaknya kartu kredit.

    Terimakasih atas tanggapannya ya Mas Amir :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jenius BTPN untuk kartu m-Card dan e-Card semuanya sudah mendukung/support fitur 3dsecure/VBV sih gan (ada contoh screenshotnya VBV Jenius diatas). Saya pake nongol OTPnya gan ama masuk ke HP kalo transaksi di Tokopedia. Jika 3dsecurenya kartu agan belum aktif atau ada gangguan sebaiknya agan menghubungi call center Jenius BTPN 1500365 mungkin ada masalah registrasi VBV/no HP yg dipakai atau gangguan teknis lainnya karena VBV ini fiturnya terpisah berdiri sendiri.

      Untuk refund transaksi kartu kredit/debit termasuk Jenius kapan keposting baliknya memang beda2 sih gan pendingnya tergantung kecepatan pemrosesan tiap bank masing2 dari card network (Visa/Mastercard) dan merchant/acquirer, ada yg cepat hanya berapa hari masuk tapi ada yg agak lama namun maks 1 bulan/billing tagihan berikutnya (Visa guidelines).

      Untuk refund Paycode PayPal yg $1.95 di Jenius pengalaman saya sekitar 2 mingguan/3minggu kalo gak salah, tapi pasti balik kok gan sabar aja, semua CC/debit bank manapun juga gitu pasti pending dulu memang beda2, namun pasti balik.

      Tapi misalnya setelah agak lama atau lewat 1 bulan/billing period refundnya belum keposting2 juga sebaiknyab agan menghubungi CS Jenius 1500365 buat komplain supaya cepat diproses dana refundnya mungkin juga ada sebab/gangguan lain jadi kepending lama gak masuk2.

      Semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
    2. Update: Baru saya cek lagi refund kode PayPal $1.95 diakun Jenius saya didebitnya (konfirmasi kartu) tanggal 28 Nov refundnya ternyata masuk 9 Desember 2016 jadi kayaknya memang sekitar 2 minggu sih gan baru masuk, deskripsinya "Credit Voucher Visa" +26.395.

      Oh iya soal Neteller saya juga dapat info dari agan Hakam di diskusi Quora katanya semua kartu kredit/debit Indonesia termasuk Jenius sudah mulai diblokir top-up di Neteller karena katanya sih kebijakan BI soalnya Neteller kan identik dengan bayar gambling/kasino sedangkan Indonesia melarang itu, tapi saya juga kurang ngerti juga sih kebenaran nggaknya karena saya juga gak pernah main kasino dan sudah gak pake Neteller lagi. Namun di Skrill belum lama masih bisa sih. Lagian Neteller sudah gak bisa dipake kartunya juga buat customer di Indonesia/luar SEPA.

      Hapus
  41. Mas amir terimakasih buat artikelnya sangat lengkap dan informatif namun saya penasaran ingin menanyakan beberapa hal.
    1.Apakah berarti debit yang bisa dipakai online itu visa electron seperti permata dan btn diatas? Saya pernah browsing katanya hanya visa electron yang bisa dipakai di paypal dan google play apakah bedanya dengan debit biasa. Kalau jenius itu apakah termasuk visa electron karena saya tidak melihat keterangannya mas diatas.
    2.Saya sudah punya payoneer mastercard yang termasuk kartu debit namun entah kenapa memang tidak bisa dipakai belanja disitus dalam negeri apakah penyebabnya karena kartu luar atau ditolak pihak payoneer. Dipakai di paypal masih bisa tapi saya kuatir kena limit karena paypal memang tidak terima payoneer dan vcc sesuai artikel mas.
    3.Jika bepergian keluar negeri apakah debit seperti permata memang benar bisa dipakai seperti kartu kredit?
    Terimakasih buat pencerahannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya coba jawab ya gan tapi hanya yang saya tahu dan pengalaman aja ya CMIIW maaf kalau agak sedikit panjang atau ada koreksi:

      1. Visa Electron itu jenis kartu debit aja sih gan. Gak mesti Visa Electron sih buat online, dan juga gak semua Visa Electron bisa online sama aja. Untuk kartu kredit dan debit apapun jenisnya Electron atau bukan bisa dipakai fitur online/internasional dsb atau tidak tergantung kebijakan bank penerbit kartu/issuer. Visa Electron (Electron=Electronic Use Only), logonya ada yg Visa dengan tulisan Electron atau Visa doang dengan ciri tulisan "Electronic Use Only" dengan nama (jika ada)/no kartu diprint tidak diemboss. Kartunya boleh ada duluan (pracetak/instant) sebelum terlink ke tabungan bisa ada nama kita diprint atau gak ada namanya (instant). "Electronic" disini maksudnya otorisasi pembayaran hanya bisa dipakai jika terkoneksi terminal dengan banknya langsung misalnya dengan EDC/internet dan tidak mengenal fitur overlimit atau otorisasi gak langsung seperti kartu kredit/debit "beneran" yg cirinya namanya/no kartu diemboss (misal buat jaminan pembayaran manual dsb). Ini juga ada artikelnya di Wikipedia (English) lebih detailnya: https://en.wikipedia.org/wiki/Visa_Electron. Namun untuk selanjutnya biar gampang/familiar kita samakan saja istilah Visa Electron=Debit=ATM karena khususnya di Indonesia fungsinya identik (biarpun sebenarnya masing2 ketiganya agak beda arti/fitur).

      Dari fiturnya debit Jenius sih secara teknis juga Visa Electron, dari database BIN kartu (Bank Identification Number)/6 digit nomor kartu awalnya debit Jenius BTPN diklasifikasikan sebagai kartu debit "Visa Gold" mungkin karena itulah juga limit transaksi hariannya termasuk tinggi (bisa Rp 100 Juta/Hari): https://binlists.com/466160

      2. Setahu saya rata2 toko online di Indonesia seperti Tokopedia atau payment gatewaynya saat ini hanya menerima CC/debit issuer bank lokal saja sih gan (mungkin karena alasan keamanan/fraud atau menghindari fee konversi/transaksi buat pembeli juga saya kurang ngerti deh). Selain itu mungkin karena Payoneer juga gak ada fitur 3dsecure (saya dulu juga pernah coba) sedangkan rata2 merchant online lokal di Indonesia kan guidelinesnya wajib 3dsecure.

      Memang sebaiknya Payoneer gak dipake khusus diPayPal sih gan (bukan gak bisa ya) bukan saya atau artikel saya yg bilang tapi PayPalnya sendiri yg bilang gitu hehe :D karena Payoneer biarpun kartunya fisik bukan VCC/VCN tapi tidak dikeluarkan oleh institusi keuangan yang terdaftar resmi di Indonesia. Namun kalau dimerchant/payment gateway lain selama bisa sih gak masalah OK aja pake Payoneer dsb.

      3. Ini diluar negeri didarat atau online gan? Kalau didarat/EDC/ATM lokal dan internasional selama ada logo Visa/Plus debit Permata dan rata2 semua debit diatas universal bisa kok internasional gak ada bedanya karena CC/Debit dianggap sama kalau transaksinya pakai network CC Visa/Mastercard kecuali jika mungkin pakai jaringan interbank lain yg gak support dinegara itu atau kalau ada blokir khusus dari pihak banknya. Yang jelas merchantnya mesti terima kartu Visa dulu. Namun untuk online/internet biasanya lebih suka kartu yang sesuai IP negara asalnya buyer (juga kedetect dari BIN kartu). Namun mungkin ada juga merchant kebijakannya beda2 ada yang menerima namun ada juga yang tidak menerima kartu tertentu atau dari bank negara tertentu karena alasan tertentu dsb (kayak merchant online lokal kita no.2 diatas).

      Semoga bisa bermanfaat, salam :)

      Hapus
  42. wahh mantap nih gan infonya, kebetulan rumah saya deket dengan kantor permata bank, oh iya,btw cara daftarnya di permata bank gimana ya? terus cara verifikasi di paypalnya bagaimana ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. gan juga, perbulannya di permata bank kenanya berapa ya gan ?

      Hapus
    2. Kalo buka rekening di bank Permata modal KTP aja gan, ama NPWP kalo ada, tapi kalo gak ada NPWP gapapa ntar paling disuruh isi surat keterangan, abis itu isi form. Saldo awal tergantung jenis tabungan yg dipilih sih gan kalo Permata Bebas 250.000 minimal lock 100.000, biaya admin 15 ribu/perbulan tapi kalo saldo >5 Juta gratis. Kalo yg Permata ME ama Syariah katanya lebih kecil saldo minimalnya gan ama bebas biaya admin tapi buat pastinya agan tanya ke CSnya aja nanti. Namun semua debit tabungannya kecuali yg corporate bisa PayPal/online kok sama aja termasuk Permata biasa dan Syariah. Juga sekalian bilang ke CSnya minta sekalian diaktifin fitur e-Commerce/3dsecure dikartu debitnya, internet dan mobile banking biar gampang ngelihar kode PayPal dsb nanti.

      Ini ada linknya jenis2 dan syarat tabungan Bank Permata:

      https://www.permatabank.com/Retail/Simpanan/#.WJq_kfLdbXc

      Kalo buat contoh verifikasi PayPal dengan Debit Permata:

      https://amirz123.wordpress.com/2017/02/02/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debitatmdebit-card-bank-lokal-indonesia/

      http://amirz123.blogspot.co.id/2016/08/cara-memverifikasi-paypal-dengan-kartu.html

      Semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
    3. mantap gan jelas banget, thx gan (y)

      Hapus
    4. Sama2 gan :), oh iya gan sori lupa nambahin info kadang2 kartu Permata gak langsung aktif gan biasanya 1 harian tapi ada juga yg langsung aktif dan pernah ada 1 org yg hampir seminggu baru aktif (baca di Kaskus). Kalo misalnya gitu bilang ke CS banknya gan pastiin aktif buat online juga.

      Sukses selalu dan salam :)

      Hapus
  43. Bagus infonya, sy mau coba yg permata

    BalasHapus
  44. Mas Amir daftar Jenius Card nya pake operator mana yah?

    Saya pake Simpati euy..

    Untuk transaksi yg lain lancar2 aja (pake m-card dan e-card). Tapi buat di merchant2 online yg pake 3D-secured verified by visa, yg pake kode OTP, failed, gagal terus semuanya euy.. Padahal kan sekarang 3D-secured vbv ini udah lazim dipake di mayoritas merchant online. Udah seminggu ini belum resolved juga..

    Kalo dah lewat 2 minggu, ada rencana saya mau ubah data handphone dan emailnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sih pake XL gan 1 nomor aja buat semua bank/kartu biar gak ribet hehe. Selalu nongol sih gan OTPnya untuk semua kartu kecuali HPnya mati hehe. Baru kemaren pake Jenius yg m-card di Tokopedia bisa sih gan 3dsecure/VBV OTPnya nongol masuk HP transaksi juga sukses kedebit Rp 61.500

      Agan apakah sudah coba hubungi support Jeniusnya, kali aja penyebabnya bukan di provider Simpati HP agan mungkin saja ada sebab lain. Soalnya Simpati setahu saya termasuk provider paling bagus dari dulu soalnya. Mungkin belum aktif aja 3dsecurenya soalnya pengalaman saya gitu rata2 bank gak langsung aktif mungkin butuh berapa hari.

      Kalo yg kartu utama Jenius m-Card dan e-Card untuk 3dsecure/VBVnya memang by default sudah aktif dari sononya sih gan sesuai nomor HP kita terdaftar. Kalo yg x-Card saya 3dsecurenya kayaknya gak/belum aktif by default dengan HP kita mungkin karena fungsinya kartu tambahan (bisa dipegang org lain) kalo buat online biasa sih x-Card bisa.

      Semoga cepet beres ya gan dan kartunya bisa cepet buat belanja 3dsecure, salam :)

      Hapus
    2. Waaaaahhh, bisa yah tokopedia... jadi ngiri euy... Iya nih, Jenius udah hampir perfect kalo punya saya dah gak error lagi 3D-secured verified by visa nya. Komunikasi ama CS nya gampang soale, aplikasi web & mobile juga oke. Cuman ya itu, kalo technical error gini kan bingung juga apakah dari Visa nya atau BTPN Jenius nya.. kata CS saya diminta nunggu dulu, liat hasilnya minggu depan.

      Dibandingin Jenius, Permata lumayan kalah nih pelayanannya, bakal saya pindahin dah ke Jenius, hehe...

      Sip. Amiiinnn... Makasih Mas Amir, hehe

      Hapus
    3. Sip sama2 gan hehe, iya menurut saya juga sama sih sama agan sejauh ini untuk debit online the best masih Jenius BTPN sih overall fitur2nya juga mantap, buat kawan2 yg lain juga sekarang Jenius sudah bisa seluruh Indonesia lagi (tadinya Jakarta doang) biarpun mungkin belum semua kota tapi terus ekspansi, mudah2an cepet beres ya gan masalah 3dsecurenya, sukses selalu dan salam :)

      Hapus
    4. Mas Amir, saya happy sekali pagi ini akhirnya verified by visa kartu Jenius saya udah berfungsi. Lumayan, nunggunya 2 mingguan, udah hampir hopeless mau saya tutup aja rekeningnya, haha... pas lewat blog Mas Amir saya liat kartunya work akhirnya saya berupaya nambahin stok sabar, hehehe...

      Hari kemarin padahal saya sempet ganti ke nomor Indosat. Nah pagi ini saya coba transaksi di Tokopedia dan Skrill ternyata verified by visa udah muncul, meskipun lucunya terkirim ke nomor Simpati saya (yang baru kemarin saya hapus dan ganti ke nomor Indosat). Supaya gak trouble lagi, akhirnya saya balikin ke nomor Simpati lagi setelah transaksi tadi (moga2 gak malah nongol lagi trouble nya), hehehe...

      Wah, mestinya dulu saya register pake cashtag Mas Amir aja biar bisa dapet komisi. Mas Amir mestinya bagi2 cashtag aja di sini, haha.. Saya baru tau belakangan ada reward kalo pake cashtag, sayang udah keburu daftar, yo wes lah, hehe...

      Okesip sukses dan happy selalu yah Mas Amir.

      Terus semangat untuk berbagi informasi! :)

      Hapus
    5. Alhamdulillah masalahnya bisa solved gan, lumayan juga ya gan musti sabar 2 minggu baru aktif 3dsecurenya hehe, tapi memang rata2 bank lain juga kadang gitu sih gan gak selalu langsung aktif kayak debit Mandiri juga dulu baru aktif kalo gak salah saya inget 2 mingguan ya VBVnya. Makasih juga gan buat updatenya infonya sangat bermanfaat khususnya buat pengguna Jenius yg lain yg mungkin punya masalah yg sama :)

      Hehe saya memang gak kepikiran nulis cashtag atau link promo lain apapun sih gan biar sumber intern yg lain aja deh hehe, biar blog ini murni informasi aja sih gan tanpa apa2, paling ngejar pahala doang hehe :D Alhamdulillah kalo bisa bermanfaat buat org lain :) udah banyak juga kok yg bagi2in cashtag Jenius dsb di Internet.

      Kalau agan mau masih bisa dapat reward bonus kok gan, nanti bilang aja ama semua keluarga/teman2 agan yg belum ada Jenius atau berbagi diblog/site/FB agan dsb suruh download install bikin Jenius semuanya (kalo perlu agan paksa hehehe) pake referensi cashtag agan, gak perlu ditop up gapapa yg penting diaktifin akunnya, nanti kalo akunnya dia udah aktif agan ama dia bakal dapat masing2 50ribu. Lumayan sih gan bisa bikin 10 orang aja aktif/approved udah sejuta tuh sekalian nyebarin info kegunaan Jenius buat orang lain kan pahala juga, sama2 dapat rezeki lagi :D

      Ok gan sip sama2 juga sukses sehat selalu dan salam :)

      Hapus
  45. mas amir..klo produk tabungan btn syariah nya, apa kartu debitnya jga bisa di pake belanja di merchant luar negeri ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pribadi hanya punya dan pernah coba debit yg BTN Batara biasa sih gan, namun setahu saya BTN Syariah juga mestinya bisa, sama aja karena debit BTN Syariah dari fitur2nya juga sama sih dengan debit BTN biasa, ada fitur debit onlinenya atau tabungannya juga ada fitur E-Channel/E-Commerce (mobile banking, internet banking, debit online). Kartu debitnya BTN/BTN Syariah yg sekarang juga udah sama2 pada pake chip semua jadi lebih bagus dan aman kalo belanja di EDC kayak CC biasa.

      Btw apakah agan sudah punya debit BTN Syariah sebelumya? Kalo sudah ada mungkin agan bisa coba langsung test tanpa perlu bertransaksi dulu dengan cukup masukkin nomor kartunya langsung ke akun agan misalnya Google Play atau PayPal (authorization hold test). Jika kartunya diterima tidak ditolak berarti pasti bisa gan. Cara ini berlaku sama jika kita hendak mengetes debit bank lainnya apakah bisa online atau tidak untuk PayPal dsb (non 3dsecure).

      Semoga membantu, salam :)

      Hapus
  46. mkasih gan..cman syang di cianjur nggak bsa bka rek syariah..ktanya sistem nya lgi nggak bisa..hdeeuuhh nggak bner ini mh gan...msti kmana qta y gan klo pngen bkin rek btn syariah ?..apa mesti ke kota ttangga ?..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh kok bisa gitu ya gan, barusan ane coba google BTN Syariah di Cianjur ada, kok aneh ya orangnya bilang gak bisa buka rekening? Ane kurang ngerti juga deh gan apakah bisa atau nggak bikin dikota tetangga. Kata orangnya sampai kapan sistemnya baru bisa buka rekening Syariah lagi gan?

      Hapus
    2. Disini juga dapat info katanya diarea Jakarta Selatan sebagian sistemnya BTN juga sedang gangguan teknis atau maintenance gak tau ampe kapan, tapi mudah2an sih gak lama cepet beres. Memang namanya bank kadang2 suka gitu sabar aja ya gan :)

      Hapus
  47. mas amir, klo kartu debit btn udah berhasil di verifikasi oleh paypal, apa bisa langsung di pake belanja atau nunggu dlu waktu (24/48 jam misalnya ) ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya kalo akun PayPalnya agan gak ada masalah dan gak ada gangguan teknis apa2 misalnya pada jaringan sistem bank PayPal/Visa dsb mestinya sesudah verifikasi langsung bisa dipake transaksi PayPal kok gan kartunya gak perlu nunggu2. Ada yg bilang mitos nunggu 24 jam dulu bahkan seminggu tapi pengalaman saya sih dulu langsung juga gapapa tuh, udah nanya support PayPalnya juga bilangnya gapapa. Belum dikonfirmasi/verifikasi aja biasanya payPal juga bisa kok gan tapi mungkin diPayPal ada maksimal dipake transaksi limitnya besarnya dan berapa kali dari PayPal untuk kartu kredit/debit yg belum dikonfirmasi/diverifikasi, tapi saya kurang tahu sih berapa pastinya. Memang sih kalo bisa kartu kredit/debit yg ada sebaiknya tetap dikonfirmasi dulu agar lebih lancar dan ngurangin resiko kegagalan transaksi kayak security measure dsb. Yang penting sih karena ini kartu debit pastiin aja saldonya cukup dan perhatikan juga limit transaksi harian kartu debit BTN (bisa dibaca pada detail keterangan debit BTN artikel diatas).

      Semoga bisa membantu, salam :)

      Hapus
    2. agaknya memang mesti nginep dulu semalam kang di bank BTN..hee..jadi kmaren ni kartu blon bisa di pake, pdhal saldo msih mencukupi + trnsaksi BTN bru 3x..pgi ni cba2 blnja di ebay..alhamdulillah bisa kang..langsung muncul email PAID dari ebay..alhamdulillah

      Hapus
    3. Oh maksudnya agan 24 jam dikartunya ya gan saya kirain di PayPalnya hehe, Alhamdulillah gan sip yg penting akhirnya bisa juga transaksi hehe, banyak kemungkinan juga sih gan mungkin sempat gak bisa transaksi setelah 3x karena lagi ada gangguan kali gan BTNnya atau memang mau istirahat dulu kartunya semalam nginep di BTN seperti agan bilang kan capek juga dia 3x lho lumayan hehehe :D atau bisa karena sistem PayPal/Ebaynya, atau mungkin bisa juga limit transaksi online harian debit BTN sekarang berubah/bukan 7x (sesuai kata CSnya dulu) mungkin bisa jadi 3x kayak agan alami soalnya ada kawan juga report mirip baru berapa kali transaksi online pake debit BTN belum 7x udah gak bisa transaksi lagi harus nunggu sehari dulu baru bisa lagi (reset). Atau mungkin karena dalam mata uang asing dsb kali ya jadinya limit hariannya beda2. Nanti kapan2 saya coba konfirmasi lagi deh ke org BTN soal hal ini soalnya kalo hanya telpon CSnya suka banyak yg gak ngerti hal2 teknis kayak gini, apalagi keterangannya kayaknya gak ada disitus BTN, mending datang misal ke KCU nemuin staf yg kompeten. Sip makasih juga ya gan buat update infonya :)

      Yg pasti kalau misalnya besok2 setelah baru berapa kali transaksi kartunya gak bisa lagi kayak gitu berarti memang sudah limit transaksi harian kartunya gan, tips gampangnya sih sama tunggu aja 24 jam/1 hari kemudian atau lebih sebelum transaksi berikutnya biar limit transaksi harian kartunya kereset sendiri oleh sistem bank.

      Ok semoga sukses selalu ya gan, salam :)

      Hapus
    4. Ini agan sama kan yg diatas ya gan yg bikin kartu debit BTN Syariah? Berarti sudah confirmed ya gan debit BTN Syariah=debit BTN biasa bisa juga dipake transaksi buat merchant online luar negeri kayak PayPal dsb :)

      Hapus
  48. Sebelumnya terima kasih infonya mas sangat membantu.
    Saya Mau kasih pengalaman verifikasi 4 mode angka yg diminta PayPal dari Debit BTN berlogo visa.
    Sebelum baca blog ini saya sudah minta mode tersebut ke Kantor BTN cabang doang, Terus Katanya ga bisa diliatkan padahal si mba nya ngerti di rekening saya tercetak jelas ada penarikan, alhasil di ga bisa lanjut Bantu Terus di rujuk ke Telpon Center langsung.
    Hari itu juga saya telpon CS Center nya, Hasil nya pun nihil lebih parah di kantor cabang td Alasan dia PayPal gak kerjasama, parah banger, ngga lanjut nelpon CS yg lain sih karena sebelumnya belum baca Saran dr teman teman disini.

    Kemudian hari ini saya ke Kantor BTN Cabang yg agak gedean dr cabang sebelumnya.
    Sebelumnya sih si CS sempat bingung, karena gak ada 4 kode dr si paypal.
    Setelah berjuang gigih mempercayakan mba nya mencari 4 kode tsb.
    Akhirnya dapat juga.
    Kesimpulannya kayanya harus ke Cabang yang agak gedean dan harus giat nyemangatin mbanya he he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Mas, makasih juga Mas Muhammad buat sharing berbagi pengalamannya disini sangat bermanfaat buat yg mungkin punya kendala yg sama, iya sih mas saya sendiri juga masih bingung nih ama sekaligus gemes juga sih wakakak kenapa ya sistem BTN ini paling "ribet" dibandingin bank yg lain kok bisa muncul kodenya kenasabah, mana CSnya biarpun gak semuanya tapi banyak yg gak ngerti lagi kalo diminta tolong nyari kodenya atau pake alasan PayPal belum kerjasamalah dsb emang agak parah sih padahal jelas2 kartunya debitnya bisa dipake online/PayPal, kalo kagak bisa kan logikanya dari awalnya pasti kartu debitnya ditolak :D tapi mudah2an sih sistem kedepannya nasabah bisa lihat kodenya langsung dimutasi/statement. Sebenarnya sih kayaknya kodenya ada disitu lengkap disambungannya habis embel2 "ATM SA VISA POS" tapi entah kenapa teknis pemformatan yg muncul kepotong/hidden kalau disistem mutasi/internet banking buat nasabah :( mudah2an bisa diupgrade sih sistemnya BTN kedepan ama CSnya juga lebih kompeten.

      Berarti saya dan beberapa kawan yg lain diatas termasuk hoki juga ya bisa dapat kodenya dari telpon CS hehe untung kebetulan waktu itu dapat org yg ngerti. Iya benar sih mas BTN kalo ada urusan gitu2 kalo gak nelpon Call center harus ke KCP/KCU yg gedean soalnya mereka yg punya akses full ke jaringan E-Channel/internet banking, kalo cabang/branch yg kecilan mungkin gak bisa. Tapi sekali lagi apapun memang masih tergantung CSnya sih hoki2an kalo dapat yg ngerti atau kagak hehe harus sabar dan sedikit gigih juga hehe :D

      Paling nggak kalo misalnya pahit2nya apes mentok gak ketemu2 juga CS BTN yg ngerti Alhamdulillah alternatifnya kita masih bisa verifikasi/konfirmasi manual kartunya langsung ke CS PayPal pake email cara diatas, gak ribet2 juga kok :)

      Ok mas semoga sukses selalu, salam :)

      Hapus
  49. Thanks gan buat infonya, akhirnya bikin jenius BTPN semoga kartunya nggak lama dikirim :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip sama2 gan, kalo udah diaktivasi atau mungkin ada petugas Jenius BTPN yg survey kerumah pengalaman org2 biasanya antara 3-14 hari sih gan mungkin cepetnya juga tergantung lokasi/kota/provinsi, tapi kalo ane dulu malah 2 mingguan baru dianter, tau deh apes kenapa lama padahal ane lokasi di Jakarta hehe. Tapi kalo Jenius yg sekarang mudah2an kartu agan bisa lebih cepet nyampe hehe. Biarpun yg m-Card belum dateng tapi seinget ane sih e-Cardnya udah bisa aktif duluan, kalo iya kan lumayan udah bisa langsung transaksi online. Ok gan semoga sukses selalu dan salam :)

      Hapus